
Ia menjelaskan kepada para iblis lainnya bahwa untuk pelatihan di lakukan per jadwal, selama sesi pagi siang dan sore.
Untuk pagi ini ia akan dan tiga orang lainnya akan mempelajari bagaimana caranya agar dapat menumbuhkan tanaman obat dengan cepat dan rimbun.
Di lapangan khusus untuk pertumbuhan ramuan obat mereka berempat berdiri di sapah satu sudut lapangan
Salah satu iblis wanita dengan gaun merah jambu maju dan memperkenalkan diri dengan senyum di wajah "Aku Yoo Miah, senang berjumpa dengan mu" diam beberapa saat melanjutkan "iblis jenius ini lebih baik dari pada gambar, kamu sangat lucu"
Mengerjapkan mata ia berpikir '...gambar',
"Aku kim hanyo, mohon kerja samanya. Itu... Kamu lebih cantik dari lukisan"
Mengerutkan bibir ia berpikir 'lukisan dan cantik?'
"Aku Linxue. Mohon kerja samanya"
Mengehela nafas lega ia berkata dalam hati 'akhirnya ada yang tidak mengatakan hal yang tidak aku ketahui'
Berbalik mengambil beberapa bibit dari tanaman obat memberikan kepada tiga orang di depannya lalu meminta mereka untuk mengikuti apa yang ia lakukan.
"Kita akan mencoba untuk menanam tumbuhan obat dengan bibit ini..."
Sebelum selesai mengeluarkan kata dari mulut iblis cantik lebih dulu berkata "satu bibit tidak akan cukup iblis jenius"
Tersenyum ia tidak menjawab namun meletakkan satu biji tumbuhan obat dan mulai meneteskan air lalu membaca mantra dan mengalirkan kekuatan sihirnya ke arah pot.
Dalam beberapa detik tumbuhan obat merambat keluar dari pot. Hal itu membuat tiga iblis di depannya tercengang, bahkan iblis yang di ajari oleh raja iblis biru melirik ke mereka.
Dengan muka masam raja iblis biru berkata ke arah iblis yang di ajar nya "teman apa yang kalian lihat, ayo kalian harus mencoba..."
"Aku sudah bisa menumbuhkan ini aku adalah ahlinya, aku ingin kamu mengajari aku menumbuhkan banyak batang dan daun tumbuhan obat hanya dengan satu biji seperti itu" iblis pria dengan pakaian putih menunjuk ke arah mereka.
Sedangkan ia dan tiga Iblis lainnya sedang berlatih, namun hasilnya mereka hanya bisa menumbuhkan satu batang dan dua atau tiga helai obat ramuan.
Berpikir ia meletakkan tangan di dagunya lalu bertanya "kalian iblis khusus ramuan bukan. Bisakah aku tahu level kalian"
Mengangguk tiga iblis menjawab merentak "tahap lanjut"
Tersentak kaget ia mundur satu langkah ke belakang dan kembali maju dengan ekspresi tenang. Senyum di wajahnya muncul kemudian berkata "kalian jenius"
Tiga iblis di depannya terdiam tidak mengatakan apapun bahkan Yoo Miah yang selalu bertanya.
Menghela nafas singkat ia berkata "kalian bisa kembali ke penginapan, pelajaran kita selesai dan kita akan melanjutkan besok. Bagaimana menurut kalian"
Selesai ia mengatakan itu tiga iblis mulai berjalan ke arah penginapan dan ia sendiri pergi ke kelas. Di dalam kelas guru iblis yang mengajar tentang tumbuhan terkejut melihatnya.
Membungkuk ia memberi salam berkata "ma'af aku telat bu, aku ada urusan"
Dengan muka bingung guru iblis mengangguk dan menyuruhnya untuk duduk.
Pada pelajaran kali ini ia mengetahui bahwa tumbuhan obat dapat merambat lebih dari satu batang dan banyak helai daun karena kemurnian dari jiwa yang di tuangkan.
Saat mengarahkan tangan untuk mengalirkan kekuatan itu berarti sedang memberikan tumbuhan itu makan sehingga dapat dengan cepat berkembang. Dan alasan mengapa tumbuhan itu dengan rimbun dan sehat tumbuh adalah karena kemurnian dari kekuatan jiwa iblis yang mengalirkan kekuatannya.
Selesai belajar sekitar pukul satu siang ia pergi ke tempat khusus untuk latihan rapalan.
