
Pria cantik itu menghela nafas singkat menjelaskan "aku menyukaimu dari saat kita tinggal bersama dan lebih menyukaimu sekarang"
mengerjapkan mata ia berkata tanpa sadar "aku bukan Ling Changyi yang dulu. Dia sudah mati bunuh diri"
Mendengar perkataan itu darah di sudut mata pria cantik itu mengalir dia mengeluarkan tekanan yang besar sampai seluruh ruangan di penuhi dengan asap hitam . Pria cantik itu berjalan mendekat ke arahnya.
Ia tidak bisa bergerak bahkan untuk bernafas saja terengah-engah. badannya gemetar dan ia berusaha ingin mengatakan sesuatu tapi suaranya tidak dapat keluar
Pria cantik itu memeluknya dengan suara putus asa bercampur dengan kesedihan berkata "kamu tidak bole membenci dan menjauhi ku. jangan mengatakan orang lain selain kamu"
Para tetua, kepala sekte, dan shifunya datang membuka paksa pintu penginapannya.
"Manusia iblis" kepala sekte berteriak
Melihat ke arah anak laki-laki yang di peluk oleh manusia iblis itu shifunya melebarkan mata berteriak "Changyi"
Grand master memperhatikan manusia iblis itu membuka mulut "Rong FangYing!"
grand master adalah shifu kakak senior Rong nya.
Kerumunan yang mendengar itu tersentak kaget.
Manusia iblis itu tersenyum menyapu orang-orang lalu berkata "aku tidak tertarik dengan kalian. Tapi changyi adalah milikku"
Shifunya langsung menyerang ke arah manusia iblis itu dengan bongkahan es. Tapi dengan lambaian tangan es itu hancur berkeping-keping.
Tiba-tiba ada tekanan yang sangat besar mirip dengan milik manusia iblis. Seorang anak kecil terbang ke arah manusia iblis yang hanya berjarak sekitar lima meter. itu adalah iblis kecil yang pernah menerobos pintu penginapannya. Iblis kecil itu berkata "yang mulia akan marah jika kamu berlebihan"
Para tetua, shifunya, dan kepala sekte tau itu adalah penjaga lantai tiga.
Manusia iblis itu tertawa yang membuat orang di sekitarnya memegang telinga karena kesakitan. Lalu berhenti dan berkata "bukankah pria tua itu sedang pergi untuk memulihkan kekuatannya"
Iblis kecil itu berpikir dan berkata "kamu benar"
Mendengar itu manusia iblis tersenyum dengan suara lembut berkata "jadi.. apa kamu ingin melawanku" manusia iblis mengeluarkan auranya yang melebihi iblis kecil itu.
Iblis kecil itu terkikik lalu berkata "jadi kamu yang mencuri seperempat kekuatan yang mulia"
Manusia iblis itu langsung menyerang dan iblis kecil itu menghindar. Terdapat garis di tanah sepanjang lima belas meter dan lebar dua meter.
Kerumunan tidak tau apa yang terjadi tiba-tiba ada garis di tanah. Kepala sekte menelan ludah dan berkata di dalam hati 'seperempat dari kekuatan raja iblis sekuat ini'
Manusia iblis dan iblis kecil bertarung. Namun pertarungan mereka tidak dapat dilihat oleh orang-orang. Mereka hanya bisa melihat percikan putih akibat gesekan dan lubang yang muncul secara tiba-tiba.
Shifunya melihat ke arah anak laki-laki yang terbaring di lantai menghampiri dan mencoba untuk membawanya pergi. Tapi ada cahaya biru yang muncul saat mendekat yang membuat shifunya menepuk cahaya itu untuk membangunnya "Changyi bangun, Kamu harus bergerak. Bangun"
Manusia iblis itu menyipitkan mata berkata "masih mau melindungi manusia lemah yang sengaja mengantar kematian"
Iblis itu terkikik berkata "aku menyukai orang ini. Dia tidak sebodoh seperti orang tua di sana" menunjuk ke arah salah satu tetua yang nampak berumur sekitar empat puluh tahun
Orang-orang melirik ke arah pria tua menahan tawa.
