Reincarnation Human

Reincarnation Human
Kontrak



Beberapa waktu berlalu dan di antara orang-orang itu hanya satu yang tersisa dan yang lainnya....


"Ampunilah aku tuann..." Pemimpin dari kelompok orang itu memohon padanya dengan muka takut rasa mati.


Merasa tidak nyaman dengan apa yang di lakukan orang itu ia langsung membuka mulut untuk mempercepat situasi "bawa aku pada pemimpin utama kalian"


Mengangkat kepalanya dengan heran orang itu tidak menjawab, karena tanggapan itu ia melanjutkan "aku tidak bodoh, kau bukan pemimpin utama kan"


Ia dan iblis kelelawar mengikuti orang itu kembali ke desa sebelumnya melewati para penduduk yang keluar dari rumah, nampaknya ada salah satu penduduk yang melihat kejadian itu dan menyebarkan berita ke yang lainnya. Berita tentang kelompok orang yang selalu mengganggu di hajar habis-habisan sudah di dengar oleh warga jadi mereka penasaran siapa orang hebat itu. Sebenarnya kelompok orang-orang ini tidak hanya mengganggu orang yang berurusan dengan keluarga Fu tapi juga memungut biaya yang di gadang-gadang pengaman wilayah yang membuat para penduduk harus memberikan pajak tiap bulan, selain membayar pajak kekaisaran mereka juga harus membayar pajak desa dan hal itu benar-benar membuat mereka menderita. Tapi karena kabar tentang mereka yang sudah di kalahkan para penduduk itu sangat antusias.


Banyak sekali argumen dan rasa penasaran yang mereka tumpahkan.


"Anak itu, bukannya dia yang makan di kedai para pembawa sial itu"


"Dia sangat cantik, tapi aku dengar dia laki-laki"


"Pria di belakang laki-laki itu sangat tampan, tapi yang memakai jubah putih juga sangat cantik"


"Apa mereka pasutri"


"Kudengar mereka mengalahkan lusinan kelompok penjahat itu"


Tanpa menghiraukan apa yang mereka katakan ia melanjutkan langkahnya dan tiba di depan rumah seseorang, rumah itu nampak sangat besar dan mewah. Tebakannya adalah pemilik dari rumah ini pasti memiliki jabatan di kekaisaran.


Orang itu langsung masuk ke dalam, sedangkan mereka masih menunggu di luar. Lalu tiba-tiba iblis ular berkata "tuan sepertinya orang ini menipu kita"


Mengangguk ia menjawab "ya, atau memang orang ini berkaitan dengan para penjahat itu"


Tak lama seorang laki-laki keluar dengan tubuh buncitnya. Tawa menggelar dari laki-laki itu terdengar lalu berkata "tuan-tuan ini berasal dari mana"


Tak lam sekelompok orang mengelilinginya dan iblis ular, orang-orang itu memakai senjata tajam di tangan mereka, para penduduk yang melihat itu mulai berteriak hebohm


Awalnya rasa percaya diri dari laki-laki gendut di depannya sangat luar biasa, tapi karena tanggapan yang biasa saja darinya dan iblis ular raut muka kebingungan mulai membanjiri laki-laki itu.


Mengangkat salah satu alisnya ia menghentikan iblis ular yang sudah bersiap-siap untuk menghabisi orang-orang itu " Xiaoyi aku ingin menawarkan negosiasi padanya"


Iblis ular sebenarnya sama sekali tidak mengerti dengan apa yang di maksud tuannya tapi langsung diam dan kembali ke tempat semula. Karena tindakan yang di lakukan olehnya membuat orang di depannya besar kepala dengan sombongnya berkata "kau takut bukan padaku, karena kekuatan yang kau miliki tidak setimpal dengan kekuatan dari kekaisaran"


Tampa ekspresi ia berkata "Xiaoyi bunuh semua pesuruh si gendut ini Tampa tersisa satu pun"


Tak bunuh waktu lama seluruh orang-orang itu terkapar termasuk orang yang mencoba menjebak mereka, ada yang kepalanya terputus badannya yang terbelah dua dan lain sebagainya. dengan badan gemetar laki-laki gendut itu memohon untuk mengampuninya "aku mohon ampuni aku tuan"


Tanpa banyak basa-basi ia langsung menanyakan apa yang ingin di ketahui olehnya "siapa yang memerintahkan untuk selalu menyerang orang yang membeli mie gandum dari Fu Zhisu"


Melebarkan kedua mata bulatnya laki-laki itu mendongak menatap matanya, spontan ia menyipitkan matanya dan iblis ular yang langsung melukai salah satu mata milik laki-laki itu dan salah satu jarinya, mata orang itu berhamburan dengan darah. Berteriak kesakitan orang itu meminta ampun berkali-kali.


