Reincarnation Human

Reincarnation Human
Kehidupan Sebelumnya



Ia diam dan tersenyum. Seorang pria tiba-tiba memasukkan sebuah cairan ke mulutnya. Pria itu adalah LinXio. Dengan tawa lepas berkata "makan ramuan hamil untuk binatang ini. Siapa tahu kamu akan hamil setelah berhubungan dengan beberapa pria"


Ia menahan kerongkongan agar untuk menahan ramuan itu masuk ke perutnya.


Mereka bertiga meninggal ruangan dan menonton dari jauh, menggunakan cctv untuk mengawasinya.


Tiga orang pria datang ke ruangan tampa pakaian. Melepas seluruh pakaiannya dan mulai meraba-raba seluruh tubuhnya.


Ia berusaha memberontak tapi tangan dan kakinya di tahan. Badannya lemah karena memang tidak pernah berolahraga yang membuat ia tidak bisa melawan.


Adik dari temannya gemetar dengan muka ketakutan memegang ujung baju kakaknya berkata "apa kita keterlaluan ge"


Temannya menghampiri seorang pria berkata "kenapa aku tidak tahu akan ada hal seperti ini kakak ipar"


Pria itu memukul temannya yang membuat mulut dan hidung temannya berdarah. Adik temannya langsung berlari ke arahnya berteriak "kenapa kakak ipar memukul kakak ku"


"Diam!" Pria itu berteriak. Lalu menonton kembali ke arahnya.


Ia mengeluarkan air mata berteriak "jauhkan tangan kalian dari ku"


Salah satu pria berotot dengan muka yang berjerawat berkata "ahh. Kurasa kamu masih perawan" tangan pria itu menyentuh bagian pribadinya.


Ia berteriak dengan air mata berjatuhan berkata "aku pria. Jangan melakukan sesuatu yang tidak bermoral"


Pria berotot dengan muka berjerawat itu menyuruh pria yang memegang kakinya untuk mengangkat kakinya "angkat lebih tinggi aku ingin melihat lebih jelas"


Pria buncit yang memegang tangan menjilat telinganya berkata "kamu gemetar hanya karena di sentuh. Bagaimana jika ...."


Pria satu lagi menimpali "aku rasa ekspresi muka yang dia buat akan sangat menarik"


Setelah mengatakan itu mereka bertiga tertawa.


Pria berotot dengan jerawat memasukkan salah satu jari ke belakang punggungnya yang membuat ia berteriak kesakitan dan badan gemetar. Pria berotot itu bahkan menggerakkan tangannya yang membuat ia benar-benar merasa sakit sampai tiba-tiba telinganya berdengung dan hidungnya mengeluarkan darah.


Melihat itu pria buncit yang merabanya melebarkan mata berteriak "kenapa darah keluar dari hidungnya"


Pria berotot dengan jerawat mengeluarkan tangannya saat melihat darah keluar dari hidungnya. Sedangkan pria yang satu lagi gemetar.


Tiba-tiba suara mobil polisi terdengar dari luar laboratorium yang membuat ketiga orang itu keluar dari ruangan.


Temannya dan adiknya berada di ruangan lain dan di tangkap oleh polisi. Begitu juga dengan pria itu. LinXio yang di tangkap ruangan pemantau cctv.


"Angkat tangan" seorang polisi berkata


Pria itu mengangkat tangan berjalan ke luar ruangan dengan santai. Saat polisi tidak menyadari pria itu melepaskan gas hijau dan berlari kencang. Polisi yang menghirup gas itu tertidur.


Pria itu masuk ke tempat ia mengurungnya. Mata pria itu melebarkan melihat ia sudah bebas dari rantai yang mengikat lehernya.


