Reincarnation Human

Reincarnation Human
Manusia Iblis



Manusia iblis itu kembali ke sebuah goa berjalan masuk ke dalam.


Di dalam ada seorang anak laki-laki dan seorang pria cantik tidur berdampingan. Itu adalah dirinya Ling Changyi dan binatang kontraknya Ling Xiaoyi.


Manusia iblis itu menyipitkan mata mengacaukan tinju ke arah pria cantik itu sampai terdengar suara seperti ledakan. Namun pria cantik itu berhasil menghindar dan berdiri menjauh darinya.


Karena kaget ia membuka mata dan meloncat kaget berteriak "apa itu"


Manusia iblis melihat ke arah pria cantik itu dengan tatapan membunuh mengeluarkan aura hitam sama seperti aura saat ingin membawanya pergi dari penginapan. berjalan ke arah pria cantik yang gemetar ketakutan lalu melancarkan tinjunya ke wajah yang membuat pria cantik itu terlempar sampai ke dinding goa, melancarkan tinju di perutnya, kemudian menendangnya yang membuat iblis ular terlempar sepuluh meter jauhnya ke arah samping.


Pertarungan itu terjadi sekejap mata yang membuat ia sama sekali tidak tau apa-apa. Ia hanya melihat manusia iblis itu menatap iblis ular lalu tiba-tiba ada lubang di dinding dan kemudian ada debu yang membentuk garis sejauh sepuluh meter.


Iblis ular terbatuk darah di lantai dengan muka babak beluk memeluk perut. Manusia iblis berjalan ke arahnya mengarahkan kakinya bersiap untuk menginjak kepala iblis ular itu, saat hampir mencapai kepala tiba-tiba kakinya terhenti karena suara ledakan di mulut goa. Manusia iblis itu terbang ke arahnya memegang pergelangan tangannya lalu menariknya untuk pergi. namun terhenti karena seorang gadis yang berada di depan mereka.


gadis itu menatap ke arah seorang manusia iblis lalu tersenyum dan berkata "lama tidak bertemu FangYing"


Manusia iblis itu terbang ke arah mulut goa sambil menariknya untuk menghindari gadis itu, namun terhenti kaku karena ada seorang pria muda cantik yang menunggu di sana. Dengan mata terbelalak dan badan gemetar berbicara dengan terbata-bata "ra..raja iblis"


Karena tangan yang di tarik manusia iblis mengendor ia berlari ke sisi lain untuk menjauh. Namun membelalakkan mata saat mendengar kata raja iblis. Ia melihat ke arah pria muda cantik itu berkata dalam hati 'apa ini raja iblis itu. Kenapa terasa tidak asing dengan auranya'


Mata mereka saling bertemu selama beberapa detik. Lalu ia mengerjapkan mata melihat-lihat ke arah lain. Merasa tatapan pria muda cantik itu tidak beralih dan terus menatapnya ia mencuri pandang ke arahnya.


Nampak senyum kecil di muka pria cantik itu yang membuat mukanya memerah dan tiba-tiba jantungnya memompa dengan cepat, ia berpikir 'auranya seperti tidak asing'


Manusia iblis yang melihat gelagatnya melebarkan mata berlari ke arahnya dan memeluknya dengan erat bahkan ia tidak sempat bereaksi. Manusia iblis itu bergumam "kenapa. Jangan melihat orang lain seperti itu"


Ia mencoba melepaskan pelukan tapi tidak bisa dan bahkan pelukan itu semakin erat yang membuatnya susah bernafas.


Dengan jentikan jari dari pria muda cantik itu tiba-tiba muncul api hitam di badan manusia iblis yang sedang memeluknya. Manusia iblis itu berteriak kesakitan mengeluarkan air mata dengan susa payah berkata "kenapa. Jangan menatap orang lain. Changyi!"


Ia hanya bisa membelalakkan mata dengan rahangnya yang jatuh ke bawah tampa bisa melakukan apapun. Setelah beberapa detik tidak ada yang tersisa bahkan abunya pun hilang.


