OH MY GIRL

OH MY GIRL
Ep 70_Hampir Keguguran



Sebelumnya>>>>>>>>>


Evan sampai di rumah sakit..dia sudah di sambut oleh beberapa petugas medis yang bersiap..Evan segera membaringkan tubuh Ana di atas brankar dan mendorong nya ke ruangan perawatan.


"Selamatkan anak dan Istri ku"


"Kami akan berusaha semaksimal mungkin tuan"


"Lakukan apapun agar mereka selamat"


"Baik tuan.. permisi"


Dokter masuk kedalam ruangan itu dan tinggallah Evan seorang diri di depan ruangan itu..dia mondar-mandir di depan pintu dan sesekali melirik ke dalam..apakah istrinya baik-baik saja..apakah anaknya tidak apa-apa.


Banyak sekali pikiran negatif melayang-layang di otaknya..Evan benar-benar sedang kalut..dia menghubungi anak buahnya untuk menahan Rena di tempat penyiksaan.


"Akan ku habisi kau dengan sangat menyakitkan..jika sampai terjadi sesuatu pada anak dan istriku bersiaplah kau akan menemui kematian yang teramat menyakitkan" gumam Evan menatap nyalang kedepan.


Tak berapa lama kemudian dokter keluar dari ruangan Ana..dia menghampiri sang dokter dan langsung bertanya keadaan istri dan anaknya.


"Bagaimana dok keadaan istriku dan anak kami..apa mereka baik-baik saja..?"


"Huhh..begini tuan..keadaan istri anda sudah baik-baik saja tapi untuk anak anda keadaannya begitu lemah jika anda terlambat sedikit saja membawanya ke rumah sakit sudah bisa di pastikan anak anda tidak akan selamat.. penyebabnya adalah obat bius yang berlebihan, Istri anda sangat di larang untuk sekedar menghirup sedikit saja karena tidak baik bagi janin yang sedang bertumbuh dalam kandungan.. bersyukurlah Istri anda seorang wanita yang kuat tuan.. baiklah kalau begitu saya permisi dulu tuan..anda bisa melihat istri anda setelah ini"


"Baiklah dok terimakasih"


"Sama-sama tuan"


Dokter itu pergi..Evan masuk kedalam ruangan itu dan duduk di samping Ana..dia mengusap wajah dan mencium kening istrinya..sungguh dia tak tau akan terjadi hal seperti ini.


"Maafkan aku sayang..maaf aku lalai.. segeralah sadar sayang..kau kuat"


Evan mencium kening Ana berkali-kali..dia tak akan melepaskan Rena begitu saja..dia akan membuat perhitungan dengan Rena setelah ini.


Setelahnya>>>>>>


Ana sudah mulai sadar dia mengerjapkan matanya berkali-kali.. seperti nya dia di rumah sakit.. Ana merasakan perutnya sedikit nyeri..dia memegangi perutnya hendak bangun.


"Akhhh sshhh kenapa sedikit nyeri ya..?"


Evan merasakan pergerakan dari brankar tempat Ana berbaring..dia membuka matanya dan melihat Ana sudah sadar dan hendak bangun.


"Hey apa yang kau lakukan baby..?"


"Babe aku mau ke kamar mandi"


"Baiklah"


Evan memberikan infus pada Ana..dia mengangkat Ana menuju ke kamar mandi..Evan menunggu di depan pintu kamar mandi untuk memastikan Ana nyaman.


"Babe sudah"


"Tunggu"


Evan masuk kedalam kamar mandi dia mengangkat Ana lagi menuju brankar..Evan membaringkan Ana perlahan..setelah itu Evan duduk di samping Ana..dia usap lembut rambut Ana..terlihat raut wajah penuh sesal.


"Babe apa..apa anak kita baik-baik saja..?"


"Anak kita baik-baik saja baby..hanya saja dia sedikit lemah..jangan khawatir dia akan segera pulih dan kuat kembali seperti kamu"


"Benarkah..tapi kenapa perutku sedikit ngilu babe..?"


"Itu hanya efek samping dari obat biusnya saja sayang..tenanglah dokter sudah memeriksa keadaan mu dan baby kita semuanya baik-baik saja"


"Baiklah aku percaya padamu babe"


Evan memeluk Ana erat..dia berjanji akan mengakhiri siapapun yang berani ingin menyakiti istri dan anaknya..sudah cukup Ana dan anaknya merasakan sakit..dia takkan membiarkan orang lain mengusik ketenangan keluarga nya lagi.


Seminggu kemudian>>>>>>>>>


"Persiapkan segalanya aku akan mengakhiri hidupnya hari ini"


"Baik tuan"


Evan menuju tempat penyiksaan..dia sudah tidak sabar untuk membunuh Rena..Evan sampai di tempat penyiksaan..dia segera menuju ruangan tempat Rena berada.


"Keluarkan dia dan bawa ke hadapan ku"


"Baik tuan"


Evan duduk di kursi yang sudah di siapkan anak buahnya..dia mengambil penjepit paku atau tang..dia akan menyiksa Rena sedikit lagi sebelum membunuhnya.


"Evan tolong maafkan aku hiks..a..aku bersalah..ampun"


"Seharusnya ketika aku katakan jangan mengusik ketenangan keluarga ku maka kau jangan mencoba nya karena sungguh aku tak bisa membiarkan orang yang telah mengusik ketenangan dan kedamaian Keluarga ku tenang dan menikmati kematian sederhana..aku akan membuatmu menyesal"


Evan mengambil tang atau pencabut paku di atas meja..dia sudah tidak ada waktu lagi untuk basa basi..dia jepit telinga Rena kemudian dia tarik hingga robek.


"Akhhhh sakittttt ampunnnn"