OH MY GIRL

OH MY GIRL
Ep 17_Jiwa Predator Hati Aligator



Eavn kembali ke kamar rawat Ana..dia masuk dan langsung membuka makanan yang dia bawa.Evan menyuapi Ana dengan twlaten meski awalnya Ana menolak namun dengan sedikit paksaan dan tentu saja ancaman akhirnya Ana mau di suapi.


"Sudah bos..aku kenyang"


"Sedikit lagi..ayo aaaa"


"No bos.. kenyang..titik"


"Huhh..kau ini memang keras kepala.."


"Itu tau"


Evan mlengos dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebentar..dia belum mandi selama ada di rumah sakit..bandannya lengket tapi masih wangi.


Evan keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai handuk di pinggangnya saja. dan itu sukses membuat Ana menjerit baik jiwa dan raganya..sungguh nikmat Tuhan mana yang kau dustai.


"Boooossssss..kau menyebalkan"


Evan hanya terkekeh geli melihat tingkah Ana yang malu-malu..dia mendekat ke arah Ana..kemudian dia berbisik di telinganya.


"Kau suka melihatku seperti ini..?"


Sontak Ana meremang dan sedikit menjauhkan badannya agar tak terlalu menempel namun sial..dia hampir saja jatuh ke samping dan itu berbahaya karena jahitannya belum kering.


Hap.......


Evan menagkap tubuh Ana yang hampir terjatuh..kini posisi mereka berhadapan dengan tubuh yang kian menempel..tangan ana yang satu menyentuh dada Evan.. sementara pandangan Evan terarah pada bibir tipis Ana..dengan keberanian entah datang dari mana Evan mengecup bibir Ana.


Cup........


Mata Ana kian melebar..oh my..my first kiss..oh tidakkkkkkk..dasar bos mesum kampret.


"C-ci..ciuman..ci..ciuman pertamaku.." Ana tergagap dan berkata lirih namun masih di dengar oleh Evan.


"First time..?"


Bugh...........


Satu bogem mendarat di dada bidang Evan.. Ana kesal karena bosnya begitu mesum.. menyebalkan sekali..dia menunjukkan wajah garangnya pada Evan..namun Evan bukannya takut malam terkekeh.


"Sudah kau tidak bisa menakuti ku.."


"Ishhhh dasar bos kampret..cari kesempatan dalam kesempitan..huh"


Evan memakai pakaian nya di kamar mandi..dia keluar dengan sudah rapih..dia mendekati Ana..dan berpamitan.


"Aku keluar sebentar karena ada meeting penting di kantor..nanti jika sudah selesai aku kembali lagi..di luar ada pengawal jika butuh sesuatu suster siap 24 jam melayanimu..ingat jangan macam-macam jika tidak ingin menyesal"


"Hahaha.. baiklah..aku pergi.."


Evan mengelus kepala Ana..Ana mendapat perlakuan seperti itu hanya menatap cengo ke arah punggung Evan.


"Ishhh sudah berapa kali aku katakan jangan di elus seperti kucing bos kampret" teriak Ana yang masih di dengar oleh Evan.


Sampailah Evan di markas kematian..dia masuk dan mendapati orang yang menembak Ana kemarin serta si tua Morgan yang tengh tergeletak di lantai dengan tangan diikat serta mulut di sumpal kain.


"Jadi ini biangnya..?"


"Benar bos..".


"Apa kalian sudah menyiapkan barang yang kuminta"


"Sudah bos ada di atas meja..anda tinggak memilih saja"


"Good"


Evan menuju meja dimana semua peralatan eksekusi sudah tersedia. Evan melihat-lihat peralatannya dan pilihannya jatuh oada belati kecil yang amat tajam karena baru di asah😁.


"Sepertinya aku terlalu baik oada kalian"


"Seret orang yang sudah menembak gadisku"


"Baik bos"


Anak buah Evan menyeret paksa orang yang sudah berani menembak Ana..dia dilempar di hadapan Evan.


"Jadi kau yang menembak Gadisku..cih.. berani sekali kau"


"Ampun tuan..saya hanya disuruh tuan.. ampuni saya tuan"


"Cih..kau meminta ampun padaku..hahahahahahahaha..kenapa baru sekarang bodoh"


Sret........


Evan menyayat wajah orang itu dengan sekali goresan berhasil membuat wajahnya benar-benar hancur.. kemudian Evan mulai mengiris leher serta urat nadinya..Evan seperti Predator yang haus akan darah..jiwa Aligator nya meronta-ronta untuk segera keluar.


"Ahhh rasanya benar-benar menyenangkan hahahah"


Evan sudah memutilasi orang itu..para anak buahnya begidik ngeri melihat aksi bosnya..mereka tak berani menatapnya..bosnya seperti biangnya predator yang haus akan darah.. benar-benar mengerikan.


"Now it's your turn mr.morgan " ucap Evan melirik tajam ke arah tuan Morgan.