Reincarnation Human

Reincarnation Human
Konflik ll



Bergegas ke sana ia segera meletak kan iblis ular dan membasuh seluruh luka dengan elixir yang sudah dibuat agar luka di tubuh sembuh.


Lalu memberi kan elixir penambah energi agar kekuatan iblis ular kembali pulih.


Setelah selesai mengobati iblis ular mereka segera pergi menuju ke tempat pertarungan iblis kelelawar yang melawan penjaga lantai dari kerajaan ungu.


Di tempat pertarungan mereka mendapati iblis kelelawar yang sudah di penuhi dengan luka di sekujur tubuh dan masih di serang oleh jarum yang turun dari langit.


Spontan ia langsung merapal mantra pertahanan dan berlari ke arah iblis kelelawar yang di ikuti oleh iblis ular di belakang.


"Hooo" bergumam iblis kucing yang melihat tindakan mereka menyipit kan mata seolah tertarik dengan mereka sambil memegang dagu dengan salah satu tangan dan tangan lain nya di belakang.


Iblis ular langsung berubah ke ukuran ular dan menyerang iblis kucing dengan ekornya.


"Bukkk, bukkk, bakkk"


Terpental beberapa meter dari tempat awal berdiri iblis kucing langsung menstabil kan tubuh nya dan membersih kan debu di baju dengan senyum di wajah berkata "hmm, binatang iblis tingkat lanjut. Serangan mu lumayan"


Tanpa memperhati kan mereka yang sedang bertarung ia segera mengobati iblis kelelawar yang sudah sekarat.


Merapal mantra penyembuh untuk menyumbat luka melebar, kemudian mengguna kan elixir penyembuh dan penambah energi. Berkat itu iblis kelelawar terlihat membaik dan bersiap untuk menyerang iblis kucing bersamaan dengan iblis ular.


Terbang ke samping iblis ular, iblis kelelawar langsung merubah wujud nya ke wujud iblis dengan sayap kelelawar di belakang dan dua tanduk di atas kepala berkata "bersama"


Mereka berdua saling melirik dan langsung menyerang ke arah iblis kucing yang sedang menampak kan muka bingung.


Mengayun kan tangan kekuatan hitam yang menggumpal seperti pusaran muncul di sekitar iblis kucing yang merupakan musuh mereka dan mulai melahap apa yang tersentuh termasuk baju musuh nya.


Iblis kucing langsung mengaktif kan perisai perlindungan dan memfokus kan pandangan ke arah nya.


Alasan kenapa ia di tatap mungkin rencana nya sudah di ketahui.


Ia merafal mantra heal atau penyembuhan agar kekuatan warna iblis kelelawar dan ular terus stabil, itu lah alasan mengapa ia tidak ikut bertarung secara langsung.


Namun tebakan nya salah karena muka bingung dari iblis kucing masih terlihat, dan mengalih kan pandangan ke arah iblis kelelawar.


Jarum bertebaran dari langit jatuh menghujani mereka, namun mereka tidak terluka berkat perisai yang ia rafal.


Muka bingung dari iblis kucing terlihat lebih jelas seolah sedang gelisah dan tiba-tiba cahaya putih dari langit terlihat yang membuat mereka menutup kedua mata.


Saat membuka mata mereka tidak mendapati siapapun dan iblis kucing sudah menghilang.


Keheningan terjadi dan mereka bertiga saling tatap.


Selesai pertarungan itu mereka segera melihat ke adaan di tempat lain dan perang juga sudah terhenti.


Saat sedang melihat keadaan di luar istana ia mendapati pria muda cantik yang sedang terbaring di depan gerbang masuk istana. Pria muda cantik itu adalah Chang Meiyin.


Berlari ke arah nya ia segera memeriksa denyut nadi dan nafas nya lalu menghembus kan nafas lega.


Di depan pintu kamar tiba-tiba iblis lain yang membantu nya diam tak berkutik yang membuat nya mengerut kan kening.


Membawa pria muda cantik itu ke dalam kamar sendirian sambil bergumam "ada dengan mereka, saudara Chang sangat berat kenapa tidak membantuku membaringkan nya"


Selesai membaring kan ia langsung merapal mantra penyembuh dan mulai mengoles kan elixir seluruh tubuh.


Saat sedang mengoles kan elixir ke arah dada pria muda cantik itu membuka mata, hal itu membuat nya terkejut.


Memutar mata menyapu tempat nya yang baru terbangun lalu memfokuskan pandangan ke arahnya.


Tatapan dari pria muda cantik itu membuatnya sedikit tidak nyaman dan mengerutkan kening berkata "sebenarnya apa penyebab peperangan ini"


Karena tanggapan dari pria muda cantik di depan nya hanya diam dan menatap ke arah tangan nya yang penuh dengan elixir ia membuka mulut lagi berkata "aku mengoles kan elixir ke seluruh tubuhmu karena kekuatan mu sepertinya sedang di beku kan, aku pikir dengan mengguna kan elixir dari apel dimensiku akan membuat penghalang itu menghilang dan kekuatan mu bisa mencair dan pulih kembali"


Duduk pria muda cantik di depan nya berkata "apa itu lebih baik di banding kan dengan yang aku minum"


"Ya, karena aku sudah menambah kan bahan lain yang baik untuk menambah kekuatan seperti akar bunga evel dan air ajaib"


Diam beberapa detik melanjutkan sambil memegang dagu dan menatap ke atas berkata "aku membuat airnya menyusut agar khasiatnya lebih baik, dan... Saudara Chang tenang saja aku sudah mencobanya dengan iblis kelelawar dan itu berfungsi dengan baik"


selesai menjelaskan semua itu ia segera menatap ke arah pria muda cantik di depannya yang membuat mata mereka bertemu satu sama lain.


Tampa mengalihkan pandangan pria muda cantik itu membuka mulut berkata "jika begitu... Bagaimana jika aku memakai elixir itu"


Mengangguk ia menjawab "tentu"


"Apa harus di oleskan seluruh tubuh"


Mengerjapkan mata bulat hitamnya dua kali ia menjawab "tentu... Bagaimana jika aku mengoleskannya"


"Saudara Chang tidak akan bisa mengoleskan elixir ke bagian belakang bukan"


Setelah pembahasan tentang elixir ia segera keluar dari kamar dan menuju ke dalam kamarnya yang berada di samping.


Di depan pintu kamarnya iblis ular dan tujuh iblis penjaga lantai termasuk iblis kelelawar sedang berdiri di depan pintu.


Mengerutkan kening ia membuka mulut berkata "apa yang kalian lakukan disini, kalian menghalangi ku"


Iblis kelelawar maju berkata dengan ekspresi tak terbaca "tuan, apa yang terjadi di dalam sana" sambil menunjuk kamar di samping kamarnya.


Dengan jujur ia menceritakan apa yang terjadi, selesai menceritakan itu ekspresi iblis di depannya nampak lega dan beberapa juga menghembuskan nafas seolah terbebas dari sesuatu.


Karena penasaran kenapa menanyakan itu ia berkata "apa ada sesuatu yang aku tidak ketahui tentang kamar itu"


"Itu karena..." Iblis kecil sekitar umur tujuh tahun ingin mengatakan sesuatu namun segera di tutup mulut nya oleh iblis wanita yang berpakaian serba hitam termasuk payungnya.


Hal itu membuatnya tambah penasaran dan membuka mulut ingin bertanya, namun di urungkan karena iblis kelelawar menyela "yang menyerang adalah iblis dari kerajaan ungu Uta, tapi sepertinya tidak ada yang mulia Xie Jiao tuan"