Manusia iblis itu menyipitkan mata bersiap untuk menyerang menghampiri iblis kecil itu namun ternyata menaburkan serbuk hitam ke matanya yang membuat iblis kecil berteriak
Manusia iblis itu terbang ke arah shifunya. Menggendong seorang anak laki-laki dan menghilang. Shifunya bahkan tidak sempat bergerak saat mereka menghilang.
^^^'TN : untuk penyebutan Rong FangYing dari pria cantik di ubah manusia iblis ya teman biar menyesuaikan keadaannya sekarang ^v^'^^^
Seorang anak laki-laki terbangun di atas batu besar dalam sebuah goa yang gelap dengan penerangan api unggun. Tak ada siapapun disini dan tidak ada apapun di dalam goa ini. Seorang anak laki-laki itu adalah Ling Changyi.
Karena rasa penasaran ia berjalan menuju cahaya yang sedikit nampak di ujung goa untuk melihat keadaan dan mencari tau dimana dia. Sampai di ujung goa ia melihat ke luar ada salju di depan yang membuatnya tersentak kaget, mengerutkan kening dengan ekspresi muka heran berkata "bukankah ini benua bagian selatan, kenapa bisa ada salju"
Ia berlari ke arah mulut goa dan terpental kebelakang terduduk berteriak kesakitan "apa ini... Penghalang"
Ia mulai mengingat kembali keadaan sebelum tiba-tiba berada di goa ini 'tunggu-tunggu bukannya aku di penginapan dan...' ia melebarkan mata saat mengingat kejadian sebelumnya.
terdengar Suara datang dari depan "Changyi"
Ia mengangkat kepala dan melihat ke arah suara itu mendapati seorang manusia dengan aura iblis lebih tepatnya manusia iblis. Itu adalah kakak seniornya Rong FangYing
Manusia iblis itu mendekat ke arahnya membuka ke dua tangan seperti ingin memeluknya. Karena takut ia mundur beberapa langkah dan berlari menjauh masuk ke dalam goa. Mencoba bersembunyi di balik batu besar tempat ia terbangun.
Manusia iblis dengan santai berjalan ke arahnya duduk di atas batu besar itu menghadap ke arah api unggun menggerakkan mulut "aku tahu kamu pasti takut padaku" Suara yang di keluarkan itu penuh rasa sedih dan tekanan.
Beberapa menit telah berlalu dan manusia iblis itu masih duduk menatap api unggun. Karena tidak tahan ia mengeluarkan suara untuk bertanya "kenapa kamu melakukan ini, apa aku membuat kesalahan"
Manusia iblis itu tersenyum pahit menjawab "jika tidak begini bukankah kamu akan terus menjauh dariku" setelah diam beberapa saat sambil mempermainkan kuku di jari tangannya manusia iblis itu membuka mulut lagi "kamu bahkan membenciku"
Ia keluar dan duduk di samping manusia iblis itu berkata "aku tidak pernah membencimu. Aku berlari karena kaget"
Mata manusia iblis itu bersinar menatap ke arahnya dengan lembut berkata "boleh aku mengambil janjiku"
mengerutkan alis ia berpikir 'apa dia masih belum tenang' lalu berkata "bukan hanya masalah raja iblis kan kamu menjadi tidak tenang"
Manusia iblis itu memainkan kedua telunjuknya berkata dengan malu tampa menghiraukan pertanyaan yang di berikan "kamu berjanji dan aku menginginkannya"
mengangguk ia berjalan ke arah manusia iblis itu melebarkan tangan memeluknya, ia menepuk punggung manusia iblis itu dengan lembut untuk menenangkan sambil berkata "kamu harus menyelesaikan ini, apa ada cara agar raja iblis mengampuni"