Memutar bola matanya ia bertanya kembali "siapa orang itu" namun suara yang di keluarkan olehnya kali ini terkesan sedikit membentak


Dengan tatapan jijik ia berkata "panggil orang itu dan obati lukamu" lalu ia berjalan masuk ke dalam rumah itu dengan santai duduk di atas kursi tamu.


Beberapa waktu berlalu berita tentang orang-orang yang berani menentang pejabat kekaisaran beredar di sekitaran desa.


"Dia seorang pria tampan dan gadis cantik"


"Aku mendengar suaranya saat membentak dengan gagah dan dia ternyata laki-laki"


"Apa maksudmu pria cantik itu laki-laki?"


"Sepertinya tuan kultivasi itu sangat kuat dengan umur yang mudah"


"tuan kultivasi itu mengenal keluarga Fu aku mendengarnya menyebut anak laki-laki dari keluarga itu"


Beberapa menit berlalu sampai seorang laki-laki dan seorang perempuan datang, laki-laki dan perempuan itu menampakkan sikap arogan seolah tidak takut apapun yang akan terjadi nantinya bahkan menatap langsung ke arahnya dengan mata belati.


Ia tidak keberatan sama sekali karena apa yang di lakukan olehnya memang menyebabkan kemarahan mereka, tanpa banyak berpikir ia mulai berbicara "singkirkan tanganmu dari Fu Zhisu" satu kalimat itu membuat pasangan pasutri diam membeku selama beberapa waktu.


Dengan senyum bangga dan membusungkan dada ke depan gadis itu berkata "apa kau dewa pelindungnya"


Tanpa banyak suara tiba-tiba iblis ular berada di belakang gadis itu dengan sebuah belati yang di arahkan ke leher gadis itu. terkejut pasangan pasutri itu langsung diam.


Tanpa ekspresi ia berkata "katakan apa keputusan mu"


Laki-laki itu mengeluarkan seluruh aura kultivasi yang di miliki untuk menakut-nakutinya, sayangnya itu bahkan tidak melukainya sedikit pun. Dengan santai ia mengambil apel dari dimensinya lalu memakannya berkata "aku memberimu waktu beberapa menit. Dan Xiaoyi biarkan gadis itu bebas jangan membunuhnya"


Iblis ular kembali berdiri di belakangnya, ia memberikan salah satu apel dan dengan ekspresi senang iblis ular menerima dan memakannya, pasangan pasutri dan laki-laki gemuk itu sangat aneh dengan tingkah mereka memberanikan diri untuk bertanya "siapa kalian sebenarnya"


Karena sibuk memikirkan tingkat kekuatan yang di milikinya sekarang ia tidak menyimak apa yang di katakan laki-laki gendut itu, sedangkan iblis kelelawar tidak menghiraukan karena memakan apel yang di berikan olehnya, sampai beberapa waktu ia kembali ke topik berkata "apa kau sudah memutuskan"


Dengan kening yang berkerut laki-laki itu bertanya "kenapa aku harus menyetujui itu"


Mengangguk ia menjawab "pertanyaan bagus. Itu karena Fu Zhisu menjalin kontrak dengan ku. Dia memiliki 25% dari kekuatan murni ku sehingga saat dia merasakan kesakitan aku juga akan merasakannya jadi aku tidak ingin dia terluka karena itu juga akan melukaiku"


Kerutan di kening laki-laki itu semakin parah, lalu bertanya kembali "kau apa?"


Memiringkan kepalanya ia menjawab dengan tidak pasti "aku?.... Aku manusia tapi bukan manusia"


Kerutan di kening laki-laki itu semakin bertambah, lalu bertanya "apa yang akan terjadi jika aku menerima dan sebaliknya"


Menghela nafas panjang ia menjelaskan "kau akan baik-baik saja jika menerima dan hidup dengan aman, tapi saat memakan ikan bukankah aku harus membuang tulangnya agar tidak terluka"


Raut muka laki-laki dan laki-laki gendut itu sekita pucat dan dengan cepat laki-laki gendut menjawab "anak ku bersedia" gadis di samping laki-laki itu mengerutkan kening tak percaya sedangkan laki-laki itu terdiam dengan muka pucat.


Ia dan iblis kelelawar keluar dari rumah itu dan berpapasan dengan anak kecil mie gandum. Anak itu menatapnya dengan kedua mata bulat dengan penuh arti, ia tersenyum lembut pada anak itu tapi tidak berhenti dan melanjutkan perjalanan.