Reincarnation Human

Reincarnation Human
Iblis Leluhur



Menghembuskan nafas singkat ia berjongkok membuka suara untuk berbicara pada iblis leluhur "apa yang membuat mu takut dan menangis"


Mengangkat kepala iblis leluhur menatap wajahnya.


Menggerakkan tangan kanannya ke atas ia menggosok kepala iblis leluhur itu berkata tampa mengeluarkan ekspresi muka "aku Ling Changyi makhluk yang akan menerima mu" mengambil apel dari dimensinya ia membela dua dan memberikan setengahnya pada iblis leluhur itu "diskriminasi, menyembunyikan fakta, dan dosa. Aku Ling Changyi menerima itu"


Di luar perisai seorang pria muda cantik di halangi oleh kepsek dan para guru lainnya untuk menjauh dari perisai.


Raja iblis biru berteriak "kakak Chang tenanglah. Iblis itu tidak bisa keluar dan para murid lainnya juga membuat perisai ganda"


Kepsek mendekat dengan tergesa-gesa menimpali "benar apa yang di katan yang mulia Xie benar. Agar bisa masuk pasti kekuatan mu terkuras sangat banyak, dan melemah kan perisai yang membuat orang di dalam dan di luar dalam bahaya"


"Kakak Chang satu korban untuk menyelamatkan banyak iblis adalah pilihan terbaik untuk saat ini" bergumam raja iblis biru berkata sambil mengepalkan tangannya.


Menyipitkan mata pria muda cantik itu mengeluarkan aura penuh yang membuat seluruh orang bahkan di dalam perisai merasakan tekanan dahsyat. Mengeluarkan suara dingin pria muda cantik itu berkata "aku akan membunuh siapa pun yang menyentuhnya"


Seluruh guru bahkan kepsek diam membatu dengan lutut yang turun ke tanah karena tekanan dari pria muda cantik di depannya.


Mengerutkan kening kepsek berkata dalam hati 'kekuatan ini sama dengan yang mulia raja iblis. Raja iblis yang memimpin alam iblis. Apa dia sudah memecahkan kutukan itu'


Raja iblis biru tertegun berkata dalam hati 'ada apa dengan kekuatan ini. Apa kakak chang...'


Merasakan aura yang di kenalnya ia berdiri menghadap ke arah luar perisai melihat seorang pria muda cantik yang juga menatap ke arahnya. Mata mereka bertemu yang membuatnya memalingkan muka ke arah iblis kelelawar.


Mengayunkan tangan ke depan perisai yang menghalangi pecah, iblis kelelawar berlari ke arahnya.


Iblis leluhur maju di depannya menghalangi iblis kelelawar.


Gemetar seluruh badan iblis kelelawar terduduk. Sedangkan iblis leluhur mendekat mengarahkan tinju yang bercahaya ke emasan ke arah iblis kelelawar.


Ia membuka suara "berhenti"


Iblis leluhur menghentikan tinjunya mengerutkan kening, berbalik ke arah seorang anak laki-laki berkata "apa yang salah tuan"


Menunjuk ke arah iblis kelelawar ia membuka suara dengan malas "dia bawahan teman ku jadi jangan pernah menyerangnya kecuali seizin ku"


Berjalan ke arah iblis kelelawar ia membantunya berdiri.


Murid iblis lainnya yang melihat adegan itu melebarkan mata dengan badan gemetar. Mereka menatapnya seolah-olah takut padanya.


Salah satu iblis berkata dalam hati 'iblis ini membuat leluhur tunduk padanya. yang bahkan tiga kandidat pemimpin raja iblis kewalahan'


Membantu iblis kelelawar berdiri ia menopang dan menyender kan nya ke salah satu pohon kemudian memberikan elixir dan buah apel.


Berbalik ia melangkah kan kaki berjalan ke arah iblis leluhur mengeluar kan suara berkata " ayo tenangkan Chang Meiyin"


Mengikuti di belakang iblis leluhur berjalan sambil mengeluarkan tekanan.


