Reincarnation Human

Reincarnation Human
Salah Paham



Dengan senyum raja iblis biru berkata "maaf kakak Chang karena belum bisa mengembangkan obat pemecah segel. Apalagi laboratorium sudah hancur, biaya yang di keluarkan Sangat besar dan juga jika hanya kami berdua yang menangkap Diablo tidak mungkin bisa"


Mengangkat kedua alisnya pria muda cantik itu membuka mulut "aku akan membantu kalian"


Tersenyum raja iblis biru melangkah mendekat meraih tangan pria muda cantik itu berkata "terima kasih kakak Chang"


Tiba-tiba ada suara yang tidak asing di telinga yang memanggil "saudara Chang"


Menatap ke arah depan pria cantik itu mendapati seorang anak laki-laki yang berlari mendekat ke arahnya.


Anak laki-laki itu adalah Ling Changyi. Ia berlari mendekat dan berhenti di sampingnya menatap kedua tangan pria muda cantik di depannya yang di pegang oleh pria lain membuka mulut "apa yang kalian bicarakan"


Menyadari tatapan itu raja iblis biru menggenggam lengan pria muda cantik itu sambil bersandar di lengan berkata "kakak Chang siapa dia"


Ia mengerjapkan menatap raja iblis biru kemudian pria muda cantik untuk memahami situasi berpikir 'pria ini terlihat seperti seorang gadis. Seorang gadis. Ah! Apa jangan-jangan teman ku ini menyukai pria. Dan pria ini adalah...' Dengan gugup ia berkata "e-aku temannya hahah" sambil meninju kuat ke arah pria cantik itu ia tersenyum canggung.


Iblis kelelawar yang berada di belakangnya membuka suara "Tuan sebaiknya kita segera pulang"


Mendengar itu ia menjawab "ya".


Awalnya ia berniat untuk pulang bersama dengan pria muda cantik itu tapi karena ada adegan seperti itu akhirnya ia mengurungkan niat menarik tangan iblis kelelawar menjauh berkata "pulang. Ayo iblis kelelawar"


Melihat ia menggenggam tangan iblis kelelawar pria muda cantik itu menyipitkan mata.


Raja iblis merah membuka suara karena melihat adegannya dengan iblis kelelawar "jadi mereka seperti itu" melipat kedua tangannya ke depan melanjutkan "apa dia anak dari selir ayah mu"


Pria muda cantik itu menatap raja iblis merah dengan dingin. Melepas tangan yang di peluk raja iblis biru berjalan menjauh.


Dengan kening yang mengerut raja iblis merah berkata "sepertinya selir itu mengerti ramuan dan turun ke anaknya"


Raja iblis biru menyanggah "itu bukan anak raja iblis. Aku tidak bisa merasakan aura raja iblis padanya. Kekuatannya seperti jauh dari kita. Tapi dia memiliki jiwa ganda, tidak tiga jiwa"


Melebarkan mata sambil menatap ke arah raja iblis biru, raja iblis merah membuka mulut "jadi latar belakang iblis itu berbahaya. Begitu menurut mu Xiaomo"


Mengangguk raja iblis biru itu menyipitkan mata berkata dalam hati 'aneh kenapa iblis dengan kekuatan jiwa puncak tidak memiliki kekuatan iblis tinggi. Apa iblis itu menutupinya'


Di kamar ia menatap ke luar jendela dengan tangan di belakang. Matanya tampak sedih.


Ular iblis mendekat dengan lembut bertanya "apa tuan ingin pergi ke tempat pohon itu"


Menggeleng ia berkata "tidak aku tidak"


Keheningan berlalu dan ia menatap ke luar jendela sampai malam dan memperhatikan daun itu bergoyang seperti memanggilnya.


