
Kemudian mereka menuju ke area penumbuhan bibit, di sana raja iblis biru melawan dua peserta lainnya. Yang menumbuhkan tumbuhan dengan umur di atas dua puluh tahun akan otomatis di jadikan pemenang, dan raja iblis biru memenangkan perlombaan di peringkat satu.
Selesai memberikan mendali raja iblis biru melompat ke pria muda cantik dan memeluk lengannya lalu berkata "bukan kah aku yang terhebat dalam hal ini kakak Chang"
Pria muda cantik itu menatap ke arah seorang anak laki-laki yang sedang memakan apel sambil mendengarkan keluhan Jiao Yue tidak menjawab pertanyaan dari raja iblis biru.
Raja iblis biru mengira itu jawaban ya, padahal jawaban sebenarnya adalah tidak. 'Tentu saja Changyi lebih hebat' pikir pria muda cantik itu
Mereka berlima memutuskan untuk membeli oleh-oleh saat kembali ke alam ibis. di sebuah tokoh pernak-pernik ia bertemu lagi dengan iblis tampan saat perlombaan dan berlari mengapa.
Menghampiri mereka ia berkata "teman, kita bertemu lagi"
Tersenyum cerah iblis tampan itu melilitkan tangan kiri ke bahunya berkata ke arah teman-temannya "ini adalah teman ku Ling Changyi"
Mengerumuni mereka berkata.
"Jadi ini Ling Changyi"
"Aku mengagumi mu"
"Aku juga, kamu benar-benar hebat"
Mereka bersalaman dengannya yang membuat ia malu.
Tiba-tiba suara terdengar dari belakang punggungnya "Ling Changyi apa mereka teman mu" itu adalah Jiao Yue.
Menatap ke arah iblis tampan di sampingnya dengan senyum ramah "aku Jiao Yue, perapal"
Tersenyum iblis tampan itu mengangguk lalu memperkenal kan iblis di kelompok nya yang juga perapal.
Membuka mulut ia memperkenalkan kelompok nya juga "ini Chang Meiyin petarung dari kelompok kami, ini Jiao Zixin ahli medis, dan ini raja iblis biru yang mulia Xie Xiaomo ahli tumbuhan"
Jiao Zixin berkenalan dan mengobrol dengan ahli medis dari kelompok iblis tampan.
Iblis tampan mengajak nya untuk membeli makanan yang berada tidak jauh dari mereka.
Sedangkan raja iblis biru berbicara dengan pria muda cantik di sampingnya. Tapi pandangan pria muda cantik itu tertuju pada seorang anak laki-laki dan iblis tampan yang berjalan bersama.
Memasukan makan ke dalam mulut ia berkata "sangat enak"
Mengangguk iblis tampan berkata "ini adalah daging iblis tahap tiga rasanya memang enak, tapi tidak bisa di konsumsi secara berlebihan"
Menelan makanan yang di kunyah ia bertanya dengan penasaran "kenapa"
Iblis tampan itu menjelaskan, dan ia mengerti sekarang kenapa iblis di sekolah dan para guru iblis menatapnya dengan heran saat ia dengan santai memakan daging binatang iblis tingkat tinggi.
Berdasarkan penjelasan iblis tampan itu setiap makhluk bisa mengonsumsi binatang iblis sesuai dengan tahapan mereka dan tentu saja memiliki batasan yang bahkan pemimpin di tiga alam iblis hanya bisa memakan beberapa gigitan untuk binatang iblis tahap tujuh.
Memiringkan kepala ia bertanya dengan penasaran "bagaimana jika makhluk itu memakan daging binatang iblis tahap tujuh sangat banyak"
Tertawa sambil memegang perutnya iblis tampan itu menjawab "ada dua kemungkinan yang akan terjadi" melihat muka anak laki-laki di depannya penasaran iblis tampan melanjutkan "mati atau naik tingkat"
Memandang makanan yang di pegangnya ia bertanya "apa ada makhluk yang bisa melakukan itu"
Mendengar itu ia berpikir 'apakah aku ada kaitannya dengan makhluk suci ini, kenapa aku selalu mendengar itu'
Selesai membeli beberapa barang dan makanan ia berpisah dari iblis tampan itu menuju kelompoknya.
