OH MY GIRL

OH MY GIRL
Ep 45_Akan Ku Balas Kau



Janet tengah berbaring di ranjang rumah sakit untuk menjahit luka di lengannya..dia kesakitan tapi rasa malunya melebihi sakit di lengan nya.


"Sial..awas kau perempuan murahan akan ku balas kau nanti..ahhh"


Janet meringis kembali saat lengannya di obati oleh perawat yang bertugas.


"Hey pelan sedikit..kau tak lihat aku kesakitan brengsek"


"Maaf nona ini sudah pelan"


"Huhh dasar tidak berguna.."


Perawat itu hanya menghela nafas panjang..biarkan saja toh dia yang kesakitan.


Selesai dengan urusan lukanya Janet pulang dia tak mau di rumah sakit terlalu lama..jika dia terlalu lama di rumah sakit kapan dia akan membalas perbuatan Ana padanya.


Janet pulang ke rumahnya..dia mengadu pada ibunya dan juga ayahnya..dia memutarbalikkan fakta seolah-olah Ana yang menyakitinya dan Ana yang telah merebut Evan darinya.


"Brengsek..lihat saja Daddy tidak akan tinggal diam..kau tenang saja Janet Daddy akan buat perhitungan dengan perempuan murahan itu"


"Terimakasih dad..Janet sakit hati dad..Evan bahkan tidak tau kalau perempuan itu sudah mencuci otaknya agar dia benci pada Janet..hiks.. Janet sedih dad" ucap Janet dengan air mata buayanya.


Mama Janet hanya tersenyum melihat akting anaknya yang memukau.. sebentar lagi suaminya akan bertindak untuk menyelesaikan masalah ini.


"Dad sebaiknya Daddy tarik saja saham Daddy di RJD Hospital..mommy tidak terima dengan perlakuan gadis itu..lihatlah anak kita dad" ucap mama Janet menimpali.


Ayah Janet tampak menimbang-nimbang..benar juga kata anak dan istrinya..anaknya di sakiti oleh perempuan murahan itu dan juga kekasihnya Evan di cuci otaknya oleh gadis itu juga agar anaknya di benci oleh Evan..ini tidak bisa di biarkan.


"Baiklah Daddy akan tarik semua saham Daddy di RJD Hospital..kalian tenang saja pasti Evan akan memilih sahamnya daripada perempuan murahan itu"


Janet dan mamanya tersenyum senang.. akhirnya Evan akan jadi miliknya..lihatlah jika ayahnya sudah bertindak maka semua masalah beres.


Skip.....


"Bos maaf mengganggu waktunya..saham tuan Curtis di tarik dari RJD Hospital" ucap Rafka asisten Evan.


Evan tampak melihat sebentar lalu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya setelah berkata sebentar.


"Biarkan saja..aku sudah tau.."


"Hah..anda sudah tau tapi anda tidak khawatir..?"


Rafka hanya pasrah..biarkan bosnya bertindak..Evan pasti sudah memikirkan bagaimana baik dan buruknya tindakan nya.


Evan menghubungi seseorang yang akan membantu menangani masalah ini..dia santai tak tampak raut kekhawatiran di wajahnya.


"Lakukan dengan teliti jangan sampai ada yang tau.."


"Baik bos laksanakan"


Evan memutuskan sambungan telepon nya..dia rindu dengan Ana..dia menghubungi Ana.


"Hallo baby apa yang lakukan di rumah..apakah kau bersenang-senang..?"


"Hallo babe..ya tadi aku sempat bersenang-senang sebentar..kau tak marah..?"


"No..buat apa aku marah..aku bangga padamu baby"


"Oho.. terimakasih pujiannya tuan Evan.."


"Anak kita rewel kah..?"


"Tidak..dia membuatku seperti babi..makan dan tidur tidak ada kegiatan lain..badanku sudah mekar dan tambah jelek"


Evan tertawa..dia senang Ana bukan tambah jelek tapi tambah seksi..dia suka istrinya berisi..semakin empuk saja.


"Kau tidak jelek baby..kau tambah seksi..dan aku suka itu..apapun keadaanmu aku tetap mencintaimu sayang"


"Hahaha..gombal ish.."


"Serius baby..kau membuatku ingin cepat pulang"


"Hahaha cepatlah pulang aku merindukanmu babe"ucap Ana dengan nada menggoda dari seberang.


"Astaga..tunggu sebentar lagi akan ku makan kau"


"Hahaha cepatlah..aku punya gaya baru"


Evan sudah tidak konsentrasi dengan pekerjaannya dia memilih pulang saja.. Ana benar-benar memancing birrahinya.