Reincarnation Human

Reincarnation Human
Festival



Dengan hati-hati kepsek melanjutkan "pemenang lomba akan mendapatkan bahan ramuan langka"


Tertarik ia bertanya "berapa bahan"


Melihat anak laki-laki itu tertarik kepsek tersenyum berkata "tiga bahan ramuan langkah tingkat tinggi. Dan satu juta koin emas"


Mengerjapkan mata ia berkata "jadi jika menang aku akan mendapatkan bahan ramuan itu bukan. Lalu bagaimana dengan koin nya"


"Tentu saja akan di berikan pada pemenang. Jika kamu menang maka alam kita akan dikenal dan akan membuka minat kerajaan dari alam lain untuk bekerja sama dengan alam kita"


Menerima tawaran itu kepsek membawanya ke ruang diskusi. Di ruang diskusi ada banyak iblis. Raja iblis merah dan pria muda cantik juga ada di sana.


Duduk di kursi kepsek berkata "semuanya duduk"


Setelah semua orang duduk kepsek membuka mulut lagi berkata "selamat kepada yang terpilih mewakili alam kita pada kali ini"


Kepsek membentuk kelompok lomba para iblis. Ia bergabung dengan raja iblis biru sebagai perwakilan tumbuhan, Chang Meiyin perwakilan petarung, jiao zixin perwakilan ahli medis, jiao yue perwakilan rapalan, dan ia sendiri perwakilan ahli ramuan. Mereka adalah kelompok inti.


Selesai membagi kelompok kepsek mengeluarkan suara lagi "berdiskusi, berlatih, dan saling membantu dengan kelompok kalian. Enam hari ini kalian akan berlatih dan tidak akan masuk kelas, kalian berlatih di tempat sesuai dengan yang kalian inginkan. Alam ini bergantung pada kalian"


Selesai mengatakan itu kepsek pergi dan para iblis lainnya mencari kelompok mereka. Ia yang tidak kenal siapapun bingung.


Suara terdengar dari belakang punggungnya "Ling Changyi bukan"


Berbalik ia mendapati seorang pria cantik dan seorang gadis cantik yang tersenyum ramah padanya. Membalas senyum ia menjawab "ya aku. Kalian.."


Mendekat pria cantik itu mengulurkan tangan ke depan berkata dengan senyuman hangat "jiao zixin, dan ini adik ku jiao yue"


Mengarahkan tangan ke depan ia bersalaman dengan pria cantik itu berkata "Ling Changyi. Salam kenal senior"


Memiringkan kepala pria cantik itu berkata "kamu sangat muda"


Mengerjapkan mata ia tersipu lalu menunduk.


Gadis cantik di samping pria itu membuka suara "kakak ku bisa mengetahui penyakit, jumlah kekuatan jiwa, dan umur hanya dengan menyentuhnya. Bukankah itu keren"


Mengangkat kepala, menatap ke arah pria cantik dengan mata bulat hitam berbinar ia berkata "luar biasa. Ahli ramuan seperti kakak senior jiao zixin pasti di kagumi banyak iblis"


Tiba-tiba terasa tekanan di sekitar yang membuat semua iblis di ruangan berlutut. Hanya ia dan pria muda cantik yang tidak jauh darinya yang masih berdiri.


Menyapu ruangan ia menatap ke arah pria muda cantik itu berkata dengan santai "kenapa kamu menekan aura mu yang mulia raja iblis hitam. Itu membuat ku takut"


Aura di ruangan perlahan membaik. Ia membantu dua bersaudara jiao berdiri.


Raja iblis biru memeluk lengan pria muda cantik itu, berjalan ke arah seorang anak laki-laki dan dua bersaudara jiao membuka suara "ayo pergi ke hutan selaka"


Di hutan selaka belakang kampus. Raja iblis biru dan pria muda cantik itu berjalan di depan mereka bertiga memimpin jalan.


