
Mengerutkan bibir ia berpikir 'benar apa yang di katakan saudara Chang tapi...' lalu membuka mulut berkata "firasat ku mengatakan dia tidak berniat jahat"
Pria muda cantik itu menatapnya dengan bingung bertanya "apa aku tidak cukup baik"
Mengerjapkan ia dengan bingung bertanya "cukup baik tentang apa"
Berdiri pria muda cantik itu berjalan menuju pintu meninggalkan ruangan tampa berkata apapun. hal itu membuat nya tambah bingung.
Keesokan pagi di pinggir arena pertarungan mereka memperhatikan tim yang sedang bertarung. Pada pertarungan kali ini ada enam tim yang akan berlomba. Sedangkan untuk pemenang nya hanya ada tiga.
Pertarungan ini di bagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok alam iblis rendah, sedang, dan tinggi. Sekolah mereka memenang kan kompetisi pertama untuk alam iblis rendah dan akan melawan sekolah lain yang juga dari alam iblis rendah.
Pada alam iblis tinggi kelompok teman nya iblis tampan memenang kan perlombaan, dan hanya akan mengikuti satu perlombaan lagi untuk menentukan peringkat.
Melihat iblis tampan yang turun dari arena pertarungan ia berlari menghampiri sambil menyerah kan minuman yang di belinya berkata dengan senyuman hangat "kerja bagus teman"
Tersenyum iblis tampan itu menjawab "aku tidak sabar bertanding dengan kalian"
Menggaruk hidung dengan telunjuk ia berkata dengan senyuman pahit "aku rasa itu akan sulit"
Tiba-tiba terdengar suara memanggil namanya dari belakang "Ling Changyi, kita akan segera bertarung"
Berlari ke asal suara ia berkata dengan suara keras kepada iblis tampan "kami akan berusaha"
Di atas panggung mereka membentuk formasi biasa seperti yang di lakukan oleh tim lawan. Iblis lain yang menonton memasang wajah heran, bahkan tim lawan bertanya "apa ini salah satu trik kalian"
Raja iblis biru membuka mulut ingin mengatakan sesuatu namun terhenti karena seorang anak laki-laki lebih dulu berkata "menurut mu bagaimana teman"
Mengerutkan kening tim lawan berhati-hati, dan tidak ingin menyerang mereka terlebih dahulu.
Beberapa menit berlalu belum ada salah satu dari tim mereka yang bergerak.
Tim penilai membuka suara "apa yang kalian lakukan. sebaiknya kalian memulai ini"
Dengan cepat pria muda cantik menyerang ke arah tim lawan yang membuat petarung dari tim mereka terjatuh memuntahkan seteguk darah.
Perapal dari tim lawan mencoba menyerang pria muda cantik itu namun terhenti oleh gadis cantik dari tim mereka yang membuat perapal itu melebar kan kelopak mata dan tiba-tiba tersingkir ke luar arena dengan hidung dan mulut yang berdarah. yang mendorong iblis perapal adalah pria muda cantik.
Menatap ke arah tiga iblis yang tersisa di depan, pria muda cantik itu melepaskan aura tekanan yang membuat mereka bertiga berlutut dan menyerah. Begitulah cara mereka memenangkan pertandingan dengan mudah.
Turun dari arena pertarungan ia mendekat ke arah pria muda cantik itu berkata "kenapa kamu mengeluarkan lebih dari setengah aura kekuatan mu, bukan kah itu berbahaya"
Pria muda itu menatap ke arah nya berkata "bukan kah seharusnya kamu mengatakan kerja bagus pada ku"
Ia mengalihkan pandangan ke arah lain berkata dalam hati 'apa dia mencoba untuk membuat ku terkesan. Bukan kah aku sudah mengetahui kekuatannya'
Kepsek yang berada tidak jauh dari mereka mendekat dengan senyum di wajah berkata "kerja bagus. Yang mulia Chang Meiyin sepertinya kalian akan menjadi bintang kali ini"
Mengepalkan kedua tangan ke depan pria muda cantik itu berkata "kami akan berusaha"
Setelah pertarungan itu mereka akan bertarung kembali saat sore sekitar pukul empat. Karena waktunya masih lama mereka memutuskan untuk mampir ke kedai makanan yang di rekomendasikan oleh kepsek.
