
Justin terbangun dari tidurnya. Ia menggapai ponsel dan jam sudah menunjukkan pukul 11, ia sedikit menggeliatkan badan.
"Tidak bisa kah pulang besok saja? Aku masih mengantuk." Gerutu Justin sendiri.
Suara ketukan pintu masih terdengar, membuat Justin dengan malasnya berjalan. Wajah membosankan itu kembali muncul dihadapannya.
"Sudah siang. Kita akan menjemput Mr. Alvaron." Jangan ada yang mengira jika Justin dan Sam satu kamar, itu sangatlah salah, mereka masing-masing dan Sam selalu menjadi alarm berjalannya.
"Ya! Aku kau duluan saja. Aku akan bersiap." Justin menutup pintunya kembali, menjatuhkan dirinya pada kasur empuk itu lagi. Bergulung dengan cepat kedalam selimut tebal. Mungkin 5 menit tidur akan membuatnya segar.
°°°
Hampir 4 jam akhirnya Jessy sampai ke New York, ia menaiki taksi dan langsung menyebutkan alamat rumah sakit Alicia.
Pagi tadi ia memasangkan kartunya kembali, Jessy terkejut sendiri melihat ada lebih dari 5 panggilan tak terjawab dari Justin, dan pesan yang pria itu berikan sungguh mengesalkan. Apanya yang lelucon April Mop?!.
"Pria itu..." Pekik Jessy gemas. Awas saja, ia akan mencarinya lagi di LA, ia akan memberikan sedikit pelajaran yang menurutnya impas, jadi Jessy bisa tenang menghapus dendamnya.
Mobil berhenti disebuah gedung rumah sakit yang lumayan besar.
"Bisa aku menitipkan koper? Aku hanya akan menjenguk teman ku." Ujar Jessy pada security yang berjaga.
Baru saja security itu membuka mulutnya, Jessy langsung memberikan uang dibawah tangan pria itu.
"Ah kau baik sekali. Terimakasih, aku hanya sebentar." Ucap Jessy, ia langsung berlari kecil masuk kedalam rumah sakit, mengabaikan teriakan security yang memanggilnya. Ia mencari kamar yang dimaksud Alicia.
Jessy mengeluarkan ponselnya, ia melihat nomor kamar yang sama percis dengan yang Alicia kirimkan.
"Permisi." Ujarnya pelan sambil membuka pintu kamar.
Terlihat dua orang yang tengah mengobrol. Richard yang melihat Jessy masuk sedikit membuang muka, ia takut Justin akan kemari juga dan mengatakan yang menyuruhnya mencuri data adalah Richard.
"Haii!" Pekik Alicia, kedua wanita itu kini berpelukan bagai serial kartun warna warni. Saling bertukar kabar dan berisik.
"Tidak apa-apa, itu email lama ku. Salah aku juga mencantumkan email itu di biodata kepada mu." Richard tersenyum kecut. Ini lah wanita, jika yang satu merasa bersalah, yang lainnya pun ikut bersalah. Jika yang satu memuji, yang lainnya akan memuji balik dengan habis-habisan. Tidak terbayangkan jika wanita berkelahi, mungkin akan saling cakar dan menarik rambut.
"Selamat siang." Pintu terbuka dan Sam masuk, jantung Richard mulai panik kembali.
"Maaf Mr, Justin sedang bersiap-siap. Ia akan terlambat kemari." Richard menghela nafasnya pelan.
"Tidak apa-apa. Katakan saja tidak usah, biar aku sendiri yang menemui pihak perusahaan. Aku sudah menyuruh orang untuk kemari membawakan surat-suratnya." Ujar Richard.
"Baik Mr, akan aku sampaikan nanti. Aku juga sudah memberitahu atas kejadian kemarin pada pihak proyek. Mereka mengerti dan tetap melanjutkan pembangunan proyek." Richard mengangguk, dan Sam pun keluar, ia juga manusia dan butuh makan, ia berjalan menuju food court.
Jessy yang sedikit mendengar percakapan pria itu sedikit berfikir. Nama Justin melekat dikepalanya. Apakah Justin yang di maksud sama dengan Justin yang ia cari?. Jessy menggelengkan kepalanya, nama Justin sangat banyak, bahkan beberapa aktor dan musisi pun banyak yang bernama Justin.
"Ada apa?" Pertanyaan Alicia membuat Jessy sadar dari lamunannya. Ia menggelengkan kepalanya lagi.
"Bukan apa-apa. Hanya mengingat nama seseorang."
°°°
Doakan author besok moodnya baiknya. biar bisa langsung up sampe tamat besok wkwk. tinggal temuin Jessy Justin, menikah dan extrapart nya sampe bayi mereka lahir.
untuk yang masih kepoin 2J mampir ya ke SHOW ME! ceritanya romance komedi, sambil menunggu Mafia bucin oke wkwk,, tamat Alicia dan Richard author fokus dulu ke Show Me dan akan up mafia bucin juga.
Udah ada author up sih cerita mafia bucinnya, cuma baru 1 bab. Nanti tamat ini Author bikin part barunya. tokoh wanitanya juga sedikit galak dan cerewet ya, soalnya author pengen bikin beda, biar si mafia itu kesannya ga mudah buat dapetin cewe itu wkwk. bikin yang jual mahal dikit😌 kalian bisa cari ya 'KING OF THE DARKNESS' baru 1 bab, untuk testi 😅
Dukung author dengan cara memberikan vote dan like🙌
Thank you,
DHEA
IG: Dheanvta