OH MY GIRL

OH MY GIRL
Ep 11_Hancurnya Perasaan Ariana



Seminggu berlalu tak terasa Ariana sudah berada di kediaman Evan selama itu..dia nyaman berada di sana..rasanya tak ingin pergi kemanapun.


"Hahhh..kenapa nyaman sekali ya di sini..apa Dady juga masih kekeh ingin ngirim aku ke luar negeri"


Ariana keluar dari kamar dan mencari Evan..dia akan meminta izin pada Evan untuk menjenguk rumahnya.


Ariana mencari kesana kemari namun nihil Evan tidak ada...Ariana bertanya pada salah satu pelayan di rumah itu.


"Bi..apa bibi lihat tuan Evan..?"


"Oh tuan Evan di taman belakang Ana.."


"Ok terimakasih bi"


"Sama-sama"


Ariana berlari ke Nunu taman belakang saat akan sampai tiba-tiba kakinya tersandung dan.


Brukkk..........


"Akhh..sshhh..AW.aw.aw"


Evan melihat Ariana terjatuh tanpa pikir panjang dia berlari mendekati Ariana dan mengangkatnya menuju gazebo di sana.


"Kau ini apa-apaan sih..sudah berapa kali ku katakan jangan lari-lari..bandel banget sih kamu"


Ariana hanya nyengir kuda..dia salah..dia lalai..dia ceroboh..tapi melihat Evan seperti ini dia malah senang.


"Kenapa kau nyengir seperti itu..ada yang lucu hm..?"


"Tidak ada.."


"Sudah diam dulu biar ku obati lukamu"


"Terimakasih bos"


Evan tersenyum melihat tingkah Ariana seperti itu..ingin rasanya dia bungkam bibir manis nya..sabar Van..belum waktunya.


Setelah selesai mengobati luka Ariana Evan duduk di sebelah Ariana..Ariana tqmpao gugup..haruskah minta izin sekarang atau nanti saja.


Evan sedari tadi merasa Ariana gugup memikirkan sesuatu..dia bertanya pada Ariana.


"Ada apa"


"Em..bos..apa..em..apa boleh aku berkunjung ke rumah sebentar..?"


"Apa ada masalah..?"


"Em tidak tapi aku rindu rumahku..rindu kamarku.."


"Apa kau juga rindu dadymu"


"Tidak..aku tidak rindu dia.."


"Hahah..sudah nanti biar ku antarkan"


"Benarkah.. terimakasih bos"


Ariana memeluk Evan tanpa sadar. saking bahagianya dia jadi lupa daratan.


Skip>>>>>>>>>>>


"Aku masuk dulu bos.."


"Ya..ada apa-apa segera hubungi aku"


Ariana mengangguk..dia masuk ke dalam rumahnya..ketika hendak masuk dia melihat seorang wanita yang begitu dia benci berada di dalam rumah.


Ariana murka..dia marah.. beraninya dady memasukan wanita itu kedalam rumah ibunya..dia tidak akan memaafkan pwrbuatan dady-nya.


"Sedang apa kau di sini ja*ang"


"Oh...calon anakku..kau sudah pulang sayang"


"Cih..jangan bicara omong kosong di depanku "


"Hahaha..Ana.. Ana..kenapa kau kembali lagi..harusnya jangan pernah kembali "


"Kenapa..kau terganggu dengan kehadiran ku"


"Hahaha..aku tidak terganggu sama sekali..justru kau yang akan terganggu karena sebentar lagi aku akan jadi nyonya besar Arguelo"


"Cihh.. bermimpi lah terus sampai kau mati "


"Ana kau tau..adikmu segera lahir sayang..jangan bersikap kurang ajar pada calon momy mu"


Ariana membeku mendengar perkataan Natali..dia tak percaya bahwa sang ayah akan melakukan hal gila seperti ini..sungguh Ariana hancur berkeping-keping hatinya..dia tak terima dengan semua ini.


"Nggak..ini nggak mungkin..kau pasti bohong kan"


"Sudah lah Ana..kau akan menjadi Kaka.. perbaikan sikapmu sebelum aku menyingkirkan mu dari hidup ayahmu"


PLAKK....


Ariana menampar pipi Natali karena begitu geram mendengar ocehannya..dia kalap..dia akan menghabisi Natali jika tidak di tahan oleh ayahnya.


"ARIANA..CUKUP "


"lepas...".


PLAK..PLAK..


Tuan Johan menampar Ariana berkali-kali hingga tersungkur ke lantai..dia begitu marah melihat sikap anaknya yang kurang ajar..


"Cukup sudah Dady bersabar dengan segala sikap buruknu Ana..ayo sekarang juga Dady akan kirim kau ke asrama..Dady sudah muak melihat tingkah mu yang liar"


Araina masih terkejut..tega sekali dady-nya sendi menampar anaknya hanya demi membela wanita iblis itu.. hancur sudah perasaan Ariana.


Tangan Ariana di cekal dan di seret paksa menuju kamar Ariana..dia di kurung di sana.. dady-nya sudah tidak peduli lagi dengan nya.


"Dady buka pintunya.."


"Dady buka arghhhh...aku benci Dady..aku benci kalian semua"


Prang.....


Ariana murka dan memecahkan segala sesuatu yang ada di kamar nya.


Evan semakin resah saat melihat ayah Ariana masuk ke dalam rumah..kenapa Ariana lama sekali..apakah terjadi sesuatu pada nya.


"Kenapa lama sekali Ana..kau baik-baik saja kan..kenapa perasaanku tak enak ya"