Reincarnation Human

Reincarnation Human
Kontrak



Tersenyum ia berkata "bagus" lalu menarik kedua tangan anak itu seperti ingin melakukan kontrak. Hal yang di lakukan olehnya adalah transfer kekuatan dimana 25% dari kekuatan yang di miliki olehnya akan di miliki oleh anak ini.


"Siapa namamu adik kecil" dengan lembut ia bertanya kembali karena sebelumnya anak ini tidak menjawab.


"Fu Zhisu" setelah itu teriakan keluar dari anak kecil itu, darah keluar dari hidung dan mulut anak itu begitu pula dengannya, entah sudah berapa lama yang jelas setelah selesai anak itu pingsan dan ia yang kelelahan memutuskan untuk berendam ke dalam air suci sambil meminum jus apel.


Ia dan iblis ular mengantarkan anak itu kembali ke kedai di malam hari, kakaknya terlihat sangat menghawatirkan adiknya apalagi saat melihat adiknya yang pingsan kakaknya langsung memasang wajah sedih.


Ia mengikuti kakak anak kecil itu dan meminta iblis ular untuk menurunkan anak yang di gendongnya ke atas sebuah kasur. Ia dan iblis ular di bawa ke rumah mereka yang mana rumah mereka adalah rumah yang cukup besar. Di kamar kakaknya mengucapkan terima kasih, ia meminta iblis kelelawar untuk keluar dan berbicara empat mata dengan kakak anak itu.


"Aku Ling Changyi, aku dan adikmu sudah melakukan kontrak dimana adikmu sudah menerima 25% dari kekuatan yang kumiliki. Dia sudah menerima manfaat dariku"


Dengan gugup gadis itu bertanya sambil menutupi badannya dengan kedua tangan "akuu. Aku bersedia dan berterima kasih karena sudah mengasihani adik ku tuan"


Mengerutkan kening ia menjelaskan "kau salah paham, aku ingin ketika aku membutuhkan kalian, maka kalian harus siap berkorban. Aku tidak tertarik dengan hal yang kau pikirkan"


Mendengar itu gadis yang duduk di depannya mendongak menatap ke arahnya dengan tidak percaya. Ia sendiri sebenarnya tidak menduga bahwa gadis ini akan sangat mudah di lecehkan entah apa yang pernah terjadi sampai membuat gadis ini seperti ini.


Sebelum meninggalkan rumah mereka ia memberikan beberapa kotak apel dan menjelaskan cara kerja apel dimana apel ini dapat menambah kekuatan jiwa dan meninggalkan beberapa ramuan tingkat tinggi.


Ia dan iblis ular melanjutkan perjalanan yang sebenarnya mereka tidak memiliki tujuan, tapi ia punya misi untuk kembali ke pertarungan besar. firasatnya mengatakan bahwa Chang Meiyin membutuhkan bantuan darinya, hal itu karena kekuatan dari Chang Meiyin sendiri belum pulih sepenuhnya sedangkan lawan mereka jauh memiliki kekuatan di atas mereka. Meskipun para iblis menang dalam jumlah hal itu tidak menutup kemungkinan untuk para makhluk suci itu mengalahkan mereka karena kekuatan dari makhluk suci yang sangat kuat.


Saat pikirannya masih berkecamuk terdengar suara dari samping telinganya "tuan, apa yang akan kita lakukan sekarang"


Mendengar itu ia spontan tersenyum menjawab "apalagi, jika mereka berperilaku tidak sopan habisi mereka"


"Tanpa sisa tuan?" Tanya iblis kelelawar


Menggeleng ia berkata "tidak menarik jika begitu bukan"


Sekelompok orang mengelilinginya dan iblis ularnya, ia dengan santai duduk di atas kayu sambil menyilangkan kakinya menatap orang-orang yang mukanya berkerut, tentu saja mereka berekspresi seperti itu karena tanggapan darinya dan iblis kelelawar yang tidak wajar.


