Reincarnation Human

Reincarnation Human
Festival



Setelah beberapa obrolan mereka berjalan mendekat ke arah kelompok nya, menonton perlombaan yang di lakukan oleh iblis lain sambil menunggu giliran mereka.


Menyadari temannya hanya berdua ia bertanya pada iblis tampan itu "teman di mana anggota kelompok mu yang lain"


Menghela napas malas iblis tampan itu berkata "kami hanya berdua karena yang lain nya membentuk tim tiga iblis" menatap ke arah seorang anak laki-laki yang mukanya menunjukkan ekspresi penasaran melanjutkan "mereka cukup kuat meski hanya bertiga"


Mengangguk ia mengerti, perlombaan ini adalah perlombaan tim. Jumlah tidak di permasalahkan.


Saat tiba waktunya untuk mereka berkompetisi ia menitipkan makanan pada iblis tampan itu dan naik ke atas arena.


Saat mereka mulai semua iblis heran karena hanya ada empat iblis, sedangkan juri mengatakan lima orang. Tim lawan juga heran namun tidak terlalu memperdulikan itu.


Pria dari tim lawan membuka mulut "jumlah kita lebih banyak jangan takut" setelah yang lain menjawab ya mereka mulai membentuk formasi. Formasi mereka sederhana seperti yang di jelaskan iblis biru, dan ini menguntungkan bagi mereka.


Salah satu tim penilai membuka suara "tidak ada larangan menggunakan teknik apapun termasuk tingkat tinggi. Di perbolehkan menggunakan apapun. Hanya ada satu peraturan jangan membunuh, jika hal itu terjadi maka akan di diskualifikasi"


Selesai tim penilai turun dari lapangan mulai memperhatikan peperangan mereka.


Tim lawan mengerutkan kening saat melihat formasi mereka, begitu pula dengan iblis lainnya.


Ahli perapal dan ahli ramuan berdiri di depan, sedangkan ahli tumbuhan dan ahli medis di belakang.


Salah satu anggota tim lawan tertawa berkata pada kelompok nya "apa mereka amatir yang belum pernah mengikuti kompetisi" seluruh iblis yang menyaksikan tertawa lepas.


Iblis tampan bertanya pada iblis di sampingnya "bukan lah itu aneh, di mana raja iblis hitam"


Mengangguk pria tampan di sampingnya menjawab "tekanan kekuatannya masih tersisa sedikit, dia ada di arena tapi bersembunyi"


Ia menenangkan gadis cantik di sampingnya "tenang lah kakak senior jiao, mereka berada dalam jebakan kita"


Mencoba menenangkan diri gadis cantik itu menatap ke depan dan mulai merapal mantra. Rapalan itu memunculkan api dan di siram oleh air dari rapalan lawan yang membuat api itu padam.


Tiba-tiba datang serangan dari ahli petarung tim lawan yang membuat gadis itu terkejut. Ia menarik gadis itu ke arahnya berkata dengan lembut "fokus saja, semuanya akan berjalan sesuai dengan rencana kita"


Dengan jantung yang berdebar karena gugup dan marah gadis itu berkata "aku akan membunuh mereka jika mengejek kita lagi"


Ia melemparkan gadis itu ke samping lagi dan menerima serangan api dari rapalan, sedangkan tim petarung menuju raja iblis biru dan pria cantik di sampingnya. Dengan tinju yang bercahaya mengarah ke mereka berdua, tapi tiba-tiba tinju itu berhenti dan dia pingsan di depan dua iblis itu.


Di saat yang bersamaan ia merapal mantra perlindungan sekaligus merapal mantra angin untuk menyerang pernapasan iblis petarung dari tim lawan, itu lah yang membuatnya pingsan. Perisainya masih utuh dan pria muda cantik sudah mengalahkan empat petarung lainnya dari tim lawan.


Iblis dan para tim penilai yang menonton membelalakkan mata, bahkan ada yang menganga tidak percaya.


Pertarungan itu hanya terjadi beberapa detik setelah mereka menertawakan iblis dari alam Uta, tampa di sangka memenangkan pertarungan hanya dalam waktu beberapa detik.


