Reincarnation Human

Reincarnation Human
Kehidupan Sebelumnya Fu Zhisu



Mendapatkan pertanyaan itu iblis ular dengan cepat menjawab "tidak tuan" setelah mengatakan itu iblis ular menatap anak laki-laki yang masih berlutut Tampa di sangka anak laki-laki itu juga menatapnya sehingga tatapan mereka saling bertemu satu sama lain yang membuat iblis ular menajamkan matanya seolah memperingatkan.


Tak lama kemudian gadis itu membawa dua mangkuk mie gandum, mie itu di penuhi dengan bau kaldu ayam yang melimpah dengan bumbu-bumbu lainnya. Dengan semangat ia langsung memakan mie itu dan dalam sekejap menyelesaikan makanya begitu pula dengan iblis ular.


Menyelesaikan makan ia segera berdiri dari meja bertanya berapa harganya.


Dengan ragu-ragu gadis itu menjawab dengan takut "tiga puluh tael perunggu tuan"


Mengangguk ia mengeluarkan uang 10 perak dan meletakkan nya ke atas meja lalu pergi keluar dari tokoh.


Di luar tokoh ia mendengar percakapan orang-orang di sekitar tentang warung itu, mereka mengatakan setiap orang yang makan di warung itu akan mendapatkan kesialan. Bahkan ada seorang ibu-ibu yang dengan arogan berkata dengan keras "kedua tuan itu hanya menggali kuburnya sendiri"


Mereka berdua terus berjalan tanpa menghiraukan mereka yang bergosip. Tentang kata menggali kuburnya sendiri ia sendiri yakin dengan kekuatan yang di miliki olehnya dan kekuatan yang di miliki oleh iblis ular mereka tidak akan dapat di kalahkan di dunia manusia kecuali lawan mereka adalah iblis atau hantu yang memiliki kekuatan di atas mereka.


Akhirnya mereka melewati pasar dan tiba di sebuah pedesaan yang terlihat sangat sepi ada beberapa bekas Bakan di depan rumah orang. Bekas Bakaran itu seperti bekas seseorang yang baru selesai memanggang sesuatu sepertinya penduduk desa ini baru saja memanggang sapi atau sejenisnya berdasarkan tulang yang di tinggalkan.


Mereka berdua terus berjalan sampai ia merasakan seseorang yang seolah mengejar mereka, setelah mengingat perkataan dari ibu-ibu itu ia berpikir itu adalah orang-orang yang ingin mencari masalah dengannya tapi ternyata dugaannya salah karena yang mengejar dan mengikuti mereka dari tadi adalah anak laki-laki dari tokoh mie gandum itu.


Dengan terburu-buru anak laki-laki itu mengeluarkan uang dari kantongnya dan dengan ragu mendekat. Anak laki-laki itu mendekat seolah takut dia akan membuat tuan di depannya tertular kotoran yang ada di badannya. Iblis kelelawar maju ke depan berkata "kenapa kau kesini anak kecil"


Mengerutkan kening anak kecil itu menjawab "aku. Ini... Uang tuan" sambil mengarahkan uang yang ada di tangannya. Uang itu sudah di pecah ia memberikan sepuluh tael perak pada anak itu dan Sekarang jumlah uang itu adalah lebih dari sepuluh karena satu tael perak yang sudah di pecah.


Melihat tindakan anak itu kagum dan maju ke depan mengisyaratkan iblis ular untuk mundur. Atas perintah itu iblis ular mundur namun dengan waspada menatap anak itu dengan mata tajamnya.


Ia maju dan berjongkok sambil memegang kedua lututnya untuk menyamai tingginya dengan anak itu.


Dengan senyum di wajah ia bertanya "siapa namamu nak"


Pertanyaan yang di lontarkan olehnya membuat mata anak itu berair.


*Beberapa tahun sebelumnya*


Di malam hari sebuah rumah terdengar ramai dengan canda tawa dari sebuah rumah yang cukup untuk menampung lima orang di dalamnya.


Kedua orang tua yang nampak berumur 40 tahunan dan dua gadis cantik berumur delapan belas tahun namun gadis satunya nampak lebih cantik lalu ada seorang anak laki-laki yang berumur sepuluh tahun.


Keluarga mereka di kenal dengan keluarga yang bahagia dan di kategorikan keluarga Cemara.


^^^'TN : Cemara \= keluarga lengkap dan bahagia'^^^


Di ketahui ayah mereka Fu Guanzi adalah seorang anak yatim piatu yang hidup sendiri dari sejak umur 3 tahun. Dan istrinya Fu ziming adalah anak buangan kaisar mereka berdua bertemu dan saling jatuh cinta lalu membuka usaha bersama.


Mereka menikah dan di karuniai oleh dua orang naka yaitu Fu Mei seorang gadis perempuan yang cantik dan Fu zhisu seorang anak laki-laki yang di anggap jenius dan berpendidikan.


Fu Mei adalah seorang perempuan yang cantik serta murah hati, dia memiliki teman akrab yang biasa di panggil An Shi seorang anak perempuan dari keluarga miskin An.


Mereka berdua berteman dari kecil sampai berumur delapan belas tahun. An Shi yang kedua orang tuanya meninggal pada umurnya yang ke enam belas mulai hidup dan tinggal di keluarga Fu, mereka menganggap An Shi adalah anaknya sendiri. Sayangnya An Shi tidak menganggap mereka keluarga dan berniat jahat untuk mengambil semua uang keluarga Fu yang ada di bank.


Adik Fu Mei, Fu zhisu tidak bodoh karena ia di sekolahkan oleh ayahnya di sekolah yang bagus dan hanya tempat untuk orang-orang kaya saja. Ia sudah mengetahui niat buruk dari teman kakaknya dan memberitahukan hal itu pada kakaknya, tentu saja kakaknya tidak langsung percaya karena menganggap An Shi adalah saudaranya juga.


Karena sudah mengantisipasi kakaknya pasti akan membela gadis jahat itu ia berniat untuk membuktikan kebenaran dari kata-kata nya.


Di malam hari saat semua orang tidur ia mengajak kakaknya pergi ke halaman belakang rumah untuk membuktikan. Di Sana mereka menguping percakapan An Shi dengan seorang pria.


"Kapan kau akan mengambil uang itu Shi" seorang laki-laki memeluk pinggang gadis itu.


Dengan lembut gadis itu menjawab "tunggu, aku sedang berusaha hanya saja si tua bangka itu tidak pernah mau jika aku yang menemaninya untuk menabung di bank. Aku belum mendapatkan pin nya"


Mendengar itu Fu Mei yang mempercayai temannya itu langsung tau bahwa teman yang selama ini di anggap olehnya sahabat ternyata berniat jahat pada keluarga mereka.


Keesokan harinya di meja makan saat pagi ia dan kakaknya memberitahukan hal itu pada kedua orang tua mereka. Benar saja kedua orang tua mereka sangat terkejut.


Tanpa mereka sadari An Shi mendengar percakapan mereka langsung berlari ke dalam kamar untuk mengambil beberapa barang berharga lalu kabur melewati pintu belakang, dengan terburu-buru gadis itu menemui kekasihnya dan menceritakan semuanya bahwa rencana mereka sudah di ketahui.


Gadis itu berharap kekasihnya akan melindunginya namun ternyata tidak dia di usir setelah menceritakan semuanya. Tak lama akhirnya berita tentang gadis itu menyebar dengan cepat.


Beberapa bulan kemudian kehidupan keluarga mereka kembali damai....