Dengan senyum yang nampak sedih ia mengeluarkan suara "apa menurut mu pohon itu akan senang jika aku datang dan menemani dia"


"Tentu tuan. Pohon itu sepertinya kesepian" ular iblis menjawab


Iblis ular terlempar di sampingnya yang membuat ia menggerakkan kepala melebarkan kelopak mata. Berjongkok untuk memeriksanya. Tiba-tiba badanya tertarik ke belakang dan tersandar pada sesuatu. Menjauh ia berbalik untuk melihat siapa dan mendapati itu adalah temannya Chang Meiyin.


Dengan alis berkerut ia berdiri di depan iblis ular berkata "kenapa kamu masuk tampa izin. Meskipun ini milikmu tapi bukan kah tidak sopan jika masuk sesuka mu sedangkan aku juga memiliki hak"


Pria muda cantik itu membuat muka bingung. Iblis kelelawar mendekat berkata "tuan salah paham. Baik itu di sekolah dan di sini. Yang mulia hanya ingin menjelaskan tapi tuan menutup diri dari siang dan tidak makan sedikit pun"


Di alam iblis kekuatan terkuras sangat banyak yang membuat setiap iblis membutuhkan makanan. Sekuat apapun orang atau iblis di alam ini akan tetap mati jika kehabisan tenaga.


Berteriak ia menjawab "apa urusan mu jika aku tidak makan!. Kenapa kamu melukai Xiaoyi ku"


Iblis kelelawar menjelaskan "yang mulia pikir itu adalah iblis jahat. Aku yakin yang mulia tidak bermaksud menyakiti dia. Yang mulia hanya ingin melindungi mu tuan"


Mengabaikan mereka ia berjongkok untuk memeriksa iblis ular. Merapal mantra seperti di dalam buku yang pernah di bacanya dan mentransfer kekuatan jiwanya ke arah luka. Darah yang keluar masuk kembali dengan luka yang sepertinya tidak pernah terjadi.


Iblis ular bangun dan berdiri di depan tuannya berkata "jangan sakiti tuan ku"


Mendengar kata tuan ku pria cantik itu menatap ke arah iblis ular lalu menatap ke arahnya yang bersembunyi di belakang.


Setelah kejadian itu mereka bertiga duduk di meja makan. Iblis pelayan mengantarkan banyak makanan. Dengan kening yang masih berkerut ia menatap ke arah pria muda cantik yang sedang makan. Sedangkan iblis ularnya bersiaga melihat kanan kiri jika seandainya ada yang menyerang.


Setelah beberapa waktu pria muda cantik itu menyelesaikan makan, dia membuka mulut berkata dengan lembut "makanlah. Tidak akan ada yang menyerang"


Iblis ular menatap ke arahnya yang masih mengerutkan kening tetap waspada.


Membuka mulut ia mengeluarkan suara "makan lah Xiaoyi" sambil memasukan makanan ke mulut.


Pria muda itu menatapnya beberapa saat lalu pergi.


Selesai makan ia kembali ke kamar melihat pintunya sudah di perbaiki mengerjapkan mata. Ia masuk dan berbaring di atas tempat tidur untuk mengistirahatkan tubuhnya.


Keesokan pagi di kelas ia belajar seperti biasa dan menggemparkan seluruh sekolah. Pada pelajaran kali ini adalah pengobatan, ia berhasil mengobati iblis yang terluka tampa meninggalkan bekas hanya dengan sekali coba.


Di jalan ia menemui raja iblis biru dan pria muda cantik yang sedang berjalan berdua ke arah perpustakaan. Seperti tidak melihat ia melewati mereka.


"Hormat ku yang mulia" iblis kelelawar memberi hormat pada mereka berdua.


Raja iblis biru mengangguk sedangkan pria muda cantik itu melihat ke arahnya yang seolah tidak melihat mereka.


Raja iblis biru yang mengetahui pria muda cantik itu menatap ke arah seorang anak laki-laki berkata "bawahan mu yang satu itu benar-benar tidak sopan kakak Chang" memegang tangannya lalu berjalan kembali.


Iblis kelelawar mengejarnya dengan napas terengah-engah berkata "tuan bisakah berhenti sebentar aku sangat lelah"


Tampa menghiraukan langkah kakinya semakin cepat.