Reincarnation Human

Reincarnation Human
Konflik ll



Setelah obrolan singkat mereka berkumpul dan ia menjelas kan "kali ini aku hanya akan melihat perkembangan kalian, namun aku punya satu usulan"


Mendengar kata usulan ekspresi dari para iblis nampak senang.


Melanjutkan ia berkata "aku membuat ramuan awet muda yang bisa di guna kan untuk iblis perempuan dan laki-laki, namun aku belum mencoba nya jadi aku ingin salah satu dari kalian mencoba nya"


Menyapu iblis di sekeliling melanjut kan "ada yang bersedia"


Mengerut kan mulut ia berpikir 'bodoh, siapa yang ingin jadi kelinci percobaan'


Tapi pikiran nya di patah kan karena semua iblis itu mengangkat tangan bahkan iblis kelelawar.


Terkejut akan hal itu ia hanya terdiam beberapa detik dan mengerjap kan mata seolah mendapat kan jiwanya kembali berkata "aku hanya membuat satu elixir jadi...."


Menyapu semua iblis tatapan nya tertuju pada iblis kecil, tersenyum pahit ia berkata "MeiQi ingin mencoba"


Mata tajam pria kecil itu bersinar dengan ekspresi muka bahagia berkata "suatu kehormatan, tuan"


Mengerutkan kening ia berkata "aku..."


Berdecak melanjut kan "panggilan aku dengan nama, jangan tuan atau iblis jenius dan lain nya... Itu membuat ku terganggu"


Kegiatan pembelajaran itu terus berjalan sampai satu Minggu, dan beberapa iblis sudah terlihat lebih baik jika di bandingkan dengan iblis yang di ajar oleh yang lain.


Para iblis yang di ajar kan oleh nya sudah ia anggap sebagai teman, dan hubungan mereka tampak seperti teman baik.


Yang ia lakukan setelah satu Minggu ini hanya mengawasi mereka dan memberi kan sedikit masukan, ia sendiri terkejut ternyata ia memiliki bakat untuk menjadi guru.


Sore hari ia berjalan ke arah ruangan khusus ramuan atau laboratorium untuk melihat perkembangan dari teman-teman nya.


beberapa iblis yang di ajarkannya bahkan sudah bisa menguasai teknik pembuatan elixir, rapalan, dan penumbuhan tanaman yang lebih baik darinya yang membuat tugasnya sebagai pengajar berkurang.


Iblis yang sudah berhasil itu akan membantu mengajari iblis lain nya.


Melihat tontonan yang mengagum kan ia melambai kan tangan ke arah teman-teman nya yang sedang berlatih sambil berkata "apa kabar hari ini"


Mendengar suara nya iblis yang sedang fokus berlatih langsung mengalihkan pandangan ke arah suara dan berjalan mendekat.


"Baik, bagaimana dengan mu, Changyi" salah satu iblis menjawab.


Hal itu di ikuti oleh iblis lainnya.


Tersenyum ia menjawab "aku baik"


Iblis-iblis itu melanjutvkan latihan kecuali satu yang masih berdiri di depan nya, itu adalah iblis yang nampak seperti pria umur enam belas tahun. Hal itu membuat ekspresi muka nya menjadi bingung.


Dengan mata yang berbinar pria kecil itu membuka dan menutup mulut nya beberapa kali seolah ingin mengata kan sesuatu.


Ia hanya tersenyum sambil menunggu apa yang ingin di katakan oleh pria kecil itu sampai beberapa menit barulah pria kecil itu berkata "Apa tuan akhir-akhir ini sibuk"


Mengerjapkan mata bulat hitamnya ia berpikir 'apa aku akhir-akhir ini tampak sibuk'


Melihat muka bingungnya pria kecil itu melanjutkan "beberapa hari ini tuan hanya melihat sebentar dan langsung pergi"


Mendengar itu ia berkata dalam hati 'apa aku nampak seperti mengabaikan mereka' lalu membuka mulut sambil tersenyum berkata "ada beberapa hal yang harus aku lakukan hehe"


Mengerutkan mulut dan menguatkan kepalan tangan yang berada di belakang ekspresi muka pria kecil itu nampak gelisah.


