
Evan sampai di rumah..dia masuk dan berlari ke kamarnya..dia sampai di pintu kamarnya..dia mengatur nafas nya dulu karena sangat terpancing akibat godaan Ana.
"Huhh..huhh kenapa aku bodoh begini shitt"
Evan masuk dan mendapati Ana sudah berpenampilan sangat menggoda..dia memakai lingerie seksi dengan belahan dada rendah..tonjolan di perutnya itu membuat tubuhnya semakin terlihat seksi di mata Evan.
"Baby..wow you look so beautiful and sexy..kau harus bertanggung jawab baby"
"Of course babe..wash your body first..aku punya gaya baru untuk menyenangkan mu"
"Kau benar-benar nakal baby.. baiklah tunggu aku"
Evan mandi..dia mandi dengan secepat kilat..dia tak sabar untuk mendapatkan service dari Ana..dia menantikan gaya baru yang ana katakan.
"Ayo baby aku sudah siap.."
"Astaga kau mandi atau cuci muka kenapa cepat sekali..?"
"Kau yang memancing ku"
Ana mendekati Evan..dia mengalungkan lengannya pada leher Evan.. Ana mulai menciumi bibi lembut Evan..dia cecap atas dan bawah bergantian.
"Enghhh.."
Suara lenguhan Ana mulai terdengar merdu di telinga Evan..Evan sudah terbakar dengan api gairrahnya..dia membaringkan Ana di atas ranjang..dia tarik handuk yang melilit pada ping gang nya.
"Lakukan yang tadi kau katakan baby"
Ana menurut..dia tadi menonton black movie..dia ingin mempraktekkan apa yang dia pelajari pada Evan..dengan penuh keberanian dan membuang urat malunya Ana mulai me meg ang senjata lunak Evan.
Ana me nge lus senjata lunak Evan dengan perlahan.. walau sedikit kaku tapi Evan menikmatinya terbukti dia me re em me lek karena kelihaian tangan Ana.
"Ohh yeah baby..terus..ahh..kau pintar baby"
Evan terus meracau merasakan nikmatnya servis yang Ana berikan.. dia sangat senang.
Skip........
Tuan Curtis menuju ke kediaman Evan dengan anak dan istrinya..dia marah..wajahnya terlihat garang seakan ingin memakan orang.
Tak berapa lama kemudian mereka sampai di kediaman Evan..mereka di suruh menunggu di ruang tamu karena tuan rumahnya sedang enak-enak dengan sang istri.
"Sebentar saya panggilkan tuan Evan dulu"
"Cepatlah"
"Ada apa bi..?"
"Di luar ada tamu nyonya"
"Baiklah terimakasih..suruh tunggu sebentar "
"Baik nyonya"
Ana kembali ke dalam dan melihat Evan sudah keluar dari kamar mandi..Evan sudah rapih.. Ana mendekati Evan dan mengatakan ada tamu di bawah.
"Bersiaplah..kita turun bersama" ucap Evan dengan santai.
"Baiklah"
Ana bersiap..dia memakai pakaian hamil yang Evan khususkan untuk Ana.. Ana terlihat lebih imut dengan gauh hamilnya.
"Ayo turun"
"Sebenarnya siapa sih yang datang..?"
"Nanti juga kau tau"
"Tau ah"
Evab tersenyum..dia suka Ana cemberut dan kesal seperti sekarang ini..ingin rasanya dia cubit itu pipi gembulnya.
Mereka sampai di ruang tamu Evan hanya memandangi tamunya dengan datar non ekspresi.
"Cih..Ternyata sudah hamil duluan pantas menggoda milik orang lain" ucap tuan Curtis yang melihat Ana hamil besar.
Evan mendengar cibiran tuan Curtis dia hampir melempar meja di depannya tapi di tahan oleh Ana.
"Sabar babe..jangan buang-buang tenaga" ucap Ana santai.
Mereka duduk.. Ana dengan sengaja merangkul lengan Evan dan bersandar di lengannya..dia ingin membuat Janet panas dingin melihat pemandangan di depannya.
"Ada apa..katakan" ucap Evan to the poin.
"Nak Evan bagaimana bisa kau tertipu oleh wanita murahan seperti dia..siapa tau itu anak orang lain..kau jangan bodoh nak Evan..anakku lebih baik darinya kenapa kau meninggalkan nya dan lebih memilih wanita itu"
Evan sudah tidak tahan lagi..dia menendang meja kaca di hadapannya..meja itu pecah dan pecahan nya terlempar ke arah tiga tamunya.
"Jika kau tak tau apa-apa maka sebaiknya kau cari tau dulu kebenarannya hingga kau tak terlibat terlalu jauh dan melebihi batas mu tuan Curtis" ucap Evan dengan geram.
"Tuan Curtis..yang anda maksud saya merebut milik orang itu adalah saya merebut Evan dari Janet kah..begitu..jika iya maka anda bodoh tuan Curtis..kenapa saya menyebut anda bodoh karena anda telah di Bodohi oleh anak anda sendiri..hahha lucu sekali..babe aku ingin ketiga orang itu tau faktanya..kau urus mereka aku ingin makan..anak kita lapar" jawab Ana Santai.