
Alicia melihat pantulan dirinya dicermin, hari ini ia memutuskan untuk menggenakan pakaian kerja yang dibelikan Richard. Rambutnya ia urai dengan sedikit Curly dibawah, tak lupa parfume beraroma manis yang ia semprot kan pada pakaian, pergelangan tangan dan leher.
Setelah semuanya dirasa sudah cukup, ia berjalan keluar dari kamar. Duduk di meja makan kecil yang sudah ditempati oleh Sophia.
"Bella belum mengantarkan Angelina?" Tanya Alicia sambil mengoleskan selai coklat dan kacang diatas rotinya.
"Belum. Sepertinya sebentar lagi. Kau cantik." Puji Sophia sambil mengelus lengan Alicia pelan, membuat wanita itu mengembangkan senyumnya.
"Seperti mu." Kikik Alicia. Ia mulai mengunyah roti itu, namun tak lama kemudian ponselnya berdering. Nama Richard muncul disana.
"Hallo."
"Aku sebentar lagi sampai." Hanya 4 kata yang Richard ucapkan dan langsung memutuskan panggilan nya.
"Sepertinya aku harus kebawah sekarang." Ujar Alicia mempercepat makannya. Sophia yang mengerti langsung memberikan sebelas susu pada Alicia.
"Minum lah, jangan terlalu buru-buru."
"Terimakasih ma." Sahut Alicia pelan. Setelah semuanya sudah habis ia berdiri dan mencium pipi Sophia.
"Aku berangkat sekarang. Jaga dirimu baik-baik Ma." Sophia mengangguk dan tersenyum.
"Aku akan menjaga diriku baik-baik untuk mu. Hati-hati dijalan." Alicia tersenyum dan mulai berjalan kearah rak sepatu, memilih sepatu mana yang cocok dengan bajunya saat ini.
Alicia memakai sepatu ber hak tidak terlalu tinggi, sambil membuka pintu Alicia berbalik.
"Bye ma. Love you."
"Love you too." Jawab Sophia.
°°°
Pintu lift terbuka, Richard dan Alicia masuk kedalamnya.
"Jika pekerjaan mu sudah selesai, kau langsung masuk keruangan ku." Kata Richard, pandangannya melihat kearah lift yang mulai tertutup. Alicia mengangguk pelan.
"Kita akan langsung ke tempat Yosie. Aku sudah memesankan mu baju untuk makan malam ini." Mengingat kan kata makan malam kembali membuat jantung Alicia berdegup kencang.
"Apa benar tidak apa-apa kau membawa ku nanti malam?" Tanya Alicia, ia tidak percaya diri dan takut menerima penghinaan dari Mama Richard.
"Kau hanya perlu memainkan peran mu dengan baik, dan itu sudah cukup membantu ku." Yang Alicia takutkan adalah ia hanya wanita biasa, tidak memiliki kelebihan apa pun. Alicia tidak bisa membayangkan reaksi keterkejutan mama Richard nantinya.
"Sudah lah. Kau tenang saja. Semua akan berjalan dengan lancar." Richard mengelus pelan punggung tangannya, sedikit memberikan ketenangan untuknya.
Mereka masuk kedalam ruangan kerja masing-masing, mengerjakan tugas mereka masing-masing dan larut dalam kesibukan. Tak terasa alarm jam makan siang sekaligus jam pulang sudah berdering. Alicia segera merapikan mejanya, memasukkan barang-barang nya kedalam tas dan berjalan dengan cepat menuju ruangan Richard. Tanpa mengetuknya ia masuk dengan perlahan, Richard sedang menghubungi seseorang dibalkon.
Alicia sedikit mengerutkan keningnya, walaupun suara Richard tak terlalu jelas, namun ia menangkap beberapa kalimat yang tidak ia mengerti.
Richard memutuskan panggilannya dan berbalik hendak masuk kedalam ruangannya, namun langkahnya terhenti, Alicia sudah duduk didalam dengan wajah yang seperti sedang ke kebingungan.
"Kau sejak kapan disini?" Tanya Richard sedikit keras. Ia terkejut.
"Baru saja." Jawab wanita itu santai. Kelegaan mulai menghangatkan hatinya, namun tak sedikit pula keraguan yang ia rasakan.
"Kau mendengarkan pembicaraan ku?" Tanya Richard memastikan. Alicia menggelengkan kepalanya, ia mendengar sedikit namun tak mengerti.
"Apa ada sesuatu?" Richard langsung menggelengkan kepala nya dan memakai jas dengan cepat.
"Kita makan siang dulu lalu ke tempat Yosie." Alicia mengangguk mengerti dan melangkahkan kakinya mendekati Richard, merapikan sedikit bagian kerah pria itu yang sedikit berantakan.
"Ada apa?" Tanya Richard pelan.
"Kerah mu sedikit berantakan." Jawab Alicia cepat.
Richard tersenyum halus.
"Terimakasih. Kita berangkat sekarang." Alicia mengangguk.
°°°
"Bagaimana?" Alicia memandang dirinya sendiri, baju indah kini menempel di tubuhnya.
"Ini sangat indah. Aku suka." Yosie tersenyum puas.
"Aku akan mengadakan fashion show bulan depan, jika kau mau menjadi bagian dari beberapa model yang ku punya, aku akan menyiapkan koleksi dress terbaik ku untuk kau kenakan nanti." Tawar Yosie, ia menyukai tubuh Alicia yang terasa sangat pas mengenakan apapun.
"Tidak. Aku tidak bisa dan sangat malu di depan banyak orang." Tolak Alicia halus sambil sedikit tertawa.
"Jika kau mau katakan saja ya. Aku akan menunggu kau siap." Ujarnya ceria, Alicia hanya tersenyum menanggapi nya.
"Baiklah kita akan menunjukkan ini pada pria kaya itu."
-
Thank you,
DHEA
IG: Dheanvta