
“Apa ini sebuah jebakan, dia ingin membuat aku jatuh cinta lagi padanya dan setelah itu kembali menjatuhkan aku?” pikir yasmin
“Oh reno ayolah aku sudah bukan seorang gadis yang bodoh lagi seperti dulu” batin yasmin
"Jadi hal-hal seperti ini sudah tidak mempan lagi untukku." Ucap yasmin
Yasmin melihat menu sarapan tersebut adalah makanan dan minuman favoritnya yaitu salmon scrambled & segelas jus tomat
Telihat jelas diraut wajahnya sebenarnya ia merasa sedikit terharu karena ternyata reno masih mengetahui makanan favoritnya
Di Kantor reno.
Reno dengan sengaja memasang kamera CCTV disalah satu sudur kamar apartemen nya itu agar ia bisa leluasa melihat gerak-gerik istrinya.
Kamera CCTV itu tersambung pada laptopnya, pria itu sekarang hanya sedang memandangi rekaman hasil dari kamera tesebut sambil senyum-senyum sendiri.
Telihat yasmin melepaskan balutan selimutnya dan berjalan dengan telanjang bulat menuju kamar mandi dan reno yang melihatnya melalui laptopnya “Istriku sangat sexy” batin reno
Namun tiba-tiba ia dikejutkan dengan kehadiran gavin yang mendekat padanya karena penasaran dengan apa yang reno lihat sampai membuat dirinya senyum senyum sendiri tak jelas
"Sedang lihat apa boss?" tanya gavin
Reno sontak menutup laptopnya dengan cepat dan ia telihat marah pada gavin karena sembarangan masuk dan berusaha melihat apa yang sedang asik ia lihat.
"Apa sih boss, pelit banget" sindir gavin
Reno megebrak meja kerjanya dengan tiba-tiba sehingga sontak saja membuat gavin terkejut dan merasa bingung kenapa temannya itu sangat marah hanya karena dirinya mencoba melihat apa yang ia sedang lihat.
"Apa yang sudah sempat kamu lihat?" tanya reno kerus
"Hey santai boss aku belum sempat lihat apapun aku berani sumpah." ungkap gavin
"Oh. baguslah." reno sangat lega mendengarnya ia sempat begitu takut sebelumnya, tubuh istrinya itu sampai dilihat pria lain
“Jadi penasaran apa yang dia lihat tadi” batin gavin
Reno mengernyit "Mau apa kau kemari?" tanya reno pada gavin
"Ini berkas-berkas yang perlu kau tanda tangani" ucap gavin menyimpan tumpukan berkas-berkas penting perusahaan yang perlu reno koreksi dan ia tanda tangan
"Oke. kau sudah boleh keluar" ungkap reno
"Terima kasih gavin.." ucap gavin mengkode reno agar ia mengucapkan terima kasih padanya namun sangat disayangkan usahanya itu sia-sia karena reno telihat engan mengatakannya
"Cih."
Di sisi lainnya.
"Seharusnya aku hari ini menemui dosen pembimbing untuk menyiapkan materi skripsi ku, tetapi aku malah mendapat kabar dosen itu tidak datang ke kampus hari ini hufft"
Tiba-tiba ponsel yasmin berdering, saat ia lihat ternyata yang menelponnya adalah loly teman baiknya.
‘Hufft, nanti aku ceritakan detailnya. kamu sama fany dimana apakah masih dihotel Rafless?’
‘Fany masih dihotel Rafless aku ada kelas hari ini dikampus, bagaimana kalau kita bertemu dihotel Rafless saja siang ini’
‘Oke.’
‘Eh apa kamu tidak bekerja yas?’
‘..............Em tidak’
‘Yasmin nanti aku hubungi kamu lagi oke, dosennya udah dateng aku harus masuk kelas sekarang. sampai jumpa’
Kembali ke kantor reno.
"Apa ada yang perlu saya bantu pak?" tanya Steffy asisten reno
"Steffy saya ingin kamu kumpulkan semua informasi orang-orang yang terlibat menyebarluaskan foto foto itu" reno menyodorkan sebuah majalah gosip yang covernya justin jonathan dan yasmin
“Kenapa tuan muda anggara sangat perduli akan hal seperti ini” batin Steffy terheran-heran
"Baik Pak, ada lagi?"
"Akuisisi semua media yang sudah menyebarkan berita tentang aktor itu dengan yasmin" perintah reno
"Hah?!" Steffy sontak terkejut mendengarnya
"Masih tidak mengerti?" reno mengernyit
"Saya paham pak."
"Berbagi lah tugas dengan gavin suruh dia pergi ke kantor pusat media untuk memblokir semua url situs yang konten nya berisi berita-berita mengenai yasmin dan aktor itu"
“Eh kok sampai segitunya?!!” batin Steffy
"Baik pak."
"Silahkan mulai lakukan sesuai intruksi yang saya suruh" perintah reno
"Kalau begitu saya permisi pak"