"LinXie benar-benar kuat, selain itu dia juga tampan" seorang gadis berkata dengan sangat keras.
Tiba-tiba gadis lain menimpali "Chang Meiyin juga sangat kuat, auranya bahkan lebih tinggi dari LinXie selain itu dia juga tidak kalah tampan"
"Alam iblis tingkat menengah kali ini bahkan tidak memiliki kekuatan seperti alam Uta dan Namiba"
"Di alam Uta ada tiga pemenang nomer satu, kudengar juga ahli ramuan suci berasal dari mereka"
"Aku yakin dalam beberapa puluh tahun alam mereka akan naik ke alam tengah"
Ia yang sedang makan tersedak mendengar gosip dari gadis iblis itu.
Menggosok belakang punggungnya pria cantik dari dua bersaudara Jiao memberikan air berkata "apa yang salah"
Meminum air yang di berikan ia berkata "bukan apa-apa kakak senior jiao"
Selesai makan mereka membahas tentang rencana penyerangan.
Kepsek yang pergi untuk mengambil undian kini kembali ke kedai berkata "kita akan melawan alam iblis Namiba"
Beberapa jam berlalu dan mereka sudah di atas arena pertarungan. Kali ini mereka berempat berdiri di depan dan pria cantik dari dua bersaudara jiao di belakang untuk mengamati luka mereka.
Sedangkan tim lawan hanya ada dua orang, itu adalah iblis tampan dan pria tampan.
Tersenyum iblis tampan berkata dengan lembut "mari kita bertarung dengan adil"
Sebelum menyelesaikan kalimat pria muda cantik dari kelompok mereka menyerang ke arah iblis tampan itu, serangannya terhenti sejenak karena es yang menjadi penghalang.
Penghalang itu hancur dan serangan itu mengenai perapal yang membuatnya mudur beberapa langkah.
Melangkah ke depan ia menarik lengan pria muda cantik itu berkata dengan kening yang berkerut "jangan maju sendiri, mereka bisa menyerang dengan racun melalui serangan udara"
Mundur beberapa langkah ke belakang ia melempar bunga segar, tiba-tiba bunga itu layu seketika.
Tersenyum pria tampan itu berkata "ternyata otak dari kelompok kalian adalah Ling Changyi"
Tampa sepengatahuan tim lawan raja iblis biru berhasil menembus pertahanan perisai dan mulai menahan pergerakan mereka.
Gadis cantik dari kelompok mereka merapal mantra angin untuk menyingkirkan racun di depan. Ia dan pria muda cantik maju bersama menyerang iblis tampan.
Pertarungan mereka terjadi sekitar tiga menit dan terhenti karena perapal dari tim lawan menyegel pernafasannya.
Di alam iblis ia sangat sulit untuk menemukan oksigen, namun karena di alam tingkat tinggi memiliki cukup oksigen ia melepaskan penekanan. Sekarang saat ia sedang tidak melakukan penekanan malah di serang pada pernafasan, hal ini membuatnya melemah.
Melihat anak laki-laki yang bertarung bersamanya seperti sesak nafas pria muda cantik itu menurunkan tekanan auranya dan membawa anak laki-laki itu ke belakang gadis cantik dan raja iblis biru.
Dengan muka cemas pria muda cantik itu berkata dengan gadis cantik di depannya yang sedang fokus "bisa kamu pecahkan mantra angin ini"
Mengangguk gadis cantik itu segera merapal mantra ke arah anak laki-laki di depannya.