
Di sisi lainnya.
‘Dimana istriku’ reno menelpon pak suhipto menanyakan keberadaan istrinya yang sudah begitu larut malam tetapi masih saja belum pulang ke apartemen nya
‘Tuan nona Yasmin sedang menemui seseorang disebuah apartemen’
‘Apartemen dimana? siapa yang dia temuin’ tanya reno agak kesal
‘Aktor tampan itu lho tuan yang bernama Justin Jonathan’
Kemudian terdengar bunyi gebrakan meja sangat keras hingga sontak membuat suhipto tekejut
“Waduh sepertinya tuan muda anggara marah” batin suhipto
‘Dalam waktu 30 menit tidak bisa membawa istriku pulang ke apartemen, kamu saya pecat!’
Di sisi lainnya kondisi reno saat ini ia benar-benar merasa kesal mengetahui Yasmin menemui Justin Jonathan, padahal sebelumnya ia merasa sudah lega karena mengetahui Yasmin tidak ada hubungan apa-apa dengan pria itu.
"Yasmin untuk apa sebenarnya kamu menemui pria itu?!!" reno begitu kesal sampai ia merusak barang-barang yang berada disekitarnya
"Aku dengan sengaja pulang lebih awal dan menunda mengerjakan beberapa pekerjaan, hanya agar kita bisa menghabiskan malam pertama kita menjadi sepasang suami istri sedangkan kamu sudah jam 10 malam masih belum kembali dan malah datang ke apartemen pria lain?! kamu benar-benar hebat yasmin sangat hebat." kesal reno
“Ayo kita lihat bagaimana aku menghukummu saat kamu kembali” batin reno
Di sisi lainnya.
"Nona dimana kamu??" sahut suhipto
Suhipto membuka pintu kamar Justin Jonathan dan ia begitu tekejut melihat posisi Justin yang tertidur pulas di dada yasmin
"Eh? pak ini tidak seperti yang bapak pikirkan" ucap yasmin mencoba menjelaskan dengan panik "Tolong saya menyingkirkan dia" tambah nya
Akhirnya pak suhipto ini membantu yasmin menyingkirkan justin dari tubuhnya dan menidurkannya di ranjang nya.
"Huh akhirnya" yasmin menghela nafas
"Nona sebaiknya kita segera pulang ke apartemen tuan muda dia, dia sepertinya sangat marah" ungkap suhipto
"Hah?!"
Yasmin sontak terkejut melihat jam tenyata sudah menujukan pukul sepuluh malam.
"Yampun, ayo pak."
Sesampainya di apartemen.
Yasmin baru saja masuk kedalam ia sontak terperangah melihat kondisi apartemen yang sudah seperti kapal pecah, lampu kamar ada dibawah dan beberapa hiasan yang pecah.
“Reno dia benar-benar marah?!” pikir yasmin
"Ren kamu sudah pulang ya hehe" Yasmin mencoba mencairkan sedikit suasana
"Kesini."
Yasmin berjalan mendekat pada reno, suasananya jadi sangat menegangkan membuat seluruh badan Yasmin bergetar.
"Aku cape aku mau mandi terus langsung tidur, kamu sedang apa disini?" tanya Yasmin dengan polos
"Cih."
“Aku sebaiknya buru-buru menghindar” pikir yasmin
yasmin membalikan badannya untuk segera menghindari reno namun tiba-tiba reno menarik tangannya sehingga membuat ia sampai duduk di pangkuan suaminya itu.
"Aku, aku hanya mau mandi kok" ungkap yasmin
"Istriku tidak kah kamu ingin menjelaskan sesuatu padaku terlebih dahulu?" ucap reno berbisik pada telinga yasmin
"Sepertinya aku akan memecat sopir itu karena tidak on time mengantarmu pulang ke apartemen, aku menyuruhnya dalam waktu 30 menit tetapi ia sampai dimenit 45" ucap reno kesal
"Eh jangan itu salahku bukan salah pak suhipto" ungkap yasmin
"Dia juga berani-beraninya mengantarmu menemui pria lain tanpa memberitahu aku terlebih dahulu" reno semakin terlihat kesal
"Ren itu kemauan ku sendiri" ungkap yasmin
Seperti biasanya saat reno sedang merasa cemburu ia akan membuat beberapa tanda dibagian leher yasmin untuk menandakan bahwa yasmin adalah miliknya.
"Sekarang jelaskan kenapa kamu menemui pria itu di apartemen nya?" tanya reno sambil ia asik menciumi bagian leher yasmin yang sedang ada di pangkuannya pria itu juga memeluknya dengan erat
"Aku........"
“Apakah reno sudah tahu mengenai berita itu?” batin yasmin
"Tidak menjawab?" sahut reno
Yasmin menjelaskan detail permasalahan nya kenapa reno mengenai mengapa ia bisa berada dihotel bersama justin dan niatnya menemui justin untuk sekedar meminta bantuan agar ia mau mengklarifikasi berita simpang siur itu.
"Itu biar aku saja yang urus" reno mengernyit
“Eh?! memangnya dia bisa apa?” batin yasmin