
Iblis perempuan berpakaian serba hitam itu sudah pingsan karena serangan langsung dari raja iblis biru yang membuat nya sangat marah. Ia berusaha untuk menyembuh kan karena iblis perempuan yang berpakaian serba hitam namun kekuatan jiwa yang dimiliki nya sudah terkuras habis karena bernafas di alam iblis sangat sulit bagi nya tanpa mengguna kan ramuan.
Tanpa ia sadari selesai dari merafal kan mantra untuk iblis perempuan yang berpakaian serba hitam iya mulai menutup mata nya dan ketika terbangun sekarang ternyata ia sudah berada di tempat tidur istana kerajaan hitam Chang meiyin. Ini adalah tempat tidur nya.
Bangkit dan menyandar kan badan nya ia mendapati seorang pria muda cantik yang sedang menyesap teh dengan kaki bersila di kamar nya. Itu adalah Chang Meiyin.
Mengeluar kan apel dari dimensi melalui saku nya ia memakan apel dan berdiri untuk duduk di meja teh kamar sekaligus menambah energi juga.
Pria muda cantik itu berhenti minum dan menatap ke arah nya dengan muka tanpa ekspresi dan meletak kan teh yang ada di tangan berkata "jangan melakukan permainan seperti itu lagi Changyi"
Mengerutkan kening dan menelan apel yang di kunyah ia berkata "aku tidak bermain"
Mengembang kan kedua pipi nya yang bulat ia melanjutkan "fisik ku tidak memenuhi kriteria untuk berperang jadi kenapa aku di pilih untuk pergi juga. Hanya dengan lambaian tangan aku bahkan bisa mati oleh makhluk suci yang di katakan lebih kuat dari iblis itu"
Diam beberapa saat melanjut kan "di mana iblis perempuan yang selalu berpakaian hitam itu."
Berdiri pria muda cantik itu berjalan ke depan pintu sambil berkata "bersiap lah kita akan segera pergi"
Menghela nafas panjang ia dengan tidak rela mengambil pakaian dari dalam lemari kamar dan memasuk kan nya ke dalam dimensi lalu berjalan ke luar kamar. Di luar kamar ia sudah di tunggu oleh iblis kelelawar yang tersenyum kepada nya.
Membalas senyum ia langsung bergegas berlari ke arah iblis kelelawar. Di samping iblis kelelawar ada pria muda cantik itu yang seperti nya juga menunggu nya hal itu membuat nya sedikit terkejut dan menunjuk kan ekspresi muka tidak percaya.
Mereka duduk di atas kereta terbang milik pria muda cantik dan memulai perjalanan mereka. Kereta itu mulai bergerak ke atas dan menerbang kan mereka.
Mengerutkan mulut ia berpikir 'apa ini ajal ku' ekspresi muka yang di keluarkan olehnya saat memikirkan itu terlihat takut.
Mereka bertiga bahkan tidak mengatakan sepatah kata pun selama beberapa jam di perjalanan. Bahkan sampai mereka masuk dan berada di alam iblis mereka tidak mengatakan apa pun.
Keadaan di dalam kereta terasa canggung, ia sendiri tidak tahu apa yang harus di bicara kan sedang kan iblis kelelawar hanya menunduk kan kepala nya dari tadi.
Saat berada di tujuan ia melebar kan mata. Hal pertama yang di lihat oleh nya saat masuk ke alam iblis ini adalah kehancuran dari negara iblis kuning ll tanpa sisah bangunan yang bisa di pakai, tanah nya terlihat gersang dan banyak iblis terluka di mana-mana.
Mereka akhir nya berhenti di sebuh tempat yang nampak seperti penampungan, di sana berdiri raja iblis dari kerajaan lain juga yang ia kenal namun beberapa nya juga tidak di kenal oleh nya.
Iblis kelelawar pergi sedang kan ia dan pria muda cantik itu menuju ke arah para raja iblis. Banyak pandangan mata yang tertuju pada mereka berdua dan sebagian besar pandangan mata itu seolah berkata 'siapa iblis yang tidak mematuhi aturan ini.'
Dengan ringan pria muda cantik itu menjawab "hmm"
Terkejut ia berhenti melangkah dan kembali tersadar lalu menyusul ketertinggalan sambil berkata "saudara Chang tunggu. Apa yang membuat mu sangat cepat dalam segala hal bahkan berjalan."
Mereka berdua melanjutkan perjalanan sampai di sebuh tenda biru dengan lambang kerajaan iblis biru dari alam Uta. Mengerut kan kening ia menarik ujung jubah pria muda cantik di samping nya sambil waspada.
Di dalam tenda ia mendapati raja iblis biru dan raja iblis merah yang sedang mengobrol. Melihat kedatangan nya dan pria muda cantik dua iblis itu menghenti kan percakapan mereka.
Raja iblis biru berlari ke arah pria muda cantik yang berada di samping nya dan memeluk tangan kanan nya berkata "ayo duduk kakak Ling. Kenapa kamu sangat lambat"
Mereka berempat duduk dan raja iblis biru membuka suara lagi "ini adalah rahasia yang tidak boleh di ketahui oleh makhluk luar demi kebaikan kita."
Menatap ke arah pria muda cantik di samping nya raja iblis biru melanjutkan "kakak ling bisakah kamu tidak membawa iblis kecil itu di sekitar mu, aku ingin menyampai kan sesuatu yang penting"
Berdecak ia mengeluar kan suara berkata "apa maksudmu aku orang lain bagi saudara Chang hah!"
Raja iblis biru bahkan tidak mendengar apa yang di katakan dan hanya fokus menatap pria muda cantik di samping nya dengan ekspresi muka mengatakan 'aku mohon kakak Chang'
Tanpa ia duga pria muda cantik itu berkata "Changyi kamu bisa menunggu ku di luar"
Kaget ia melebar kan mata dengan ekspresi muka tidak percaya namun langsung memperbaiki ekspresi muka nya. Berdehem ia keluar dari tenda dengan tenang namun berkata dalam hati 'jadi bajingan ini tidak percaya padaku haha'
Ekspresi muka yang di keluar kan raja iblis biru sangat berbanding terbalik dengan nya. Timbul senyum tipis di muka itu dan dengan suara lembut mulai mengeluar kan suara dari mulut setelah ia pergi "aku sudah menemukan pembunuh ayah dan ibu kita"
Ekspresi muka pria muda cantik itu mengeras, dan raja iblis ungu melanjutkan "wanita itu berada di garis perang kali ini"
Diam beberapa saat raja iblis biru melanjut kan "seperti nya wanita itu bukan makhluk suci tingkat rendah dan dari gerak-gerik nya saat menyerang seperti waspada terhadap sesuatu. Aku pikir mereka waspada pada mu kakak Ling"
Dengan kedua tangan di dagu melanjutkan "jumlah mereka hanya sedikit tapi kekuatan yang mereka miliki mampu menghancur kan kita."
Dengan muka yang sudah kembali tenang pria muda cantik itu membuka mulut untuk bicara "berapa jumlah mereka Xiaomo"
Mengerutkan kening raja iblis biru menjawab "lima. Dan satu dari mereka adalah raja iblis ungu XieJiao dari alam kita yang berteman dengan pelayan mu"