Menggosok hidung ia berkata "pria itu bodoh. Bagaimana dia mau di bodohi dengan sangat jelas"


Terkejut dua bersaudara jiao membeku. Jiao yue berkata dalam hati 'iblis kecil ini mengatakan itu dengan sangat jelas'


Raja iblis biru mengerutkan kening menghentikan pria muda cantik itu berjalan. Membalik badan berkata dengan senyuman "apa yang kamu katakan iblis kecil"


Dalam hati ia berkata 'jika aku mengatakannya bodoh di depan banyak orang pasti Chang Meiyin akan marah dan mengusir ku' mencubit dagu ia berkata dengan suara keras "aku bilang yang mulia raja iblis hitam bodoh. Dia menerima kebodohan yang sangat jelas"


Menganga ketiga iblis itu melebarkan kelopak mata ke arahnya lalu melirik pria muda cantik itu sekilas dan kembali menatapnya.


Pria muda cantik itu menatapnya dengan muka bingung.


Melihat ekspresi itu ia berpikir 'kamu akan mengeluarkan kata kasar dan mengusir ku kan. Ayo cepat, aku tidak ingin terus menyaksikan kebodohan teman ku di dunia ni, seperti teman ku di dunia sebelumnya'


Pria muda cantik itu berbalik melanjutkan langkah ke depan dan di ikuti oleh raja iblis biru.


Dengan muka kecewa dan hembusan napas singkat ia berkata pelan "apa. Tidak ada reaksi marah. Dasar pria tampa emosi"


Menelan ludah gadis cantik di sampingnya bertanya dengan heran "apa yang mulia tidak pernah marah padamu iblis kecil"


Dengan mulut berkerut ia menatap gadis cantik itu mengangguk kuat lalu berkata "kau tahu dia adalah pria dengan pertemanan yang kuat. Tapi aku tidak ingin terus mengatakan dia bodoh dan mengungkit kekasihnya jadi aku mendiamkan dia"


Mengangguk gadis itu mengerti. Mereka menyusul pria muda cantik itu dan sampai di sebuah lapangan.


Dengan heran ia bertanya pada pria cantik di sampingnya "kenapa di hutan ada lapangan"


Gadis cantik yang tidak jauh dari mereka mendekat berkata "karena ini area latihan khusus petarung dan tumbuhan. Aku juga bisa berlatih disini, tapi ahli medis tidak mungkin bisa melakukan apapun disini kecuali ada yang terluka. Ekstrak baik di hutan ini akan terserap jadi ahli ramuan juga tidak akan bekerja"


"Apa" ia berteriak saat mendengar penjelasan itu.


Pria muda cantik yang sedang bertarung di luar batas perisai masuk kembali berdiri di depannya dengan muka panik.


Mengerutkan kening ia berteriak ke arah pria muda cantik itu "sial. Jadi kamu dan kekasih mu bersekutu hah!"


Menampakkan muka bingung pria muda cantik itu mengangkat salah satu tangan ke depan menggenggam lengannya dengan muka bingung.


Menepis tangan pria muda cantik di depannya ia berteriak "dengar baik-baik yang mulia raja iblis hitam. Jika memang kamu memihak kekasih mu itu pilihan mu. Tapi jangan menyeret orang lain ke dalam masalah"


Mengangkat kepala melihat muka bingung membuatnya makin kesal berkata "muak, sungguh muak dengan mu. Kenapa memasang muka bingung berdasarkan rencana mu sendiri hah!. Jika ingin menjatuhkan ku seperti teman ku sebelumnya sebaiknya aku pergi sendiri menjauh dari mu" menggerakkan gigi ia melanjutkan "dari pada aku mati di tangan teman ku"


Mendengar kata itu pria muda cantik itu berteriak "apa yang kamu katakan" menarik pergelangan tangan seorang anak laki-laki yang mencoba keluar dari perisai melanjutkan dengan suara lemah "jangan pergi"


Mengerutkan kening ia mendongak menatap pria muda cantik di depannya tampa mengatakan apapun.


Pria muda cantik itu menundukkan kepalanya berkata dengan lembut dan hati-hati "aku bodoh. Jadi aku tidak mengerti apa yang kamu katakan. Aku tidak perna bersekongkol pada iblis manapun, apalagi jika berkaitan dengan mu" menatap ke arah anak laki-laki melanjutkan "jelaskan kenapa kamu menghindari ku bahkan mendiami ku"