
Enam hari setelah berada di dalam hutan seloka. Mereka berlima keluar dengan aura yang makin kuat. Kecuali seorang anak laki-laki yang aura nya tidak berubah semenjak ia datang ke sekolah sampai saat ini. Anak laki-laki itu adalah Ling Changyi.
Berjalan keluar mereka di perhatikan oleh banyak iblis lain nya. Ia sama sekali tidak memperhatikan mereka dan hanya asik memakan daging yang di panggang kan oleh iblis leluhur untuk nya.
Di depan kepsek seorang pria muda cantik membuka mulut berkata "Chang Meiyin dan anggota tim satu datang menghadap Kepsek"
Mengangguk kepsek tersenyum dan menyapu ke arah mereka berlima, dan sedikit berkedut di kelopak mata saat melihat seorang anak laki-laki yang memakan daging. Semua guru iblis dan iblis lainnya juga menatap ke arah anak laki-laki itu dengan heran.
Menyadari tatapan iblis lain ia mengerjapkan mata dan memiringkan kepala bertanya "apa?. Kenapa kalian menatap ku"
Tertawa canggung kepsek membuka mulut bertanya padanya "berapa banyak kamu memakan daging Phoenix iblis itu"
Menelan makanan di mulut ia berkata "banyak. Aku tidak tahu jumlah pasti"
Seluruh kerumunan iblis sunyi tampa ada suara apapun terdengar, bahkan suara angin.
Tersadar kepsek terbatuk lalu berkata "kalian akan mewakili alam Iblis kita, jadi berusaha lah untuk menang demi alam kita"
Seluruh iblis menjawab mengerti.
Lima belas murid iblis dan empat guru iblis termasuk kepsek terbang menuju ke pintu masuk alam iblis tingkat tinggi, kecuali ia yang menaiki kereta iblis terbang. Kereta iblis terbang yang sering di pakai oleh raja iblis kerajaan hitam Chang Meiyin.
Mengerutkan kening raja iblis merah yang terbang di samping raja iblis biru bertanya "kenapa dia tidak terbang"
Menghela napas singkat raja iblis biru menjawab "dia bilang ingin memurnikan elixir saat di jalan"
Tertawa mengejek raja iblis merah berkata "kamu percaya padanya Xiaomo"
Menggeleng raja iblis biru berkata "tentu saja tidak. Aku tidak sebodoh itu" menatap ke arah seorang pria muda cantik melanjutkan "kakak Chang menyetujuinya"
Terdiam raja iblis merah tahu bahwa Xie Xiaomo melakukan itu agar kepercayaan Chang Meiyin padanya tidak memudar.
Di dalam kereta ia memasang penghalang satu arah, jadi ia tahu bahwa dua raja iblis itu sedang membicarakan nya karena menatap ke arah kereta yang di naiki nya.
Di depan pintu gerbang alam iblis tingkat tinggi semua iblis di lindungi oleh kepsek yang merapal mantra, mantra itu mirip perisai namun lebih kuat dari perisai yang pernah di temuinya sebelumnya.
Menyentuh perisai yang di buat ia berpikir 'bukan kah ini sepuluh kali lipat lebih kuat jika di bandingkan dengan perisai ku atau perisai yang pernah di buat saat perang melawan Diablo'
Menatap ke arah kepsek ia mengeluarkan suara ke arah pria muda cantik yang berada di samping luar kereta "saudara Chang kenapa saat perang pak kepsek tidak mengunakan perisainya untuk melindungi murid iblis di sekolah"
Tampa menatap ke arahnya pria muda cantik itu menjawab "karena pak kepsek hanya bisa menggunakan kekuatan ini sepuluh tahun sekali, dan di pergunakan hanya untuk masuk ke gerbang alam iblis tingkat tinggi" diam sejenak melanjutkan "setiap kepala sekolah pasti akan mendapatkan kekuatan yang di anugrahi fetisyisme untuk memasuki alam iblis lain, tapi tidak bisa melanggar janji. Perjanjiannya adalah bisa di gunakan untuk keluar dan masuk saat waktu Festival di mulai dan di tutup"
Mengangguk ia mengerti kenapa pak kepsek tidak menggunakan perisai ini saat berperang melawan Diablo.
Hanya dengan penjaga gerbang itu bahkan sama tingginya dengan tekanan kekuatan iblis kelelawar penjaga lantai empat dari kerajaan iblis hitam.
Mereka di arahkan oleh penjaga gerbang menuju tempat kompetisi. Area kompetisi terbagi menjadi lima yaitu, kompetensi khusus petarung, tumbuhan, perapal, ahli ramuan, dan ahli medis.
Saat ia sedang mengamati lingkungan sekitar, tiba-tiba suara terdengar memanggil kepsek "QiuRan lama tidak bertemu"
QiuRan adalah nama dari kepala sekolah alam iblis mereka.
Membalik badan ia mendapati iblis tua dengan janggut putih panjang sedada berjalan ke arah mereka yang di ikuti oleh iblis-iblis kuat lainnya. Nampaknya itu adalah murid dari alam iblis mereka.
Dengan senyuman di wajah iblis tua itu berkata di depan kepsek "aku kira kamu tidak akan datang berkompetisi"
Iblis tua itu menyapu mereka dan terhenti pada pria muda cantik di sebelahnya lalu menatapnya berkata "yang mampu hanya satu dan yang lainnya hanya ampas"
Tersenyum kepsek berkata "jangan menilai para murid ku hanya dengan sekali lihat"
Mengerutkan kening iblis tua itu berkata "kamu tetap sombong setelah seribu tahun melarikan diri"
Ia yang tidak tahan mengangkat suara "hei pak tua peyot jelek, lihat kondisi badan mu sebelum memprovokasi orang"
Salah satu murid dari iblis tua itu menyerang ke arahnya namun di tangkis oleh pria muda cantik di sampingnya.
Dengan mata memerah dan muka yang membiru hijau iblis tua itu menatap nya dengan niat membunuh.
Bersembunyi di belakang pria muda cantik ia membuka suara "saudara Chang tidak akan memaafkan mu jika kamu menyentuh ku iblis tua peyot"
Mendengar kata peyot iblis tua itu menatap pria muda cantik di depannya berkata dengan suara dalam "menyingkir lah maka aku akan mengampuni mu"
Kepsek menyela untuk menenangkan situasi "iblis tua hentikan saja. Kenapa kamu harus repot melawan iblis kecil"
Mendengar itu iblis tua menenangkan diri berdehem kasar meninggal kan mereka.
Dua bersaudara jiao mendekat ke arahnya. Dengan muka heran gadis cantik itu mengeluarkan suara "kenapa kamu memprovokasi iblis tua itu Ling changyi"
Mengembang kan kedua Pipinya ia menjawab "iblis tua peyot itu hanya sedikit lebih kuat dari pak kepsek, tapi lihat perangainya seperti orang terkuat di seluruh alam"
Kepsek yang mendengar itu memasang wajah jelek berkata dalam hati 'aku tahu kekuatan ku tidak seberapa jika di bandingkan iblis tua itu, tapi kenapa harus di perjelas'
Mengerjapkan mata ia tersadar bahwa kata-katanya agak sedikit tidak sopan. Tertawa hampa ia menatap ke arah kepsek berkata "kepsek sangat kuat apalagi di tambah dengan pemikiran yang jenius, tidak seperti iblis tua peyot itu" kata peyot di tekan.
Lima belas iblis lainnya mendengar, namun berpura-pura seperti tidak mendengar perkataan nya dan mengalihkan pandangan ke arah lain.