OH MY GIRL

OH MY GIRL
Ep 72_Baby Boy



Evan dan Ana baru saja kembali dari dokter kandungan Ana..wajah mereka terlihat begitu bahagia..tadi dokter sudah memeriksa jenis kelamin baby di dalam perut Ana..dokter bilang bayinya berjenis kelamin laki-laki.


"Baby aku senang mempunyai penerus kerajaan bisnis ku.. terimakasih ya"


"Sama-sama babe..toh hartamu itu terlalu banyak..kau tak mungkin menghabiskan nya sendirian"


"Kau benar sayang..maka dari itu aku akan membuat pasukan yang banyak untuk membantu menghabiskan semua hartaku bagaimana..?"


"Tau ah..pikiranmu hanya enak-enak saja..ayo pulang aku lelah..kakiku bengkak.. badanku melar..aku makin jelek"


"Hey kau itu semakin seksi dimataku..justru mereka perempuan yang suka memakai pakaian anak kecil itu yang jelek di mataku..kau itu selalu seksi sayang"


"Hmmm pasti ada maunya"


"Kau pandai sekali..ayo pulang aku ingin mempraktekkan saran dokter tadi"


"Hah..praktek apa..?"


"Kau lupa dokter kan bilang di sarankan untuk melakukan kegiatan intim mendekati persalinan..ayo aku sudah tidak sabar"


Ana lupa kalau suaminya itu mempunyai ingatan yang tajam apalagi jika menyangkut enak-enak..sudahlah ikuti saja toh sama-sama enak kan keduanya.


Evan menggandeng Ana dengan hati-hati karena Ana semakin susah berjalan..dia juga merasa bersalah pada Ana..karena ulahnya dia membuat Ana menderita dengan kehamilannya.


Sampai di rumah Evan membantu Ana duduk di sofa..nafas Ana semakin sulit..ruang geraknya juga semakin tidak bebas..kasihan sekali istrinya itu harus menanggung susahnya hamil..dia berjanji akan selalu setia pada Ana dan tak kan pernah mengkhianati bahkan menyakiti perasaan dan fisik Ana.


"Baby maafkan aku"


"What happen babe..?"


"Lihatlah tubuhmu jadi rusak karena ulahku"


"Astaga aku pikir ada apa..ini bukan salahmu ini adalah proses untuk menjadi orang tua..di dalam juga anak ku babe asal kau tau..aku rela tubuhku rusak..aku rela kehilangan nyawaku asal anak kita selamat"


"Hey apa yang kau katakan..jangan bicara aneh-aneh aku tidak suka mendengar nya"


"Iya tapi jangan membahas kematian baby..aku tak suka..jangan begitu lagi"


"Iya maafkan aku Daddy"


Evan memeluk Ana dengan erat..dia tak rela harus kehilangan istri kecilnya..dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan kebahagiaan yang utuh tentu saja bersama Ana dan anaknya.


Skip>>>>>>>>


Mama Evan termenung sejak terakhir kali dia menemui Evan..dia selalu memikirkan perbuatan nya yang sudah kelewatan pada Evan.


"Andai aku tak egois dulu..pasti Evan saat ini masih bisa menerima kehadiran ku..maafkan mommy nak..mommy menyesal"


Mama Evan menangis seorang diri di dalam kamar apartemen.. suaminya sudah kembali ke negara X..dia tak mengindahkan peringatan dari suminya..dia mengabaikan suaminya hanya demi obsesinya.


"Sayang maafkan aku..aku menyesal..aku sudah egois..aku memaksa kehendakku pada Evan dan membuatnya semakin membenci ku..kembalilah sayang maafkan aku George kembalilah hiks"


Mama Evan meratapi dirinya yang sudah tidak memiliki siapa-siapa..suami barunya yang sangat perhatian dan baik padanya memilih meninggalkan nya sendiri karena dia tak mendengarkan perkataan suaminya.


Evan tak ingin melihat nya lagi bahkan dia mengancam akan membunuhnya jika masih mengusik ketenangan keluarga kecilnya.. Sekarang dia hanya bisa meratapi nasibnya.


"Aku akan meminta maaf pada Evan dan Ana besok..aku tak ingin hidup sendirian..aku tak mau merasakan kesepian lagi..maafkan mommy Evan maafkan mommy"


Skip>>>>>>>>>>>


"Baby kau mau makan apa..?"


"Aku mau makan Paella babe..tapi kau yang membuatnya"


"Baiklah..tunggu di sini saja"


"Ok Daddy"


Evan tersenyum melihat tingkah Ana..dia terhibur dia merasa bersyukur bisa mendapatkan Ana dalam hidupnya dan membuatnya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.