Reincarnation Human

Reincarnation Human
Tanggung Jawab



Di perjalanan pulang ia menatap ke arah jalan hutan terlantar yang sering ia lewati.


Menyadari arah tatapan tuanya iblis kelelawar membuka mulut berkata "kenapa tuan sangat baik dengan pria kecil itu. Dia terlihat sedikit aneh.... Dan tatapan nya pada tuan juga terlihat aneh"


Mendengar itu ia mengerutkan bibirnya berpikir 'benar, pria kecil itu seperti selalu memperhatikan ku, dimana pun aku berada seolah pria kecil itu sedang menatap ku'


Sejak hari pertama mereka bertemu memang ia ada firasat bahwa iblis pria kecil itu tampak seperti menunggu untuk muncul di hadapannya namun perasaan itu ia hilangkan karena ia percaya pada pria kecil itu.


Di pertemuan kali ini juga ia merasa sedikit firasat aneh, namun tidak ia hiraukan.


"Jangan mengatakan sesuatu yang kamu tidak ketahui"


Mendengar jawaban dari tuannya iblis kelelawar mengangguk dan menutup mulutnya.


Di depan jendela kamar ia menatap ke arah hutan terlantar, dimana tempat pohon kesepian hidup, namun kini pohonnya hilang menjadi abu dan hutan itu nampak hancur.


Hatinya terasa sakit seperti di iris oleh pisau kecil setiap kali mengingat kejadian itu.


Terdengar suara derittan pintu, ia Membalik badan tersenyum pada pria muda cantik yang masuk ke dalam kamarnya.


Dengan kedua tangan di belakang pria muda cantik itu berjalan ke arah meja lalu duduk dengan kaki kaki kanan yang berada di atas kaki kiri lebih tepatnya duduk dengan menyilangkan kaki nya.


pria muda cantik itu Melafalkan mantra yang membuat sebuah teko teh dan gelas antik muncul.


Sambil menyesap minuman apel di tangan pria muda cantik itu menatap ke arahnya dengan mata tak terbaca.


Tersenyum kaku ia duduk di kursi depan berkata "ada perlu apa saudara Chang"


Firasat nya mengatakan bahwa akan terjadi hal buruk!.


Meletakkan minuman pria cantik itu berkata dengan lembut "apa yang kamu dan Xie Jiao bahas tadi"


Menghembuskan nafas lega ia berkata "dia mengajak ku untuk bergabung dengan pasukan kerajaan nya.... Itu karena menurut nya aku di butuh kan untuk alam ini terutama saat perang"


Menyipitkan mata pria muda cantik itu bertanya dengan suara lembut namun di tekan "kamu menolaknya bukan"


Mengerutkan kening ia menggeleng. Tindakannya itu membuat pupil pria muda cantik itu sedikit bergetar.


Aura raja iblis yang dimiliki mulai keluar yang membuat seluruh istana bergetar.


Ia bingung dengan tindakan pria muda di depan nya, namun tidak punya waktu untuk memikirkan itu jadi ia menjelaskan "aku juga tidak menerimanya"


Karena aura dan getaran makin bertambah ia berteriak "apa yang kau lakukan Chang Meiyin... Berhenti kau bisa melukai semua orang bahkan aku!"


Aura itu hilang sekaligus setelah ia mengatakan itu.


Ruangan menjadi sunyi, dan pria muda cantik itu menatap ke aranya dengan mata tak terbaca dan muka bingung.


Menghela nafas panjang ia menatap lurus ke arah pria muda cantik itu lalu membuka mulut berkata "apa yang membuat mu marah. Aku tidak langsung menolak karena itu adalah kesempatan untuk aku bertanggung jawab, apa kamu lupa siapa yang menyarankan rencana itu Chang Meiyin"


Menatap lurus ke arah mata pria muda cantik itu melanjutkan "itu satu-satunya cara untuk ku agar bisa berpartisipasi... Namun aku tidak langsung menerima karena aku adalah teman mu dan tinggal bersama mu..."


