
Di perusahaan reno.
"Ren, aku kasih tahu? kamu sudah nggak bisa mengejar yasmin lagi" ungkap alika dengan penuh percaya diri
Rupanya lagi-lagi dengan tidak tahu malu alika datang ke perusahaan reno, mengatakan kepada bagian resepsionis perusahaan bahwa dia adalah tunangan dari reno
Padahal reno sudah meminta gavin untuk berbicara kepada pihak ke amanan perusahaan agar alika tidak bisa kembali masuk lagi ke dalam perusahaannya, namun gavin melupakan intruksinya tersebut, dikarenakan terlalu banyak nya yang perlu ia kerjakan. dan reno juga sedang mengirim gavin untuk menggantikannya rapat di Los Angeles, karena ia tak ingin meninggalkanyasmin sendirian jadi reno memutuskan mengutus orang kepercayaannya saja.
“Cih. mengapa aku harus mengejarnya? dia milikku sekarang” batin reno
"Aku melihat yasmin menggunakan mobil mercedes maybach S560 saat keluar rumah sakit" ungkap alika "Tentu saja itu semua dia miliki karena dia sekarang sudah menjadi kekasih dari aktor terkenal, apa kamu sudah tahu itu?" tanya alika pada reno
“Cih benar-benar bodoh! sudah jelas mobil yang yasmin pakai itu adalah mobil yang memang aku sengaja berikan padanya, tetapi Ngomong-ngomong mengapa dia pergi kerumah sakit?” batin reno
“Sialan kenapa dia sama sekali nggak ada respon?” batin alika kesal
Alika telihat sangat kesal melihat reno yang mengabaikannya, bahkan reno sama sekali tidak melirik ke arahnya dan memilih fokus pada laptopnya.
"Ren, dengarkan aku" ucap alika dengan nada tinggi, dan ia juga dengan berani menggebrak meja kerja reno "Yasmin itu sudah bukan perempuan baik-baik!" ungkapnya
Tersulut emosi mendengar istrinya di sebuat bukan perempuan baik-baik, reno sontak mencekik leher alika.
"Ren apa yang kamu lakukan? lepaskan aku, aku akan kehabisan nafas" ucap alika terbata-bata
"Dengar baik-baik jangan pernah berani mengatakan hal seperti itu lagi!" ancam reno
"Kamu benar-benar gila, kamu gila." alika berusaha meneriaki reno
Reno melepaskan tangannya dari leher alika "keluar!" reno mengakatan dengan mencoba meredam emosinya
Ada yang menarik perhatian alika, itu tak lain adalah karena ia melihat reno mengunakan sebuah cincin di jari manisnya,
“Reno memakai cincin dijari manisnya? dan itu bukannya sebuah cincin couple?” batin alika bertanya-tanya
"Keluar!" reno mengulangi perkataannya lagi
Yasmin baru saja tiba diperusahaan reno, ia sejujurnya benar-benar malas kembali ke perusahaan tersebut, apalagi menghadapi bagian resepsionis.
"Dia lagi" gumam bagian resepsionis
Belum juga mendekat kepada bagian resepsionis, tetapi tatapan mereka dan gestur tubuhnya terlihat dari jauh saja sudah memperlihatkan ketidaksukaannya atas kehadiran yasmin
gadis itu menghela nafasnya mempersiapkan diri untuk menghadapi resepsionis perusahaan reno yang menyebalkan itu baginya
Di bagian resepsionis perusahaan.
"Lebih baik nona mengurungkan niat untuk berusaha kembali, karena CEO perusahaan kami sedang bertemu dengan tunangan nya"
Yasmin sontak tertegun terkejut “Tunangan nya?” batin yasmin
"benar CEO perusahaan kami sudah memiliki tunangan, mereka terlihat saling mencintai" ungkap bagian resepsionis yang sebenarnya tak tahu apa-apa dan hanya asal bicara, ia juga menambahkan "Sebaiknya nona jangan menjadi perempuan rendahan dengan berniat merusak hubungan seseorang yang saling mencintai"
Yasmin hanya tertegun mendengarkan, ia sama sekali tidak tahu harus merespon apa?
Namun yasmin merasa ada yang aneh dengan perasaannya, ia merasa begitu kesal dan merasa sangat terluka mendengarnya, namun ia merasa masih bingung akan perasaannya sendiri, apakah ia sebenarnya kesal karena ucapan bagian resepsionis ini, atau ia tengah cemburu karena mendengar reno bersama dengan wanita lain di ruangannya?