Reincarnation Human

Reincarnation Human
Festival



Mengerjapkan mata dua kali ia berkata dalam hati 'kenapa dia sangat lembut, Bukankah dia akan marah. Dan kenapa dia...' dengan pikiran kacau ia melepas genggaman pria muda cantik itu berkata "bodoh kau bodoh"


Dua saudara jiao diam membatu dengan mata terbelalak tak percaya.


Raja iblis hitam di kenal dengan kandidat terkuat dan terkejam di antara dua kandidat pemimpin lainnya, di tambah kekuatannya yang sekarang sudah tidak tersegel yang membuatnya lebih kuat dari pimpinan raja iblis sebelumnya. Kekuatannya yang sekarang setara dengan kekuatan raja iblis tingkat tinggi. Tapi malah bersikap lembut pada iblis kecil di tahap lima puncak kultivasi bahkan tidak marah dimaki-maki. Biasanya setiap hal yang tidak sesuai dengan perintahnya akan di siksa sampai iblis itu tidak dapat bereinkarnasi. Raja iblis hitam di kenal tak kenal ampun sejak umur lima ribu tahun dan sudah menjabat sebagai raja pada umur sepuluh ribu tahun.


Pria muda cantik itu menunduk dengan suara lembut berkata "ya aku bodoh" menatap ke arah seorang anak laki-laki melanjutkan "katakan sesuka mu. Tapi... Jangan pergi. Di luar berbahaya"


Tersadar ia berpikir 'benar kami berada di tengah hutan selaka yang terkenal dengan banyaknya binatang iblis tingkat tinggi' mengembangkan kedua pipinya ia berkata "kakak senior jiao zixin dan aku juga ingin berlatih tapi kamu dan kekasih mu itu malah membuat kami susah. Katakan apa kamu ingin kami di permalukan pada festival itu"


Melihat anak laki-laki di depannya mulai tenang pria muda cantik itu menjawab dengan napas lega "tentu tidak. Aku datang ke sini untuk mencari bahan ramuan" dengan dingin menatap ke arah dua bersaudara jiao melanjutkan dengan aura yang di tekan "Mereka bisa mengambil bahan medis lainnya dan berlatih menyerang melalui rapalan"


Ia tidak tahu bahwa pria muda cantik itu menekan aura cuma ke arah dua bersaudara jiao. Dengan senyum ia mengangguk berbisik "aku lapar. Tidak apa bukan jika mereka melihat iblis leluhur"


Pria muda cantik itu menatap ke arah seorang anak laki-laki di depannya berkata dalam hati 'jika aku mengatakan tidak apa dia akan marah lagi' mengurungkan niat berkata "ya, biarkan dia dekat dengan mu"


Mengangguk ia berkata "pergilah berlatih aku akan ke sana" menunjuk ke arah dua iblis bersaudara jiao.


Berlari ke arah dua iblis yang tidak jauh di depan ia berkata "kalian tahu ini hanya salah paham. Saudara Chang bermaksud baik pada kita"


Merapal mantra iblis leluhur keluar dari dimensi membawa elixir dan jus apel. Mengulurkan tangan Iblis leluhur memberikan jus apel kepadanya.


Dua saudara jiao sekali lagi tertegun. Kali ini mereka menatap ke arahnya dengan mata takut. Merasakan tatapan aneh ia memiringkan kepala berkata "kenapa dengan tatapan kalian"


Spontan dua iblis itu menggeleng.


Mengerjapkan mata ia berkata "Diablo apa pakaianku kering"


Ia memberikan tugas pada setiap makhluk di dimensinya. seperti membantunya mencuci pakaian dan memberikan makan pada makhluk di dimensinya. sebagai gantinya iblis leluhur dan ular di perbolehkan memakan buah apel dan berkultivasi di dimensinya.


