
Ia kembali ke penginapan bersiap untuk membaringkan badan, tapi di ganggu oleh suara berisik dari pintu.
Seorang gadis cantik berteriak "Changyiyi. Kamu di dalam bukan"
Ia berjalan ke arah pintu membukanya dan melihat sahabatnya Zhang XiangRikui. Baru ingin menyapa gadis cantik itu langsung memeluknya.
Air di sudut mata gadis itu mengalir, dengan suara serak berkata "ma'af karena tidak berguna"
Ia segera menenangkan gadis cantik itu, menyuruhnya masuk dan memberikan air minum.
Gadis itu menatapnya dan memeriksa seluruh badannya berkata "baguslah kamu tidak apa-apa seperti kata orang-orang"
Mengerjapkan mata ia berpikir 'jadi orang-orang tahu aku sudah kembali'
Gadis cantik itu menatap gelas yang berisi air berkata "apa kamu menyembunyikan sesuatu dariku Changyi"
Melihat muka tak terbaca dari gadis cantik di depannya dengan gugup ia berkata "A-apa itu. Apa maksudmu"
Gadis cantik itu meminum air yang di tatapnya berkata "aku tahu kamu baik dan memiliki kekuatan besar meskipun belum belajar kultivasi. Tapi apa menurutmu orang yang hanya baik dan berbakat dalam kultivasi bisa menarik perhatian raja iblis"
Ia mengibaskan tangan ke depan tertawa hampa berkata "kapan raja iblis menaruh perhatian padaku"
Gadis cantik itu menatapnya dengan marah berkata "Di alam iblis dia selalu melindungi mu, memberikan kita kesempatan, dan bahkan menyelamatkan mu. Orang bodoh mana yang tidak akan tahu kalian saling kenal, bahkan seperti memiliki hubungan dekat"
Ia terdiam tampa bisa mengeluarkan kata-kata apapun hanya bisa berkata dalam hati 'aku sebenarnya pernah menyelamatkan raja iblis. Apa aku harus memberi tahu mu XiangRikui'
Melihat anak laki-laki di depannya yang dari tadi diam gadis cantik itu berdiri dan berjalan keluar berkata "aku tahu orang yang tidak berguna sepertiku memang tidak mungkin di anggap sahabat olehmu"
Ia benar-benar bingung apa harus di lakukan. Tampa disadari gadis cantik itu sudah menghilang dari hadapannya.
Di dalam air panas ajaib ia menatap langit bergumam "apa aku harus memberi tahu XiangRikui tentang rahasia ku"
Iblis ular mendekat memberikan apel yang sudah di potong di dalam piring dan jus apel kepadanya "tuan apa yang kamu pikirkan"
Sambil meminum jus apel ia berkata "Xiaoyi. apa menurutmu aku harus memberi tahu sahabatku kebenaran"
Iblis ular menjawab "jika itu berdampak buruk sebaiknya tidak tuan"
Menghela napas ia berkata "aku bukan orang yang menyelamatkan dia enam tahun lalu. Apa menurutmu dia akan marah"
Ular iblis mengerutkan kening, diam tidak menjawab.
Melihat itu ia mengerti bahwa orang akan sulit menerima orang lain. Itu terjadi di kehidupan sebelumnya.
Kehidupan sebelumnya ia adalah seorang anak jenius muda dengan banyak prestasi. Berhasil menciptakan ramuan awet muda dan ramuan otak komputer. Pada usia enam belas tahun berhasil memasuki universitas ternama di negerinya dan di nobatkan sebagai profesor muda.
Suatu hari ketika ia berhasil menyempurnakan ramuan awet muda berita tentangnya menyebar di dunia dan di katakan orang jenius termuda.
"Kau mencuri apa yang seharusnya menjadi milikku"
Mereka berdua berdebat sampai kepala kampus datang.
Kepala kampus menskors pria itu selama dua minggu tampa boleh memasuki laboratorium.
Di sebuah gang sempit ia bertemu dengan pria itu berdebat tentang sesuatu.