Menyadari itu ia segera menepuk pundaknya berkata "aku akan lebih banyak meluangkan waktu untuk kalian, ma'af kan aku"


Setelah mengatakan itu ia segera berbalik dan meninggalkan laboratorium.


Di depan pintu ruangan laboratorium sudah ada iblis kelelawar dan iblis ular yang menunggunya.


***


Penyerangan itu di lakukan oleh kerajaan iblis ungu yang di pimpin Xie Jiao sebagai rajanya.


Peperangan itu sepertinya sudah di siapkan di jauh hari karena perisai pertahanan khusus penyerangan dalam sudah di aktifkan.


Perisai itu adalah penghalang, yang membuat iblis yang berada di kerajaan atau negara lain tidak mengetahui bahwa terjadi peperangan di kerjaan itu, energi dan kekuatan warna yang di gunakan sangat besar untuk membuat perisai itu.


Kegaduhan terjadi di mana-mana, peperangan di terjadi dimana-mana. Prajurit dari kerajaan iblis hitam melawan prajurit dari kerajaan iblis ungu.


Ia, iblis kelelawar dan iblis


Ular bersama untuk berperang melawan prajurit iblis dari kerajaan iblis biru.


"Takkk"


"Krakkk"


"Bammm"


Suara retakan, pecahan, dan penyerangan terjadi dimana-mana..


'sial saat kekacauan terjadi, apa yang di lakukan oleh Chang Meiyin' batinnya.


"Tuan awas" teriakan dari ular iblis binatang kontrak nya terdengar saat ia sedang termenung


Batu bulat seukuran manusia terlempar ke arahnya.


"Krrrakkkakak" suara hancur batu akibat ekor dari ular iblis kontraknya.


"Burshhh" petir dari langit menyambar.


Ia yang melihat adegan itu melebarkan mata berteriak "Xiaoyi!"


Berlari ke arah ular iblis ia merapal mantra perlindungan di tubuhnya dan ular iblis.


"Bertahan" ucap nya saat membantu ular iblis berdiri untuk berpindah tempat.


Tak jauh dari mereka iblis kelelawar sedang bertarung melawan salah satu penjaga gerbang dari kerajaan iblis ungu. Iblis yang di lawan itu adalah iblis binatang dengan telinga dan cakar kucing.


Menjilat bibir bagian atas iblis kucing mengeluarkan aura dari kekuatan nya, hal itu membuat iblis kelelawar mengeraskan ekspresi mukanya.


Ekspresi keras darinya membuat iblis kucing menyipit kan mata seolah melihat sesuatu yang lucu.


Tiba-tiba serangan dari ribuan jarum turun dari langit mengarah ke arah nya yang membuatnya bergumam "sial"


Merapal mantra untuk melindungi diri ia langsung bergerak menghindari jarum yang berjatuhan dari langit.


Beberapa menit berlalu, serangan jarum dari langit masih menghujani yang membuat sekujur badan nya terluka.


Menghela nafas secara tergesa-gesa dia merafal mantra untuk menyerang ke arah iblis kucing.


Api muncul dari langit dan menimpa iblis kucing, namun serangan itu berhasil di hentikan dengan tangannya. Tentu saja hal itu membuat dia terkejut dan membuat ekspresi jelek di muka.


Serangan musuh jatuh padanya lagi 'itu... Jarum lagi!' batinnya.


Mengertakan gigi dia merapal mantra perlindungan tapi sebelum selesai mengucap kan mantra serangan jarum sudah sampai ke arahnya.


Luka di bagian muka dan badanya bertambah, apalagi kekuatan dan energi yang di mili sudah terkuras sangat banyak.


Di sisi lain tak jauh dari iblis kelelawar ia dan iblis ular sedang berlari menjauh untuk mencari tempat berlindung dari kekacauan.


"Di sana tuan" iblis ular menunjuk ke arah sebuah lapangan yang nampak sepi.