Dengan sopan iblis leluhur menjawab "ya"


mengangguk ia berkata "bisa kamu cari kan kami makanan, aku lapar"


Setelah mengatakan itu ia menatap kedua iblis bersaudara di depannya bertanya "kakak senior jiao bisa mengatakan apa yang ingin kalian makan"


raja iblis biru dan pria muda cantik itu kembali ke dalam perisai saat malam tiba, itu sekitar pukul tujuh malam.


"apa yang kau berikan pada rajamu iblis kecil" raja iblis biru berbicara padanya.


menatap ke arahnya ia berkata "daging, apa masalahnya"


gadis itu membuka mulut seperti ingin mengatakan sesuatu, namun terhenti karena pria muda cantik di sampingnya mengambil daging yang di berikan anak laki-laki di depannya. memicingkan mata ke arah pria muda cantik itu raja iblis biru membelalak kan matanya.


mereka berlima duduk membentuk lingkaran di depan api unggun saling berhadapan. semua orang diam selain ia yang memakan panggangan daging.


raja iblis biru membuka mulut berkata "kita akan berlatih di sini sampai lima hari ke depan. jadi kalian harus mencari cara agar bisa berlatih sendiri-sendiri" menatap ke arah dua bersaudara jiao melanjutkan "jiao yue bisa berlatih menyerang menggunakan rapalan mantra, jadi kamu bisa mengikuti ku dan kakak Chang. untuk jiao Zixin kamu bisa tetap disini untuk melindungi..."menatap ke arah seorang anak laki-laki melanjutkan "jika kami terluka kamu dapat membantu kami"


Diam beberapa detik tiga iblis itu menatap ke arah seorang anak laki-laki dengan heran . merasakan tatapan mereka ia menelan daging di dalam mulut, menyekanya lalu menyapu mereka dengan ekspresi bingung. hanya pria muda cantik di sampingnya yang tidak heran dengannya, karena melihatnya makan setiap hari.


berbisik ke arah pria muda cantik di sampingnya ia berkata dengan pelan "apakah ada sesuatu di wajah ku saudara Chang"


memutar kepala pria muda itu berkata dengan lembut "tidak"


kata-kata mereka tentu saja di dengar oleh tiga iblis itu. tapi mereka berpura-pura tidak mendengar.


keesokan hari semua iblis pergi dan hanya menyisahkan ia dan kakak senior Jiao Zixin.


menghela napas singkat ia membuka suara saat mereka pergi "apa yang harus kita lakukan. bukan kah ini membosankan" dalam hati ia berkata 'jika saja aku bisa memasuki dimensi ku, aku ingin mandi untuk membersihkan badan dan ingin bertemu dengan makhluk imut di dimensi ku'


terdengar suara langkah kaki mendekat. memutar kepala ia mendapati seorang pria cantik yang tersenyum berkata "kita yang bukan tipe petarung memang tidak akan melakukan apapun kecuali ada yang terluka" diam sejenak melanjutkan "ku dengar Ling Changyi bisa menggunakan rapalan juga"


mengedipkan mata ia bertanya dengan heran "apa itu kata orang-orang kakak senior jiao" menghela napas singkat ia melanjutkan "mereka terlalu melebihkan ku, aku hanya berada di tahap lima puncak"


mengerutkan kening pria cantik itu berkata "bagaimana mungkin" diam beberapa saat melanjutkan "apa kamu menyembunyikan kekuatan jiwa mu"


mengerjapkan mata ia bertanya dengan heran "kenapa kakak senior jiao mengatakan itu"


tertawa pria cantik itu menjawab "bagaimana mungkin iblis di tahap lima bisa mengalahkan raja iblis, dan bisa membuat leluhur iblis patuh. bukankah hanya yang memiliki kekuatan lebih tinggi yang bisa melakukan itu"


mengerutkan mulut ia tidak mengatakan apapun. di dunia ini yang kuat adalah yang di hormati, jadi wajar jika iblis lain berpikir seperti itu.