Pria itu berteriak ke arahnya dengan muka jelek "kau mencuri apa yang seharusnya menjadi milikku"
Dengan santai dan tangan di saku jubah laboratorium putih ia berkata "apa yang aku curi darimu"
Dengan tangan mengepal pria itu berteriak "penipu! Kau menipu orang-orang tentang teori mu" teriakan pria itu mengundang orang-orang sekitar memperhatikan mereka.
Tampa menghiraukan mereka pria itu berkata dengan suara kencang "aku yang membuat teori itu. Orang-orang akan tahu tentang kebohongan mu" tersenyum puas setelah mengatakan itu.
Dengan senyum di wajah ia menjawab dengan lembut "teori tampa bukti nyata bukan apa-apa bagi seorang saintis. Kau memamerkan teori yang salah kepada orang-orang. Aku memperbaiki teori itu dan menciptakan bukti nyata"
^^^ 'TN : saintis disini maksudnya seorang yang mendedikasikan dirinya ke dalam sains ya teman ^v^'^^^
Dengan marah dan pikiran yang kusut pria itu berteriak "kau memanipulasi orang-orang dengan kata manis mu sehingga mereka mempercayai mu. Seharusnya aku tidak menerima pencuri seperti mu di laboratorium ku"
Mendengar itu ia mengerutkan alis, tapi segera tenang berkata dengan lembut "hanya karena ayahmu dan kamu belajar di laboratorium bukan berarti itu menjadi milikmu" ia mengangkat kedua tangannya dari dalam saku melanjutkan "negara memfasilitasi orang-orang berbakat, ayahmu dan kamu sama seperti ku kalian bukan satu-satunya orang berbakat di dunia ini"
Mendengar perkataan anak laki-laki di depannya pria itu berlari menghilang karena malu. Penghinaan terhadap ayahnya membuat pria itu marah "kau menghina ayahku. Bagus Ling Changyi aku akan membunuhmu tampa penyesalan"
Ia tidak mengejar pria itu dan tidak mengetahui apa yang di katakan nya. Ia tidak tahu bahwa masalah hari ini adalah tindakan membuka jalan kematiannya.
Setahun setelah namanya di kenal dunia pada umur tujuh belas tahun ia berhasil membuat ramuan otak robot. Ramuan ini di gunakan untuk orang yang memiliki penyakit keterbelakangan mental agar orang itu bisa bersikap normal.
Ramuan ini sudah sepuluh tahun di teliti oleh banyak orang namun tidak ada hasil yang menguntungkan. Banyak hewan yang mati karena percobaan.
Ia direkomendasikan oleh kampus untuk mendedikasikan dirinya ke ramuan otak robot dua bulan setelah menyempurnakan ramuan awet mudah.
Setelah setahun meneliti dan mencoba ia dan rekan-rekannya berhasil.
Mereka pergi merayakan keberhasilan. Ia memiliki teman yang cukup dekat dengannya selama penelitian ini. Seorang pria bernama Wu Cheng yang di kenal dengan pribadi baik, asik, dan tentu saja tampan.
Namanya sekali lagi di kenal dunia. Dengan statusnya sekarang ada beberapa orang yang iri padanya. Orang itu sering mengirim pesan melalui email bahwa orang itu akan membunuhnya.
Ia menceritakan semua yang terjadi pada temannya Wu Cheng. Temannya meminta alamat email itu dan mengatakan akan membantunya. Namun setelah dua bulan berlalu tidak ada kabar tentang temannya. temannya berhenti bekerja, tidak memberikan kabar, bahkan orang-orang di laboratorium tidak ada yang mengetahui dimana dan apa yang di kerjakan nya.
Karena panik ia memutuskan untuk menemui keluarga temannya untuk menemuinya. Tapi keluarga tidak mengenal siapa itu Wu cheng. hal ini membuatnya panik dan mulai berpikir tentang hal-hal aneh, namun ia tidak langsung menyimpulkan.