
Di dalam kamar melihat pria muda cantik itu masih duduk di kursi sambil membaca buku. Ia tidak menghiraukannya dan langsung berbaring ke tempat tidur.
Pria muda cantik itu berdiri dari kusi membuka mulut "ayo makan"
Dengan kesal ia menjawab "tidak lapar. Silahkan keluar"
Karena tidak ada jawaban ia membuka sebelah matanya mengintip apa pria muda itu sudah pergi. Tapi ternyata pria muda cantik itu masih berdiri tampa bergerak sedikit pun.
Mengerutkan kening ia berkata "aku kenyang jadi makan lah tampa aku"
Pria muda cantik itu menatapnya dengan muka bingung lalu pergi keluar dari kamar.
Menghela napas panjang ia bangun dari tempat tidur berdiri di depan jendela menatap ke luar. Pohon Peach bergoyang seolah melambai padanya. Tersenyum ia melambaikan tangan.
Ia menatap ke luar jendela sampai tengah malam. Tampa ia sadari pria muda cantik juga berada di kamar sambil meminum teh menatap ke arahnya yang tidak menyadari kehadirannya.
Ia sadar dan sedikit terkejut saat melihat pria muda itu di kamar bertanya dengan bingung "sejak kapan kamu suka minum teh"
Mengangkat salah satu alis pria muda cantik itu berkata "menurutmu untuk meningkatkan kekuatan hanya dengan darah"
Mengerjapkan mata ia bertanya "lalu apa hal lainnya"
Nampak sedikit senyum di wajah pria muda cantik itu sambil berkata "ekstrak apel dari dimensi mu"
Mengerutkan mulut ia mengangguk. Duduk di atas tempat tidur dengan kaki menyilang berkata "kamu bisa mengambil lagi jika di perlukan"
Pria muda cantik itu hanya diam tampa mengeluarkan sepatah kata pun.
Tidak ada jawaban ia langsung berbaring tanpa menghiraukan pria muda cantik yang duduk menatap ke arahnya.
Keesokan harinya di ruang diskusi. Para guru iblis dan sepuluh raja iblis berkumpul termasuk dirinya.
Melihat ke arah pintu ia mendapati raja iblis biru dan merah beriringan masuk. Dengan senyum ramah ia bertanya "bagaimana keadaan mu raja iblis biru"
Dengan senyum pahit raja iblis biru menjawab "itu hanya racun. Dengan institut dari kerajaan kami hal itu tentu saja sangat mudah"
Menghilang kan senyum dan mengerutkan mulut ia berkata dalam hati 'ku pikir Xie Xiaomo ini akan marah karena aku mencoba untuk mengumbar kejahatan mereka. Ternyata dia cukup pintar dan tenang'
Raja iblis merah membuka mulut ingin mengatakan sesuatu tapi terhenti karena di tarik oleh raja iblis biru.
Semua iblis di dalam ruangan duduk menunggu kepsek yang belum hadir dengan hening di dalam ruangan.
Beberapa menit kemudian kepsek datang berkata dengan ******* pelan "maaf aku terlambat karena perencanaan festival dari alam iblis lain"
Alam iblis terbagi menjadi tiga yaitu alam iblis tingkat rendah, sedang, dan tinggi. Alam iblis yang di tempati mereka adalah alam iblis tingkat rendah.
Sejuta tahun yang lalu alam mereka berada di tingkat menengah namun turun karena suatu hal. Alam iblis tingkat rendah memiliki kerajaan iblis di bawah dua puluh, alam iblis tingkat menengah memiliki kerajaan di atas dua puluh, sedangkan alam iblis tingkat tinggi memiliki kerajaan di atas empat puluh.