Pria muda cantik itu berjalan ke arahnya berkata dengan lembut "dia berada di penjara bawah tanah istana ku. Apa kamu sedih karena kehilangan dia"


Ia segera tersadar dan menggeleng "bagus jika dia tidak mati"


Baru saja ia ingin menanyakan sesuatu. Dari dalam goa terdengar suara langkah kaki yang membuatnya menutup kembali mulutnya dan menoleh ke arah asal suara. Lalu berlari ke arah pria cantik itu "apa yang sebenarnya terjadi sampai kakak senior Rong menyerang mu"


Ia membantu pria cantik itu duduk lalu memeriksa keadaannya dengan cemas mengambil botol air ajaib dan dua buah apel sambil berkata "kenapa kamu tidak melawannya!. Lihat organ dalam mu rusak separuh dan wajahmu babak belur" ia memberikan pria cantik itu botol elixir yang berisi air ajaib "minum dua teguk air dan sisanya cuci ke muka mu"


Ia berdiri melihat ke arah pria muda cantik itu dengan senyum ramah berkata "yang mulia raja iblis mari kita berbicara ke tempat lain"


Pria muda cantik itu mengangkat kedua alis dan berjalan mengikutinya di belakang.


Ia masuk ke dalam goa dan berhenti di dekat api unggun. Berbalik ke arah pria muda cantik itu membungkukkan badan berkata dengan tulus "terima kasih telah menyelamatkan binatang kontrak ku, dan.... Terima kasih juga telah membebaskan aku"


Karena tidak ada jawaban ia mendongak dan menatap wajah pria muda cantik itu lalu mengedipkan kedua matanya dua kali mengerutkan kening dan menyipitkan mata. Tiba-tiba ia melebarkan matanya dan berkata "saudara Chang"


Pria muda cantik itu tersenyum tipis membuka mulut "kamu mengenali ku"


Ia tersenyum lebar saat tahu itu temannya dengan semangat ia berkata "benar kan firasat ku tidak pernah salah. Bagaimana dengan kekuatan mu, apakah sudah membaik"


Melihat senyum anak laki-laki di depannya pria muda itu menatapnya dengan penuh arti berkata "mau memeriksa ku" mengarahkan salah satu tangannya ke depan


"Tentu" ia menjawab sambil meraih pergelangan tangan pria muda cantik itu.


Beberapa saat setelah memeriksa denyut nadi ia berkata "organ bagian dalam mu ada yang rusak, sepertinya kamu memaksa memakan apel dari dimensiku terlalu banyak"


Pria muda cantik itu menatap ke arah pergelangan tangannya yang ia pegang tampa menghiraukan apa yang ia katakan.Karena menyadari arah tatapan itu ia segera melepaskannya dan berkata "kau tahu saat aku melihatmu pertama kali tadi aku merasa familiar dengan auramu"


Ekspresi pria muda cantik itu terlihat agak kecewa saat anak laki-laki itu melepaskan tangannya. Pria muda cantik itu menghembuskan napas singkat berkata "benarkah" pandangannya tertuju pada pergelangannya tangannya saat berkata.


Ia bingung kenapa pria muda cantik itu terus menatap pergelangan tangannya. Dengan penasaran ia bertanya "apa aku terlalu kasar saat memeriksa denyut nadi mu tadi saudara chang"


Pria muda cantik itu menatap wajah anak laki-laki di sampingnya berkata "tidak"


Mendengar kata itu ia mengerutkan mulut, dan menggerakkan tangannya untuk meraih pergelangan tangan pria muda cantik itu. Ia melakukannya dengan hati dan memeriksa denyut nadinya lalu berkata "lain kali aku akan melakukannya seperti ini" setelah itu ia tersenyum


Pria muda cantik itu mengangkat kedua alisnya melihat tingkah yang di lakukan anak laki-laki di depannya.


Mereka berdua berjalan ke arah mulut goa yang sudah ada iblis ular yang menunggu di sana.


dengan lutut yang di tekuk dan kedua tangan yang terkepal di depan iblis ular berkata "hormat ku yang mulia raja iblis"