OH MY GIRL

OH MY GIRL
Ep 64_Rencana



"Apa tidak terlalu ekstrim babe..?"


"Tidak untuk wanita ular sepertinya"


"Baiklah aku ikut saja..apa boleh aku ikut..?"


"No..kau sedang hamil..kau mau anak kita kenapa-kenapa..?"


Ana menggeleng cepat..dia tak mau anaknya kenapa-kenapa.. baiklah dia serahkan pada Evan saja.


"Baiklah aku di rumah saja..kau hati-hati nanti"


"Tenang sayang..kau mau jalan-jalan..?"


"No..aku lelah..ngantuk.. pegel-pegel..mau tidur"


"Baiklah.. baiklah..tidurlah"


"Temani aku"


"Iya sayang"


Evan ikut merebahkan tubuhnya di atas ranjang..dia ikut tidur dengan Ana..dia juga lelah..ternyata berkebun cukup menguras tenaga juga..apa dia jarang melakukan kegiatan itu jadi dia juga merasa lelah..mungkin saja.


Skip>>>>>>>>>


Elly sudah tinggal di apartemen Rafka sejak hari itu..dia tak di bolehkan kemanapun oleh Rafka..bahkan kerja saja tidak boleh..alasannya adalah dia tak mau Elly di dekati pria lain.


Elly hanya pasrah saja..sesekali juga dia main ke rumah Ana..dia merasa bosan dan suntuk di apartemen..kadang Rafka jika ada libur mengajaknya untuk jalan-jalan atau berbelanja.


"Huhh sayangku aku bosan di rumah boleh ya aku kerja lagi hmm..?"


"Tidak"


"Sayangku..please"


"No"


"Hishhh baiklah..lalu aku harus apa sayangku"


"What's..are you crazy..?"


"No..aku serius..besok kita menikah di catatan sipil"


"APAAAA..astaga kenapa dadakan sekali..?"


Rafka hanya melihat sekilas sambil tersenyum kecil kemudian dia melanjutkan pekerjaannya lagi di depan layar laptopnya.


Elly benar-benar tidak habis pikir.. bisa-bisanya Rafka mengajaknya menikah dadakan..apa dia tak tau kalau Elly juga punya impian sendiri tentang hari istimewa nya.


Elly bangun dan menuju kamar..dia kesal dengan Rafka yang seenaknya..bukannya tak mau tapi dia juga ingin di lamar layaknya perempuan lain..ah sudahlah resikonya memiliki kekasih matang ya begini.


Rafka tersenyum dan menggelengkan kepalanya..dia tau Elly sedang kesal..dia sudah menyiapkan kejutan untuk Elly nantinya..dia mau mengikat Elly dulu secara agama..soal resepsi nanti di pikirkan lagi jika waktunya sudah pas.


"Maafkan aku Elly..aku hanya ingin kau menjadi milikku dulu sebelum di ambil pria lain..aku akan mewujudkan pernikahan impianmu nanti jika waktunya sudah pas.. bersabarlah"


Rafka melanjutkan pekerjaannya lagi agar bisa senggang besok..dia sudah memberitahukan pada Evan bahwa dia akan menikah dengan Elly di catatan sipil dulu seperti Evan dan Ana dulu.


Evan tak masalah dia mendukung asisten sekaligus Sabahat nya itu..Evan juga jadi berpikir dia belum melakukan resepsi pernikahan dengan Ana..dia jadi merasa bersalah pada Ana.


Biarlah nanti dia pikirkan lagi jika masalah ini sudah selesai..dia tak mau ada gangguan atau penghalang di hari bahagia nya bersama Ana..masalah ibunya juga masih abu-abu karena ibunya sangat keras kepala dan tak mau mengalah.


"Babe kau mau kita mengadakan resepsi pernikahan tidak..?"


"Hm.. resepsi pernikahan..?"


"Iya..waktu kita menikah kan hanya di catatan sipil saja dan belum melakukan resepsi.. bagaimana..?"


"Sebaiknya tunggu keadaan reda dulu babe..aku tak mau ada gangguan di hari bahagia kita"


"Baiklah jika itu maumu..aku akan lakukan"


"Terimakasih Daddy"


"Sama-sama sayangnya Daddy"


Evan dan Ana sudah sepakat untuk melakukan resepsi pernikahan jika keadaan sudah membaik atau sedikit reda..mereka tak mau ada gangguan atau pengacau di hari bahagia mereka.