Sunyi beberapa saat salah satu raja iblis mengeluarkan suara "izin ku untuk memberikan pendapat kepsek" melanjutkan setelah di berikan izin "jika memang peperangan akan terjadi, sebaiknya iblis itu di jadikan pasukan terdepan"
Mengangguk kepsek memutar kepala ke arah seorang pria muda cantik berkata "aku setuju. Bagaimana dengan mu yang mulia Chang Meiyin"
Dengan kedua tangan di bawah dagu pria muda cantik berkata dengan lembut "kepentingan seluruh alam iblis juga merupakan tugas dari kerajaan hitam. Namun aku tidak dapat memberikan perintah padanya"
Raja iblis biru mengeluarkan suara menatap ke arah pria muda cantik itu dengan senyuman "kakak Chang tidak perlu memerintah iblis leluhur itu bukan" mengatakan sambil melirik ke arah seorang anak laki-laki sepintas.
Kepsek mengangguk menatap ke arah seorang anak laki-laki yang sedang memainkan kukunya "Ling Changyi dari kerajaan iblis hitam. Bagaimana menurut mu"
Ruangan hening tampa ada yang bersuara. Seluruh iblis di dalam menatap ke arah seorang anak laki-laki. Beberapa detik berlalu mereka mengerutkan kening.
Mengerutkan kening kepsek mengulangi kata-katanya "Ling Changyi dari kerajaan iblis hitam. Bagaimana menurutmu"
Berdecak pelan ia merapal mantra yang membuat iblis leluhur itu muncul di tengah meja mundar.
Memberi hormat ke arah seorang anak laki-laki berkata "tuan memanggil ku"
Melihat iblis leluhur itu muncul. Iblis lain spontan berdiri dari kursi mengambil posisi waspada.
Raja iblis merah berteriak ke arah seorang anak laki-laki "apa yang kamu lakukan." Melirik ke arah pria muda cantik yang juga terkejut raja iblis melanjutkan "Chang Meiyin perintahkan bawahan mu untuk sopan"
Iblis leluhur muncul di belakang raja iblis merah mengarahkan tangan yang berapi ke kepalanya. Namun itu terhenti karena seorang anak laki-laki berkata dengan malas "jangan lakukan itu Diablo"
Raja iblis yang hampir di serang di tarik oleh kepsek menjauh dari iblis leluhur.
Merapal mantra lagi anak laki-laki itu mengeluarkan seorang pria cantik. Itu adalah ular iblisnya Ling Xiaoyi.
Beberapa iblis yang memiliki kekuatan di bawah iblis leluhur gemetar. Sedangkan yang memiliki kekuatan hampir sama tegang.
Berdiri di depan tuanya kedua iblis yang di panggil itu menyapu seluruh iblis di ruangan dengan mata jijik.
Terdengar suara mengelar yang membuat fokus para iblis tertuju pada seorang anak laki-laki.
Mengibaskan salah satu tangan ke depan ia berkata "Diablo, Xiaoyi. Jangan membuat iblis lain takut" menatap ke arah raja iblis merah melanjutkan "dan... Jangan menyerang mereka jika tidak melakukan sesuatu yang membuat ku marah"
Kepsek mengeluarkan suara "Ling Changyi. Apa yang membuat mu memanggil dua iblis ini"
Menghela napas singkat dengan malas ia menjawab "pertama aku bukan bawahan saudara Chang. Kedua Diablo adalah hak mutlak kerajaan hitam. Ketiga kekuatan Diablo tidak ada kaitannya dengan kerajaan lain" menatap ke arah kepsek dengan mata dingin ia melanjutkan "seharusnya sebagai tuan aku membantunya menghancurkan kerajaan lain yang membuat bawahan ku menderita"
Berdiri dari kursi dan menepuk meja ia melanjutkan "memanfaatkan apa yang bukan hak kalian bukan moral baik!"
Raja iblis biru berlari ke arah pria muda cantik memegang lengannya berkata "kakak Chang kenapa kamu tidak marah" menatap ke arah seorang anak laki-laki melanjutkan "bukan hanya tidak menghormati mu, tapi dia juga tidak menganggap mu"