OH MY GIRL

OH MY GIRL
Ep 33_Rencana Jahat



Evan masih setia menemani Ana di ruang rawatnya..dia ingin memastikan bahwa Ana dan calon anaknya baik-baik saja.


"Baby bangunlah..kau membuatku khawatir"


Tak berapa lama akhirnya Ana membuka matanya..dia mengerjapkan matanya beberapa kali..asing satu pikiran terlintas dari otaknya.


"Babe.."panggil Ana lirih.


"Hey kau sudah sadar.. bagaimana perasaan mu..apa masih ada yang sakit..kau butuh sesuatu..?"


Ana menggeleng lemah..dia hanya sedikit sesak nafas saja..mungkin efek reaksi alergi nya.


"Sesak.."


Evan mendengar dengan jelas kata 'Sesak' keluar dari bibir mungil istri nya..seketika mata Evan menggelap..dia terlihat murka.


"Sebentar aku panggilkan dokter" Evan beranjak memanggil dokter.


Dokter sampai di ruangan Ana..dia segera melakukan tugasnya sebagai seorang dokter.


"Bagaimana kenapa dia masih merasa sesak nafas..apa kerja kalian hah..?" bentak Evan pada dokter itu yang tidak becus menangani istrinya.


Ana melihat kemurkaan Evan seketika meraih tangan suaminya..dia elus punggung tangan Evan sampai Evan lebih tenang.


"Babe..jangan berteriak.. berisik" ucap Ana agar Evan mengalihkan perhatiannya.


"Hey sorry..maaf baby..aku terbawa emosi..maafkan aku"


Evan mengusap wajah Ana dan menciumi wajah itu..dokter itu di suruh pergi oleh Ana menggunakan kode tangannya.


Dokter pun meninggalkan ruangan Ana..kini hanya ada Ana dan Evan saja.


"Bagaimana sekarang..apa masih sesak..aku harus bagaimana hm..?"


"Cium aku"


Evan mengernyitkan dahi menatap wajah cantik Ana..istrinya itu sedang menggoda nya.. keterlaluan sekali sih.


"Kau menggodaku baby..?"


"Tidak..kau saja yang mudah tergoda"


Evan tertawa..dia senang istrinya sudah baik-baik saja..Ana-nya sudah kembali sehat terbukti ketika dia menggodanya.


"Ya..aku merindukanmu juga kasur empuk di kamar kita..aku rindu perut kotak-kotak mu..aku rindu pelukanmu..aku rindu semua yang ada pada dirimu suamiku"


Evan tersenyum sumringah mendengar pengakuan istrinya..dia senang..dia tidak sabar untuk segera menerkam Ana.


" Baiklah ayo pulang.."


"Ok..gendong" rengek Ana manja.


"Of course baby" Evan dengan sigap menggendong tubuh kecil Ana yang sudah lebih terisi.


Di tempat lain tuan Johan dan Natali baru selesai dengan pertempuran nya..mereka selalu begitu..tuan Johan tak pernah memikirkan Ana jika sedang bersama dengan istrinya.


"Sayang kapan perusahaan berulang tahun..?" tanya Natali yang tengah di pelukan tuan Johan.


"1 Minggu lagi sayang..kenapa..kau tak sabar hm..?"


"Tentu saja..aku ingin segera di perkenalkan sebagai istri sah mu bukan hanya istri dalam rumahmu"


"Baiklah besok akan aku perkenalkan kau ke seluruh dunia bahwa kau adalah istri satu-satunya Johan Arguelo"


"Thanks sayang..aku semakin mencintaimu"


"Oh sayang..aku juga semakin mencintaimu juga"


Mereka berpelukan..di balik itu Natali tersenyum licik..dia sudah berhasil mengambil hati si tua bangka Johan.. sebentar lagi semuanya akan dia dapatkan.


Natali menghubungi kekasihnya..dia tengah merencanakan sesuatu untuk tuan Johan..sesuatu yang akan memudahkannya mendapatkan harta kekayaan seorang Johan Arguelo.


"Apa kau sudah siap bekerja di sini..?" tanya Natali pada orang di seberang.


"Ya siap..besok aku akan kesana dan menjalankan peranku sayang"


"Baiklah..jangan sampai si tua Bangka itu curiga atau rencana kita akan sia-sia"


"Tenang sayang aku jamin rencana kita akan berhasil..jangan lupa servis untukku sayang..aku sudah merindukan milikmu"


"Besok aku ke apartemen..kita bisa main sepuasnya"


"Ku tunggu sayang"