Memasuki pintu ia di sambut oleh Jiao Yue yang merupakan ahli rapalan "Ling Changyi!"
Tersenyum ramah ia berkata "kakak senior jiao, sejak kapan kalian berlatih"
"Kamu tidak perlu mengatakan kalian. Aku hanya melatih dua iblis"
Memanggil iblis yang di latih ia memperkenalkan mereka padanya.
Dengan senyuman di wajah gadis cantik itu mengiyakan.
Berjalan ke arah tiga iblis ia melambaikan tangan berkata "ma'af membuat kalian menunggu"
Muka tiga iblis yang tadinya tertekan kini sedikit melembut dan Mereka mulai memperkenalkan diri.
Yang pertama memperkenalkan diri adalah teman dari iblis tampan LinXie "aku SueJing. Senang bertemu dengan mu lagi"
'TN: mereka bertemu saat kompetisi di festival alam ibis tinggi'
"Aku Hua Xiong. Salam kenal"
"Aku Lian xue, senang bertemu dengan mu"
Mengangguk ia berkata "aku Ling Changyi, salam kenal semuanya"
Mereka berempat berjalan ke salah satu sudut lapangan dan berhenti saat sampai di tujuan.
Membalik badan ia berkata "aku bukan ahli perapal, namun aku akan berusaha untuk mengajarkan kemampuan ku. Jika kalian tidak puas kalian bisa menolak dan pergi"
Tidak ada yang bergerak ia mulai meminta setiap iblis untuk melafalkan mantra khusus mereka.
Setiap iblis perapal memiliki mantra khusus, seperti Jiao Yue yang terfokus pad es.
Mengamati ia mendapati bahwa iblis yang di kirim adalah iblis yang kuat dan termasuk jenius, namun kenapa malah memilihnya untuk menjadi pelatih.
Ekspresi muka bingung itu itu di baca oleh pria tampan yang baru saja selesai melafal mantra angin untuk menghancurkan target berkata "kamu baik-baik saja..."
Tersadar ia tersenyum berkata "aku baik"
Satu jam berlalu ia meminta untuk para iblis itu berhenti dan berkumpul. Membuka mulut ia berkata "kalian adalah para jenius aku tidak tahu mengapa kalian di kirim untuk aku latih dengan kemampuan yang sangat besar"
Melirik iblis di depannya sekilas ia melanjutkan "tidak ada kekurangan dalam rapalan kalian, tapi... Ada yang ingin aku konfirmasi"
Mengangkat kepalanya ia mendapati ekspresi muka iblis di depannya mengeras, dan salah satu dari mereka berkata "apa kami tidak cukup kualifikasi"
Mengerjapkan mata ia menjawab spontan "bukan itu, yang ingin aku tanyakan adalah apa kalian melafalkan mantra panjang berulang"
Ia melanjutkan saat iblis di depannya mengangguk "sebenarnya rapalan dapat di singkat"
Keheningan terjadi di sekitar, para iblis didepannya membeku dan menutup mulut mereka rapat-rapat.
Menghela nafas singkat ia berkata "aku akan ke perpustakaan terlebih dahulu, dan kalian bisa melakukan apapun. Besok kita akan mulai dengan pelatihan bukan materi.
Keluar dari pintu gerbang tempat pelatihan rapalan ia bertemu dengan iblis kelelawar yang melambaikan tangan ke arahnya.
Tersenyum ia mendekat dan mereka mulai berjalan ke perpustakaan.
Di jalan mereka melewati raja iblis biru yang masih mengajari iblis lain bagaimana cara menumbuhkan tanaman, yah itu karena dia adalah ahli tanaman.
Tatapannya dan raja iblis biru bertemu. Tersenyum ia melambaikan tangan ke arahnya, namun senyumannya di balas dengan ejekan dari raja iblis biru. Menggelengkan kepala ia mengalihkan pandangan dan kembali fokus ke berjalan.
Iblis kelelawar yang dari tadi diam membuka suara "aku rasa raja iblis iblis biru semakin tidak menyukai mu tuan"
"Aku rasa juga begitu" jawabannya di ikuti dengan senyum pahit.
Iblis kelelawar terkekeh dengan ekspresi yang di buatnya seolah itu adalah hiburan.
Di dalam perpustakaan ia mencari buku tentang rapalan, yah ini untuk jaga-jaga jika ia tidak mengetahui hal yang iblis lain ketahui. Bukankah itu akan sangat memalukan.