"Bagaimana kamu bisa membukanya. Kamu binatang dan pantas memakai rantai" pria itu berteriak kencang


Pria itu bertanya "bagaimana kamu bisa lepas. Dan kemana orang yang ada di dalam sini"


Ia duduk di kursi tempat ia di ikat dengan kaki di silangkan berkata dengan lembut "saat kalian bertiga datang untuk memprovokasi ku. kamu menghampiri aku dan menarik rambutku dengan sangat kuat" ia melihat ke arah pria itu melanjutkan "kunci itu terlihat di sakumu jadi aku mencoba memprovokasi. Saat kamu mengambil ramuan dari saku kunci itu jatuh dan aku menyembunyikan kunci itu di bawah telapak"


"Kamu berdarah. Lalu kenapa kamu baik-baik saja. Dasar ******"


Alisnya berkedut saat mendengar itu lalu berkata "salahkan kebodohan mu. Aku tidak meminum ramuan mu menahannya di kerongkongan. Aku mencoba menekan air itu agar keluar dari hidung yang mereka kira itu darah"


Pria itu berlari ingin memukulnya dengan tinju tapi terhenti karena tembakan dari salah satu polisi.


"Aku mengunci ruangan ini bagaimana kalian masuk" pria itu berteriak gila


Ia menjawab dengan tawa kecil "oh, itu para orang suruhanmu meninggalkan kunci saat berlari keluar melihat darah di hidung ku. Eh maksudku ramuan di hidung ku" ia tersenyum melanjutkan "aku mengambil kunci itu lalu memakai pakaianku tapi pria bodoh lainnya datang bertanya padaku tentang kebodohannya"


Ia berjalan melewati pria itu berkata "aku melemparkan kunci itu keluar saat kamu bertanya. Berkat kemarahan mu kamu tidak memperhatikan gerak-gerik ku. Itu sangat menguntungkan"


Ia berhasil keluar dari laboratorium itu dan kembali ke rumahnya dengan sedikit pincang.


Di rumah ia melihat ayahnya menunggu di sofa kamarnya membaca buku.


Ia mendekat bertanya "ayah. Bagaimana dengan tugasmu"


Ayahnya adalah seorang agen FBI yang selalu bertugas ke luar dan sering meninggalkan mereka.


^^^'TN : agen FBI itu sama kaya mata-mata tapi internasional menyelesaikan permasalahan dunia ya teman ^v^'^^^


Ayahnya meletakkan buku berkata "Selesai dan aku meminta cuti tiga bulan. Aku melihat tanda SOS di komputer mu dan menghubungi polisi apa yang terjadi"


Ia menceritakan seluruh kejadian pada ayahnya. Yang membuat muka ayahnya merah dan mengerutkan kening.


keesokan harinya saat ia pergi ke kampus seperti biasa orang-orang membahas tentangnya yang hampir di lecehkan tapi karena kecerdasan yang di miliki malah berdampak buruk pada orang yang berniat jahat.


Ia segera masuk ke dalam laboratorium kampus untuk mendiagnosis apakah gas hijau itu mempengaruhi tubuhnya.


Di dalam laboratorium tercium bau api yang membakar sesuatu, jadi ia memutuskan untuk keluar tapi pintu terkunci dari luar. Dia mendengar orang-orang berbicara dari balik pintu.


"Aku yakin dia akan mati sekarang" seorang wanita berkata dengan tawa kecil terdengar


Seorang pria menjawab "pasti. Ledakan laboratorium akan membuat dia mati. Minimal serangan jantung lah" ia kenal suara pria itu. 'kepala pengurus laboratorium' pikirnya dengan mata melebar.


Tiba-tiba ledakan terjadi dengan suara yang sangat dahsyat. Ia merasakan tubuhnya terkoyak di setiap sudut seolah-olah hancur.


Dan setelah kejadian itu ia bangun di tubuh seseorang dengan nama yang sama dengannya. Melalui pengalaman seperti seperti ini. Bertemu dengan orang-orang baik, sahabat, shifu, kepala, sekolah, bahkan raja iblis dunia ini juga dangat baik. Tentu saja ada yang jahat tapi ia selalu berhasil menghindar orang-orang itu dengan bantuan orang baik di sekitarnya.


Memikirkan masa lalunya membuat ia rindu dengan keluarganya. Tampa di sadari air di sudut matanya turun.


Iblis ular melebarkan mata melihat tuan nya menangis. Selama sebulan yang penuh rintangan tuan nya tidak pernah menangis, jadi apa yang di pikirkan tuannya ia tidak tahu.