One Night Stand With My CEO

One Night Stand With My CEO
Forever Mine Ex-2



Lanjutannya ya.


"Apa yang kau lakukan di sini? kau hanya bisa membuatku malu saja!" pekik pria itu sambil menarik tangan Anastasia keras dan menyuruhnya untuk segera masuk ke dalam mobil.


Nicholas terlihat sedikit takut kepada pria yang kini ada dihadapan nya itu, meskipun seharusnya ia sudah mengetahui jika berhubungan dengan Anastasia pasti akan di tentang habis-habisan, Nicholas harus bersedia menerima cacian dan hinaan yang diberikan oleh ayahnya Anastasia.


"Ku beri kau peringatan, jangan pernah kau mencoba untuk mendekati anak ku lagi. Kau harus sadar kau itu sangat jauh berbeda dengan anak ku, kau ini hanya seorang anak penjual bunga sedangkan anak ku sudah terlahir kaya dari sejak lahir. Kau paham?" Ucap Ayah Anastasia  sambil menunjuk wajah Nicholas dan berlalu pergi meninggalkan Nicholas.


Ibu Nicholas segera menghampiri anaknya yang masih saja memperhatikan mobil yang ditumpangi oleh Anastasia yang kini sudah mulai melaju meninggalkan toko bunga itu. "Kau harus sabar nak, itu sudah menjadi resiko untukmu karena mencintai Anastasia!" Ucap Ibunya sambil memeluk Nicholas.


Nicholas menangis dalam pelukan ibu nya itu, ia sudah tidak bisa lagi menahan kesedihan nya. Begitu berat rintangan yang harus ia hadapi, mengapa ia harus mencintai seorang wanita yang level nya sangat berbeda dengan dirinya.


Apa aku akan bisa menerima semua hinaan dan cacian yang diberikan oleh Daddy mu Ana? Ucap Nicholas dalam hati.


***


1 Bulan kemudian


Keluarga besar Anastasia mengadakan acara makan malam di salah satu Hotel bintang lima yang berada di Las Vegas. Di acara itu terlihat banyak keluarga Anastasia yang hadir. Semua orang yang berada di hotel itu pun terlihat dari penampilan nya jika mereka adalah orang kaya, sama seperti  Anastasia.


Anastasia terlihat sangat cantik dengan menggunakan gaun berwarna putih dengan sedikit corak berwarna gold. Rambut panjang nya ia biarkan terurai dengan sedikit aksesoris yang membuatnya terlihat sangat cantik dan anggun.


Anastasia yang melihat jika Nicholas sudah datang langsung meminta izin untuk keluar sebentar, dengan alasan ingin pergi ke toilet. Anastasia pun berlari dengan sangat semangat, ia benar-benar merindukan kehadiran seorang Nicholas dalam hari-harinya.


Senyum Anastasia mengembang saat melihat Nicholas berdiri dihadapan nya dengan membawakan setangkai bunga warna berwarna merah, yang tak lain adalah bunga yang sangat Anastasia suka.


"Nick!" Ucap Anastasia sambil berlari ke dalam pelukan Nicholas.


"Ana, aku sangat merindukanmu!" Ucap Nicholas sambil memberikan bunga mawar itu kepada Anastasia.


"Dan ini aku membawa bunga kesukaanmu!" Lanjut Nicholas yang membuat Anastasia kembali memeluknya.


Tanpa mereka sadari jika ayah Anastasia  sudah berdiri di belakang mereka berdua, menyaksikan momen romantis mereka. Nicholas yang terkejut langsung berdiri dengan gagah dan menghadap ke Daddy Anastasia.


"Kau ini sudah ku peringati tapi kau masih saja nekat untuk menemui anak ku!" Ucap ayah Ana yang sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya.


Dua orang bodyguard ayah Anastasia pun langsung menghampiri Nicholas dan memberikan beberapa pukulan tepat di wajah Nicholas. Anastasia yang melihat kejadian itu pun menangis dengan sangat kencang, ia benar-benar tidak percaya jika daddy nya bisa melakukan hal jahat seperti itu.


"Daddy tolong hentikan anak buah mu itu. Aku mohon dad!" Ucap Anastasia memohon kepada daddy nya.


Namun daddy nya sama sekali tidak menghiraukan Anastasia, ia kembali menyuruh anak buah nya untuk memukuli Nicholas lagi. Nicholas saat ini terlihat sangat tidak berdaya dengan beberapa luka lebam di wajahnya.


"Sekali lagi ku lihat kau menemui Ana, bukan hanya nyawamu yang terancam tapi juga nyawa ibumu!" Ucap ayah Ana sambil membawa Ana meninggalkan Nicholas sendiri dengan luka lebam.


***


Keesokan hari nya,


Ibu Nicholas terkejut dengan apa yang dilihat nya, toko bunga nya yang sudah ia bangun selama beberapa tahun hancur berantakan. Ia segera memanggil Nicholas sambil menangis.


"Nick kemarilah!" Ucap Ibu Nick sambil menangis.


"Ada apa bu?" Tanya Nick, Nick terkejut dengan apa yang dilihat nya.


Nicholas sudah sangat yakin jika ini semua adalah perbuatan dari ayah nya Anastasia, ia sangat yakin karena kemarin malam pria tua itu sudah mengancamnya. Tanpa berpikir lama pun langsung pergi meninggalkan ibu nya untuk pergi ke rumah Anastasia.


Saat Nick sudah tiba di rumah Anastasia, ia kembali di pukuli oleh beberapa anak buah dari ayah nya Anastasia. Belum sempat ia berbicara dengan pria itu, kini mata Nick sudah terlihat sangat marah. Ia mengepalkan kedua tangan nya, dendam kini yang ada dalam pikiran nya.


'Lihat saja kau sudah menghancurkan toko bunga milik ibuku. Jika hanya aku yang kau hina aku akan terima, tapi jika kau sudah mengusik ibuku aku tidak akan tinggal diam!'