Pria muda cantik itu tidak mengatakan apapun dan hanya menatap nya dengan mata tak bingung.


Mendapati tidak ada jawaban ia mendesah pelan berkata "aku bingung harus pergi atau tidak. Namun jika itu membuat mu marah maka aku..."


Sebelum menyelesaikan kata-katanya pria muda cantik itu menyela "kamu akan membantu tampa harus berada di kerajaan lain"


Tersentak ia kaget dan reflek menatap ke arah pria muda cantik itu dengan mulut menganga.


Bukankah pria muda cantik ini tidak ingin ia ikut serta dalam perang karena takut kekasihnya cemburu, raja iblis biru selalu mengatakan untuk tidak menggunakan nya. 'apa Saudara Chang tidak menuruti permintaan kekasihnya karena aku.... Aku adalah teman sejatinya' ia mengatakan kata tak tahu malu itu dalam hati.


Melihat muka kaget darinya, pria muda cantik itu mencoba menjelaskan "aku... percaya padamu"


Mengerjapkan mata ia mengangguk dengan kuat seperti ayam yang mematuk makanan dan tersenyum cerah.


Ke esokan hari, Di depan gerbang sekolah raja iblis ungu melambaikan tangan ke arahnya.


Tersenyum ia menghampiri dan mengangguk untuk memberi salam.


"Bagaimana dengan tawaran ku saudara Ling"


Tertegun beberapa detik ia memutar matanya ke sana kemari berkata "emm... Aku dan saudara Chang memiliki kesepakatan dan..."


Menatap lurus ke arah raja iblis ungu ia berpikir 'apa lagi yang harus aku katakan, lagi pula aku tidak menyangka dia akan bertanya hari ini'


Mengerti apa yang di maksud oleh anak laki-laki di depannya, raja iblis ungu tersenyum lebar sambil menganggukkan kepalanya.


Meletakkan kedua tangan ke belakang raja iblis ungu berkata dengan bada suara kecewa "aku punya firasat. Jadi kamu akan tetap diam karena temanmu itu"


Menggelengkan kepala dengan cepat ia menjelaskan "aku tetap akan membantu, namun aku tidak akan pindah negara"


Melanjutkan berkata"saudara Chang mengatakan dia akan mengurus formulir beberapa negara untuk aku selesai kan dan akan mengusulkan rapat"


Membeku raja iblis ungu menutup mulutnya dan tidak bergerak sampai beberapa detik.


Mengembalikan kesadaran raja iblis ungu mengerutkan kening berkata "apa yang mulia Chang Meiyin akan benar-benar setuju"


Membuka mulut ia ingin mengatakan sesuatu namun terhenti karena iblis kelelawar menyela "yang mulia akan melakukan apapun untuk tuan"


Setelah mengatakan itu iblis kelelawar menarik seorang anak laki-laki dan berjalan ke arah ruang kelas dengan tergesa-gesa.


Mengerutkan kening dengan kedua pipi mengembang ia berkata "kenapa kamu menarik ku dengan kuat, bukankah sudah ku katakan jangan menyentuhku seenaknya"


Sebenarnya ia tidak marah, namun hal itu ia jadikan alasan agar iblis kelelawar tidak sering menyela. Namun sepertinya mau bagaimanapun iblis kelelawar tidak akan berubah.


di dalam kelas mereka belajar seperti biasanya dan tentu saja ia yang di kenal sebagai iblis jenius membuat guru iblis yang mengajar tertegun dengan bakat yang dimilikinya.


sebenarnya ia sendiri tidak mengerti bagaimana mungkin hal ini terjadi. setiap mantra yang di lafalkan pasti memiliki efek yang sangat besar.


dampak dari kejeniusan nya tentu saja membangkitkan jiwa iri bagi iblis lain. 'aku rasa nasib buruk ku tidak berhenti di dunia sebelumnya'.