Membusungkan dada ke depan seorang laki-laki maju yang nampaknya adalah pemimpin dari sekelompok orang ini berkata "serahkan semua barang berharga milik kalian, maka kami akan mengampuni kalian"


Menguap ia melambaikan tangan menjawab "diam dan bertarung padanya" sambil menunjuk iblis ular, lalu melanjutkan "Xiaoyi lakukan dengan cepat"


Kerutan di wajah pemimpin orang-orang itu semakin bertambah, terlihat muka marah yang kemudian berkata "apa kau dengan senang hati menggali kuburan sendiri" nada suara yang di keluarkan nampak menyinggung seolah mereka akan mati jika melawan orang-orang itu. Tapi ia tidak menghiraukannya sama sekali karena orang di depannya hanya berada pada kultivasi tahap empat pertengahan alam manusia jadi kekuatan yang di miliki orang itu jauh di bawahnya begitu juga dengan iblis ularnya.


Sambil duduk ia menikmati apel yang di ambil dari dimensi melalui Kantong jubahnya, kekuatannya terasa melimpah ketika ia masuk ke alam manusia karena oksigen yang di terima dapat memperkuat kultivasi di tambah ia yang memang memakan pil penghalang agar udara di alam iblis tidak banyak terhirup, semenjak keluar dari alam iblis ia sudah melepaskan penghalang itu dan merasakan kenyamanan kembali ketika bernafas, energi kekuatannya terasa bertambah.


Orang-orang itu mulai menyerang karena tanggapan darinya yang acuh tak acuh, sebenarnya pemimpin dari kelompok itu sedikit khawatir 'orang yang tidak takut... Apakah kedua orang ini memiliki kultivasi dan atas mereka' pikir dari pemimpin kelompok orang itu.


Terdengar suara provokasi dari kelompoknya "serang dia jangan biarkan orang-orang berani menentang kita.


Semangat dari pemimpin kelompok itu bangkit kembali dan dengan cepat menyerang iblis ular, sayangnya serangan pertama iblis ular langsung mematahkan tangannya dengan sekali tinjuan yang membuat semua orang di sekeliling terkejut dan nampan takut untuk kembali menyerang.


"Jika bersama orang itu akan mati" terdengar kembali suara provokasi yang membuat orang-orang itu kembali memberanikan diri dan mulai menyerang iblis ular secara bersamaan, tiga di antara mereka malah menyerang ke arahnya namun malah terpental karena pelindung yang di buat olehnya. Sebenarnya ia sedikit bingung karena perisai perlindungan yang di buatnya nampak transparan bukan biru atau kuning seperti biasanya, tapi perisai ini nampak lebih kuat dari perisai sebelumnya.


Di saat iblis ular yang sedang bertarung melawan orang-orang itu ia beranjak dari tempat duduk menghampiri tiga orang yang berusaha untuk menyerangnya diam-diam, berdiri di depan mereka ia bertanya dengan mengangkat kedua alis "apa ada kata terakhir"


Muka tiga orang itu langsung berubah tak berbentuk karena takut, ia meningkatkan aura kultivasi yang di tekannya. Ia tidak sadar bahwa aura kultivasi yang di tekannya itu akan dapat di rasakan sampai ke orang-orang desa bahkan beberapa orang yang cukup jauh dari mereka padahal ia hanya mengeluarkan sedikit.


Iblis ular menghampirinya berkata dengan sopan "tuan, takutnya kita mengundang orang lain"


Menyadari maksud dari iblis ular mengangguk dan kembali menyembunyikan tingkatan kultivasinya dan tiga orang di depannya Tampa di sadari sudah tergeletak dua diantaranya meninggal dan satu lainnya pingsan karena tekanan dari perbedaan tingkat kultivasi.


Dengan kedua mata yang mengedip ia berkata "begini saja dan mereka mati, mereka berani menantang tapi kekuatan mereka bahkan tidak seberapa"