Reincarnation Human

Reincarnation Human
Konflik ll



"iblis ini terluka parah" ucap nya saat me meriksa kondisi iblis yang ter geletak tidak jauh dari mereka.


Dengan tergesa-gesa ia langsung me ngeluarkan elixir dan meminum kan nya langsung ke mulut iblis itu lalu membalut luka dengan perban putih dan mem baring kan nya ke atas batu di mana ia ter bangun tadi.


Saat ia sedang fokus mengobati iblis itu pria muda cantik duduk me manggang daging di depan api ungun dengan tenang tanpa me ngata kan sepatah kata pun.


Beberapa menit berlalu ia selesai mem bersih kan dan mengobati luka dari iblis itu langsung duduk di depan api yang sama dengan pria muda cantik.


Menatap ke arah daging yang sudah di panggang sambil menjilat bibir bawah ia berkata "apa itu enak..."


Menatap ke arah pria muda cantik lalu ke daging yang di pegangnya lagi sambil meneguk liur.


Berdiri dan duduk men dekat pria muda cantik itu meng arah kan daging yang ada di tangan ke depan muka nya tanpa mengata kan apa pun.


Tersenyum ia langsung mengambil daging lalu me makan nya. Bergumam "Enak"


Nampak senyum tipis di bibir pria muda cantik di samping nya tanpa ia ketahui karena ia yang sedang fokus memakan daging tanpa meng hirau kan apa pun di sekitar.


Beberapa waktu berlalu, pria muda cantik tetap di depan api tanpa mengata kan apa pun sedang kan ia mem perhati kan iblis yang terbaring di atas batu.


Beberapa detik kemudian iblis itu ter batuk dan mengerut kan kening, perlahan membuka mata dan mulai meng gerak kan mata untuk memahami situasi bergumam "aku... Hidup"


Berdiri ia yang sedang memperhatikan iblis itu berteriak "kamu sadar"


Iblis itu langsung berdiri dan mengambil posisi menyerang. Dengan kening berkerut dan tajam iblis itu langsung mengeluar kan api dari tangan ber tanya "siapa kamu" dengan waspada


Dengan kedua tangan terangkat ke atas ia menjelaskan "wow, tenang tenang kami bukan orang jahat"


Melihat reaksi dari iblis di depan nya mengerutkan kening dan meningkat kan niat membunuh sambil melirik pria muda cantik di belakang nya ia buru-buru menjelas kan, "aku Ling Changyi, dan ini teman ku Chang Meiyin. Kami tidak berniat buruk kawan"


Ia meng ngerjap kan mata beberapa kali saat di lihat dari atas ke bawah dan kemudian ke atas lagi oleh iblis di depan nya.


Akhir nya niat membunuh dari iblis di depannya berkurang dan mulai menghilang kan api di tangan, namun masih waspada bertanya "kenapa raja iblis bisa sampai di perbatasan alam iblis"


Karena merasa iblis di depan nya sudah sedikit tenang ia me nurun kan kedua tangan nya yang masih di atas untuk memegang dagu dengan salah satu tangan dan tangan lain nya di belakang berkata "aku tidak tahu, tapi yang jelas ada hal yang membuat kami harus terlempar ke sini"


Jawaban darinya membuat iblis di depan nya menambah ke waspadaan dan mulai me ngeluar kan api dari tangan lagi.


Merasakan niat mem bunuh yang semakin meningkat ia berpikir 'apa aku salah menjawab'.


Menoleh ke belakang ia mendapati pria muda cantik yang menatap ke arah mereka berdua dengan tenang dan muka tampa ekspresi.


Menggigit bibir ia berlari ke arah pria muda cantik itu dan bersembunyi di belakang mengeluar kan kepala nya lalu berteriak ke arah iblis itu berkata "kamu jangan menyerang ku, kau tahu saudara Chang tidak akan membiarkan mu hidup jika begitu"


Iblis itu langsung menurun kan niat membunuh dan meningkat kan pertahanan sambil mewaspadai serangan yang akan di lakukan oleh pria muda cantik di depan nya.


Namun hal yang tidak iblis itu ketahui adalah pria muda cantik itu tidak berniat untuk bertarung melawannya dan langsung membalik badan.


Menunduk kan kepala nya pria muda cantik itu menatap ke arah seorang anak laki-laki yang mengerut kan alis sambil mengembang kan kedua pipi, dia menatap anak laki-laki itu tanpa ekspresi di muka dan kembali duduk di depan api unggun.


Ia yang takut di serang hanya bisa berpegang dengan ujung jubah pria muda cantik itu lalu ikut duduk di depan api sambil sesekali melirik ke belakang untuk memasti kan iblis itu menyerang atau tidak.


Iblis itu tidak lagi mengeluar kan api dari tangan namun tatapan dan tindak kan yang di lakukan oleh nya tetap waspada.


Beberapa waktu berlalu akhir nya ia tertidur di depan api unggun, namun tak butuh waktu lama saat tidur tiba-tiba sebuah pusaran hitam muncul di depan mereka dan bersuara sangat keras sampai membuat telinga nya sakit.


"Smiiiiiiiinnngggghhj"


"smiiiiinggghjhhh"


Suara itu terdengar sangat jelas dan menyilukan. ia langsung bangun dari tidur men dapati pria muda cantik yang sudah ada di depan pusaran dan masih melangkah maju untuk masuk ke dalam pusaran.


Spontan ia berteriak "saudara Chang itu berbahaya"


Ia mengata kan berbahaya karena pusaran hitam itu banyak batu tajam yang berputar jika terkena pasti akan terasa sakit.


Membalik badan pria muda cantik itu mengarah kan salah satu tangan nya ke depan seolah berkata 'ayo pergi'


Menyadari nya ia langsung meraih tangan itu dan berjalan masuk ke dalam pusaran hitam. Mereka tidak terluka karena pria muda cantik itu merafal mantra perlindungan.


Keluar dari pusaran mereka kembali ke istana kerajaan hitam, namun itu nampak hancur. Setengah dari kastil rubuh.


Kedatangan mereka di sambut langsung oleh iblis penjaga lantai yang langsung berada di depan mereka secara tiba-tiba muncul saat mengetahui bahwa mereka tiba.


Bukan hanya iblis penjaga lantai tapi semua iblis, para iblis itu memberi hormat kepada pria muda cantik di samping nya.


Ekspresi muka pria muda cantik di samping nya tetap tenang dan langsung berjalan ke dalam istana. Ia tidak tahu ke mana mereka akan pergi.


Tanpa menghirau kan mereka ia langsung mencari ke beradaan iblis kelelawar yang tidak kelihatan.


Tak butuh waktu lama ia mendengar suara iblis kelelawar dari belakang "tuan"


Membalik badan ia langsung berlari ke arah iblis kelelawar berkata "kamu tidak apa-apa. Sebenar nya bagaimana hal ini bisa terjadi"


Iblis kelelawar menjelas kan, dan akhir nya ia mulai memahami bahwa kejadian hari ini berkaitan dengan kejadian di kerajaan iblis ungu.