
Orang yang membacanya buku melihat ke arah mereka, penjaga perpustakaan juga memberikan isyarat untuk diam.
Kaget karena gadis itu ia menggeleng tapi malah di seret. Di kamar mandi gadis itu berkata "hubungan apa yang kamu miliki dengan iblis kelelawar"
Dengan tenang ia mundur beberapa langkah ke belakang agar tidak terlalu dekat dengan gadis itu menjawab "dia bawahan teman ku"
Dengan kedua tangan terlipat ke depan gadis itu berbicara dalam hati 'bawahan. Apa maksudnya yang mulia adalah temannya' mengamati anak laki-laki di depan berkata "apa menurutmu yang mulia punya waktu untuk berteman"
Mengerjapkan mata ia menjawab "berteman tidak harus punya waktu bukan"
Setelah beberapa pertanyaan gadis itu berkata dengan serius "aku ingin kamu memberikan ku informasi tentang yang mulia, aku menyukai beliau. Aku tidak akan membully atau mengganggu mu jika menuruti apa yang ku katakan"
Tampa menjawab ia meninggalkan gadis itu sendiri dan berjalan ke luar kamar mandi, meletakkan buku yang di baca nya ke tempat semula lalu turun ke luar perpustakaan.
Dari lantai dua gadis itu memperhatikannya yang sedang berbicara dengan iblis kelelawar yang nampak akrab sambil tertawa dalam hati berkata 'iblis kecil itu susah di tebak. Kekuatannya nampak sedikit dan lemah, tapi kekuatan jiwanya melimpah sangat banyak bahkan setelah kejadian di kelas'
Di jalan ia membuka suara untuk bertanya pada iblis kelelawar "apa menurut mu saudara Chang akan pulang malam lagi"
Iblis kelelawar menjawab dengan suara pelan sambil menggaruk kepala "yang mulia memiliki banyak urusan di akademi, apalagi beberapa waktu lalu sering absen"
Mengerjapkan mata ia berpikir 'apa maksudnya kejadian waktu dia terseret ke dalam tubuh Chang Meiyin tetangga ku dulu'
Setelah percakapan singkat di jalan mereka bertemu dengan seorang pria muda tampan. Menggunakan pakaian yang sama seperti mereka dengan dua pengawal yang tampak kuat dan kekar.
Pria muda tampan itu menatap ke arahnya sambil berbicara pada manusia iblis "sepertinya Chang Meiyin merekrut iblis baru. Tapi bukankah yang seperti ini terlalu lemah iblis kelelawar"
Memiringkan kepalanya dengan muka bingung ia berbicara dalam hati 'dia pikir aku salah satu bawahan saudara Chang. jika tahu aku lemah kenapa berpikir begitu'
Iblis kelelawar berdiri di depannya berkata "yang mulia raja iblis merah, mengurusi pasukan iblis lain bukan tanggung anda"
Muka pria tampan itu tampak memerah karena marah, salah satu prajuritnya maju dengan mengarahkan pedang ke arah mereka berkata "jaga ucapan mu pada yang mulia"
Dengan kening berkerut iblis kelelawar menjawab "aku hanya mengatakan apa yang seharusnya"
Penjaga pria tampan maju mengarahkan pedang seolah ingin menebas mereka. Tapi terjatuh dengan kepala di bawah kaki. Penjaga pria tampan satu lagi berteriak "curang, iblis itu menyerang tampa sepengetahuan" sambil menunjuk ke arahnya.
Pria tampan itu mengerutkan kening melihat ke arahnya yang tidak tampak takut berpikir 'aku menekan aura tapi raut muka macam apa itu, seperti... Dia tidak merasakan tekanan. Apa dia iblis tingkat tinggi, aku tidak bisa merasakan jumlah kekuatan jiwanya' dengan badan dan suara gemetar pria tampan itu berkata "ha-hari ini kalian akan aku bebaskan karena apa yang di. A-apa yang di katakan iblis kelelawar itu benar" berbalik menjauh dari mereka berdua.
