
Keesokan harinya, sekitar pukul 8 lewat 30 menit Yasmin terbangun dari tidurnya; gadis itu membuka matanya perlahan seraya memijat kepalanya
Tak lama ia menoleh ke samping dan mendapati suaminya ternyata sudah bangun terlebih dulu darinya
kemudian ia menarik tubuh untuk mengubah posisi menjadi duduk; rasanya tak hanya letih, ia juga merasakan sakit dibagian punggung bawahnya
Yasmin mengambil ponselnya yang terletak dilaci samping ranjang; Namun saat ia menyalakan ponselnya, ia sontak terkejut melihat begitu banyaknya panggilan tak terjawab dan beberapa pesan dari temannya Loly
Sebenarnya Yasmin sendiri belum melihat postingan Daniel yang dengan sengaja memposting kontrak kerja antara ia dan ayahnya itu; saat ini Yasmin terlihat ragu-ragu ingin membuka salah satu media sosialnya.
sejujurnya ia begitu penasaran akan yang terjadi dimedia sosial, tetapi rasa penasaran yang ia rasakan berkecamuk dengan rasa takut
Walau begitu pada akhirnya ia tidak bisa lagi menahan diri untuk membuka salah satu media sosialnya, ia tercengang melihat begitu banyaknya komentar-komentar negatif tentangnya; beberapa teman sekampusnya memposting sebuah foto dengan caption yang menggiring opini banyak orang untuk berkomentar negatif tentang dirinya
Postingan pertama yang Yasmin lihat adalah postingan dari Jeslyn; Jeslyn adalah teman satu jurusan, Yasmin dan Jeslyn memang tidak begitu dekat. tidak sedekat ia berteman dengan Fany dan Loly. tetapi Yasmin sering sekali membantunya dalam hal pelajaran, ia tidak menyangka Jeslyn justru ikut-ikutan membully nya
Dan terakhir ia beralih melihat postingan dari Daniel, Yasmin tidak menemukan postingan Daniel soal kontrak kerja itu. memang postingan tersebut sebenarnya sudah dilenyapkan oleh Reno dengan memakai jasa hacker. tetapi tak lama Daniel ternyata berulah lagi, ia memposting sebuah foto yang memperlihatkan seorang wanita dengan pakaian sangat terbuka dan disertai caption ambigu yang dapat membuat orang salah presepsi; benar saja Yasmin melihat komentar-komentar negatif semua orang yang menyangka itu adalah dirinya. tentunya Yasmin tidak merasa itu adalah dirinya, karena memang foto tersebut benar-benar bukanlah dirinya.
"Itu bukan fotoku, foto itu benar-benar bukan fotoku" gumam Yasmin
Yasmin berandai-andai; jika saja dulu ia tidak asal asalan juga lebih sedikit pintar untuk tidak begitu mudah mempercayai orang lain, mungkin masalah seperti ini tidak akan pernah ada. ia juga berandai-andai jika saja saat itu ia tidak panik menghadapi masalah ayahnya mungkin saja masalah seperti ini juga tidak akan dihadapinya
Gadis itu terlihat depresi dan begitu tekanan, ia menyesali dirinya yang dulu enggan menerima bantuan dari Reno; karena dulu ia merasa Reno akan mempermainkan dirinya lagi, semua tentang Reno adalah hal negatif baginya. saat itu Yasmin benar-benar ingin memutuskan hubungan antara dirinya dan Reno.
Saat itu Yasmin merasa dirinya ditertawakan oleh Reno, ia sedang dalam masalah namun Reno justru memanfaatkan hal itu untuk mempermainkan nya. perasangka buruk tersebut selalu ada dalam pikirannya
Namun hal yang sudah terjadi tidak mungkin bisa diubah jalan ceritanya.
Saat ini nama baiknya hancur, hidupnya berantakan. ia telah membuat ibunya sedih dan kecewa tentunya rasa bersalah itu terus menghantuinya
juga soal ayahnya yang masuk rumah sakit karena percobaan bunuh diri. Yasmin hanya terdiam dan mencoba merenungkan nya; kadang ia akan bertanya-tanya, mengapa masalah datang bertubi-tubi padanya? kadang juga ada saat ia berpikir Tuhan tidak adil padanya, namun kemudian ia sadar kembali akan tindakan-tindakan bodohnya dan kembali terus menyalahkan dirinya sendiri.