Tersadar salah satu juri membuka suara yang sedikit terdengar aneh "um, kalian menang. Maksud ku lanjut ke babak lanjut, maksud ku selanjutnya"


Menghampiri gadis cantik yang tidak jauh darinya ia berkata "kita berhasil kakak senior Jiao"


Mereka turun dari area menuju Kepsek yang dari tadi menonton. Ia berlari ke arah iblis tampan untuk mengambil makanannya.


menatap ke arah iblis tampan meninju lengan kirinya dengan lembut berkata "kamu sangat mengerti aku teman haha"


Tersenyum iblis tampan itu bertanya dengan heran "bagaimana kalian bisa melakukan itu"


Mendengar itu ia menyadari apa yang di maksud dan menjelaskan "saat masuk lapangan aku memanipulasi angin agar pernapasan iblis petarung terganggu lalu memperkuat nya saat dia menyerang dua anggota kami yang lain"


Mengangguk iblis tampan itu mengerti bahwa anak laki-laki di depannya sudah menebak apa yang akan terjadi dan memulai serangan tampa sepengetahuan. Timbul sedikit senyum di ujung bibir iblis tampan itu.


Ia berlari ke arah kepsek, melambaikan tangan dari jauh berkata "kita akan bertemu lagi teman"


Ke arah pria muda cantik yang berada di samping raja iblis biru ia menyerahkan makanan berkata "saudara Chang, aku akan memberikan mu ini karena menuruti permintaan ku"


Tiga iblis dan kepsek terdiam, dan mulai gemetar. Tampa mereka kira pria muda cantik itu mengambil makanan yang di berikan dan langsung memasukkan nya ke mulut tampa mengatakan apapun.


Melihat hal itu iblis yang gemetar melebarkan mata, raja iblis biru bahkan menganga.


Membuka suara raja iblis biru berkata dengan suara dalam "kamu sangat suka memberikan makanan sisah pada raja mu Ling Changyi"


Memiringkan kepala ia berkata "makanan sisah?" Menyadari di tatap oleh yang lainnya ia melanjutkan "bukan begitu"


Meninju lengan kiri pria muda cantik di sampingnya ia berkata "makanan ku adalah miliknya juga, jadi tidak ada yang namanya sisa. Bukan kah begitu saudara Chang"


Karena tidak ada jawaban ia menembak kan mata belati ke arah pria muda cantik di sampingnya. Lalu pria muda cantik itu menjawab "emm" sambil melanjutkan memakan makanan yang ia berikan.


Tersenyum ia berkata ke arah iblis yang menatapnya "benar bukan"


Di penginapan mereka berkumpul di dalam kamarnya untuk berdiskusi prihal pertarungan besok.


Raja iblis biru membuka suara "apa kita akan melakukan nya lagi"


Pria muda cantik mengeluarkan suara bertanya "changyi bagaimana menurutmu"


Semua iblis menatap ke arahnya. Tersenyum kaku ia memegang dagunya dengan salah satu tangan berkata "bagaimana jika kali ini kita memakai strategi biasa"


Karena semua muka iblis itu meminta penjelasan ia melanjutkan "mereka pasti akan waspada jika kita menggunakan strategi itu secara terus menerus, jadi lebih baik kita mengantisipasi, kita gunakan pola serangan seperti kata yang mulia raja iblis biru"


Mengangguk semua iblis setuju lalu mereka keluar dari kamarnya kecuali pria muda cantik yang masih duduk menatap ke arahnya dengan muka tampa ekspresi.


Mengerutkan kening ia berkata dengan hati-hati "saudara Chang masih memiliki keperluan lain"


Pria muda cantik itu membuka mulut bertanya padanya "LinXie itu aneh"


Tersentak ia menatap ke arah pria muda cantik di depannya berkata "apa maksudmu"


Pria muda cantik itu menjelaskan "Pertama, alam iblis tingkat tinggi tidak mungkin ingin berteman dengan kita. Kedua dia nampak seperti bukan murid. Dan ketiga dia seperti mengamati setiap peserta kompetisi, terutama kamu"