Saat ia pergi, seorang pria tampan keluar dari kerumunan mengeluarkan suara untuk berbicara dengan iblis tampan "dia tidak berasal dari Uta"
Dengan tangan di belakang dan muka serius iblis tampan itu membuka mulut berkata "saat memurnikan elixir iblis kecil itu tidak mengeluarkan seluruh kemampuannya" menyipitkan mata melanjutkan "apa yang kamu dapatkan"
Menjawab pria tampan itu berkata "dia bisa menggunakan teknik rapalan, dan tumbuhan. Selain itu dia sangat muda"
Mengangguk iblis tampan itu berkata "kita beruntung tidak bermusuhan dengan nya. Berapa umur nya"
"Kurang dari seribu tahun" pria tampan itu menjawab cepat.
Melebarkan kelopak mata iblis tampan itu bertanya "kamu yakin" melihat anggukan berpikir 'sangat beruntung tidak bermusuhan'
Ia dan kelompok nya berjalan menuju penginapan, karena besok mereka akan berkompetisi bersama.
Kepsek sudah menunggu mereka di depan penginapan dengan senyum di wajah.
Dengan senyuman yang masih melekat di wajah kepsek membuka suara "terima kasih atas kerja keras kalian. Ayo aku akan mengantar kan kalian.
Kepsek membawa setiap orang ke dalam kamarnya masing, kamarnya terletak di antara kamar dua bersaudara jiao, sedang kan pria muda cantik dan raja iblis biru bersebelahan.
Saat makan malam mereka turun bersama, dan duduk berkeliling di meja yang sama. Sambil menunggu makanan datang mereka membahas masalah kompetisi besok.
Raja iblis biru menjelaskan "besok akan di adakan kompetisi pertarungan tim. Kakak Chang akan menyerang di depan dan di bantu oleh ku dan Jiao Yue, untuk kalian berdua tetap di belakang meracik ramuan dan pantau kondisi"
Mengerutkan kening ia membuka suara "kenapa kami diam, bukan kah kita bertarung bersama"
Empat iblis lainnya menatap heran ke arahnya. Raja iblis bertanya dengan heran "kamu ingin bertarung"
Mengangguk ia menjelaskan "dari pada hanya mengandalkan strategi biasa yang hanya di lakukan oleh tiga iblis lebih baik membuat rencana baru dengan iblis yang lebih banyak bukan"
Empat iblis itu mengerutkan kening. Pria muda cantik yang berasa di depannya membuka suara berkata singkat "jelaskan"
Keesokan hari di area kompetisi mereka berlima menunggu giliran untuk bertarung.
Seorang gadis cantik mendekat padanya berkata "kamu yakin akan baik-baik saja Ling Changyi"
Memutar kepalanya ke arah gadis cantik itu ia tersenyum berkata "bukan masalah besar jika dia memiliki kekuatan yang lebih dariku" menatap ke arah makanan yang di pegangnya berpikir 'jika di antara mereka ada iblis dengan pemikiran yang sama dengan ku maka....'
Tiba-tiba suara terdengar dari belakang saat ia sedang berpikir "teman, kita bertemu lagi" itu adalah iblis tampan dan seorang pria tampan ahli perapal.
Dengan muka cerah dan bahagia ia berlari ke arah suara yang memanggilnya berkata "kita bertemu lagi, teman"
Melihat makanan yang di pegang anak laki-laki di depannya iblis tampan menunjuk ke arah makanan bertanya "apa kamu makan lagi"
Menggaruk bagian belakang kepala ia berkata dengan tawa canggung "kau tahu makanan di sini enak dan..." Mendekat ia berbisik "saudara Chang yang membayar jadi ini kesempatan bagus untuk memanjakan diriku"
Setelah mengatakan itu mereka saling menatap dan tertawa lepas.