Setelah jauh iblis kelelawar itu tertawa berkata "apa dia gemetar"
Mengerutkan kening ia berkata dengan lemah "kekuatan yang di milikinya ku rasa setara dengan setengah kekuatan saudara Chang, kenapa dia menganggu bawahan orang yang lebih kuat"
Mengangguk ia mengerti. Mereka melanjutkan perjalanan mereka.
Di sisi lain depan perpustakaan dua orang penjaga raja iblis merah sedang menyiksa seorang gadis. Gadis itu sama dengan yang mengancam ia tadi.
"Dasar bodoh. Lihat apa yang kau lakukan pelacur" salah satu penjaga raja iblis merah berteriak
Dengan kedua tangan yang terlipat ke depan raja iblis merah berkata "kenapa kau membohongi ******!. Kekuatan yang di miliki iblis baru itu tidak seperti yang kau katakan"
Dengan susah gadis berwajah bulat itu membuka mulut "maafkan aku yang mulia. Maafkan aku"
disisi lain. Sampai di istana iblis kelelawar pergi setelah mengantarkannya di depan pintu kamar.
Dalam kamar ia memanggil binatang kontraknya "Xiaoyi keluar, sudah lama kamu berdiam di dimensi tampa keluar" itu adalah iblis ular.
Berlutut di depannya iblis ular itu berkata "tuan memanggilku"
Mengangguk ia berjalan ke arah jendela berkata "nampak ceria bukan" tampak kesedihan dalam kata-katanya.
Iblis kelelawar berdiri melihat ke luar jendela berkata "benar tuan"
Tersenyum ia menatap iblis ular sekilas lalu menunjuk salah satu pohon di dekat air terjun "lihat itu setiap malam daunnya menari seolah memanggil ku. Dan kau tahu aku rasa seperti dia menangis meminta tolong pada seseorang"
Setelah beberapa waktu menatap keluar jendela ia memutuskan untuk masuk ke dimensinya membuat elixir. Karena sekarang tidak berada di dunia manusia jadi ia akan membuat elixir dari apelnya tampa menambah air. Begitu juga dengan air ajaibnya.
Iblis ular yang penasaran bertanya "tuan apakah benar tidak akan menambahkan air biasa ke dalam elixir"
Mengangguk ia berkata "aku membuat elixir untuk saudara Chang dan bawahannya jadi harus memastikan kemurniannya. Dia sangat baik padaku jadi aku akan berbuat baik juga padanya"
Mengangguk iblis kelelawar tersenyum mengerti. ke arahnya.
Keesokan pagi di meja makan. Ia menatap pria muda cantik di depannya membuka mulut lalu menutupnya kembali, membuka lagi dan menutupnya kembali. Mengerutkan mulut sambil mengerjapkan mata sekuat tenaga mencoba untuk mengatakan sesuatu tapi tidak bisa.
Melihat tingkah yang di lakukan anak laki-laki di depannya pria muda cantik itu berkata dengan lembut "katakan saja"
Mendengar itu ia tersenyum sambil mengeluarkan elixir yang di buatnya kemarin berkata "aku membuat elixir dengan persentase tinggi, efeknya lebih kuat di bandingkan apel dan air ajaib biasa ku. Aku menambahkan beberapa bahan ramuan lain dan mengekstraknya sambil menanamkan beberapa kekuatan jiwa ku"
pria muda cantik itu mengangkat ke dua alisnya. Iblis kelelawar yang berada di belakangnya menganga.
Ia melanjutkan "aku berpikir untuk memberikan mu ini. Kau tahu kemarin saat pulang bukan kah kekuatan mu berkurang sampai sepuluh persen, jadi aku berupaya agar kekuatan mu berkurang lebih sedikit dari itu. Elixir ini tidak ada efek samping jadi sangat aman"