Pria muda cantik itu mengangkat kedua alisnya tersenyum pada seorang anak laki-laki yang berjalan mendekat. Tekanan auranya perlahan berkurang.


Suara teriakan terdengar "kurangi aura mu diablo. Lihat para guru jadi panik"


Tekanan berkurang yang membuat kepsek dan para guru berbalik dan melihat seorang anak laki-laki yang berjalan di ikuti oleh iblis leluhur. "Di mengerti" jawab iblis leluhur itu.


Sepuluh raja iblis menganga dengan mata melebar tak percaya. Namun mempersiapkan posisi jika di serang oleh iblis leluhur. Iblis leluhur menyapu mereka dengan malas berkata "apa aku harus membunuh mereka tuan"


Mengerutkan kening ia mencubit dagunya dengan satu tangan lalu berkata "hanya jika aku mengizinkan"


Selesai mengatakan itu ia berlari ke arah seorang pria muda cantik, meninju lengan kirinya dengan lembut berkata "kamu mengganggu momen keren ku saudara Chang" berdecak melanjutkan "aku ingin mengatakan banyak hal pada Diablo tapi aura mu itu membuat ku gagal fokus dan malah melihat ke arah mu"


Pria muda cantik itu hanya diam menatap ke arahnya. Matanya yang dingin kini menjadi hangat.


Satu jam setelah pertarungan ia di seret ke dalam ruang diskusi iblis. Iblis leluhur pergi ke istana raja iblis hitam tempatnya tinggal, di antara oleh iblis ular binatang kontraknya.


Menguap saat di ruang rapat karena bosan ia di tegur oleh salah satu guru "tidak sopan!, Siapa namamu"


Guru yang menegurnya ini tidak hadir dalam perang.


Mengerjapkan mata dengan kepala yang di miringkan ke samping ia berbisik dengan pria muda cantik di sampingnya "apa iblis tua itu bicara padaku saudara chang" bisikan itu terdengar oleh yang lain.


Orang yang memiliki kekuatan di atas immortal memiliki indra yang lebih tajam khususnya para iblis.


Tampa menatapnya pria muda cantik itu menjawab "emm"


Mendengar jawaban itu ia tersenyum sambil berpikir 'sangat jarang dia menanggapi hal random seperti ini'


Kepsek membuka suara dengan keringat dingin di seluruh tubuh "diam iblis tua"


Iblis tua itu terdiam menatap ke arah seorang anak laki-laki dengan mata belati.


Melanjutkan kepsek berkata "yang mulia Chang Meiyin dari kerajaan hitam" pria muda cantik itu menjawab, lalu kepsek melanjutkan "terima kasih atas kerja kerasnya"


Pria muda cantik itu tidak menjawab apapun dan hanya diam.


Kepsek melanjutkan menatap ke arahnya "bisa tolong di jelaskan apa yang terjadi di dalam perisai iblis kuat"


Menggaruk hidung ia berkata dengan tawa hampa "hahah. Apa itu penting"


Mengerutkan kening seluruh iblis di ruang diskusi diam membatu.


Mengerjapkan mata dua kali ia membuka mulut "aku hanya memberikan dorongan psikologis lalu menerimanya menjadi..." diam beberapa detik dengan tangan di dagu untuk berpikir ia melanjutkan "seperti binatang kontrak ku" selesai mengatakan itu ia menatap ke arah kepsek.


Di dalam ruangan benar-benar sunyi. Bahkan suara angin pun tidak ada.


Memecahkan keheningan guru iblis tua yang tidak hadir dalam pertarungan menepuk meja dengan kuat. Berdiri sambil meninggikan suara "kau pikir anak iblis yang baru menetas seperti mu bisa membuat iblis leluhur tunduk. Berikan hormat mu pada guru di sini dan Jangan mempermain kan kami"