Nothing Like Us

Nothing Like Us
Depresi berat



Tak lama kemudian ponsel reno berdering, ia meraih ponsel tersebut yang terletak tak jauh dari laptopnya dan ternyata saat dilihat yang menelponnya adalah pembantu nya yang berada divila miliknya.



‘Tuan’ suara pembantu itu terdengar begitu panik



‘Ada apa? bicara.’



‘Tuan keanu datang kemari dan memaksa nyonya untuk ikut dengannya’



Reno terkejut mendengar kabar bahwa adik tirinya itu datang ke vilanya untuk memaksa ibunya kembali ikut bersama dengan dirinya



“Keanu ada di negara ini? dan datang ke vila ku?” batin reno



‘Kalau dia ingin ikut bersama anak tirinya biarkan saja’ jawab reno ketus



‘Tetapi tuan....’



‘Sudah saya sedang sibuk, dia bisa mengurus anak kesayangan nya itu sendiri jadi biarkan saja.’ reno memutuskan telponnya begitu saja



Di sisi lain yasmin yang sudah janji akan menemui kedua temannya di hotel Rafless, ia pun saat ini sedang dalam perjalanan menuju hotel tersebut.


Namun dalam perjalanannya tiba-tiba saja ia melihat seorang pria yang telihat seperti sosok ayahnya Steven Wesley sedang dikejar-kejar oleh kerumunan orang dan diteriaki maling



“Barusan apa itu papa? atau aku cuman salah lihat?” pikir yasmin



suhipto yang melihat yasmin seperti orang kebingungan akhirnya memberanikan diri bertanya "Nona apa ada masalah?" tanya nya terheran-heran



“Aku harus pastikan kalau itu bukan papa” batin yasmin



"Pak bisa tolong berhenti dulu?" ucap yasmin



"Eh? memangnya mau apa?" tanya suhipto



“Perasaan aku tiba-tiba tidak enak, aku sepertinya memang benar-benar harus memastikan dulu bahwa itu bukan papa” batin yasmin



"Tolong berhenti!" printah yasmin



Pada akhrinya suhipto tak ada pilihan lain selain ia harus menuruti perintah yasmin, ia memberhentikan mobilnya dipinggir jalan.



"Nona kita tidak bisa berhenti lama-lama dipinggir jalan seperti ini" ungkap suhipto



"Bapak cari saja tempat parkir, tunggu saya kembali disana." ucap yasmin sambil ia membuka pintu mobil



"Nona mau kemana?!" tanya suhipto



"Saya ada urusan sebentar"



Yasmin begitu saja langsung berlari mengejar kerumunan tersebut karena ia merasa harus memastikan kalau pria yang dilihatnya benar-benar bukan sosok ayahnya



Kerumunan tersebut telihat behasil menangkap pria yang diteriakinya maling, mereka begitu Terlihat brutal memukuli pria tersebut hanya karena persoalan mencuri dua bungkus roti di sebuah toko




Namun tiba-tiba ada salah satu orang menyingkir sehingga yasmin kemudian dapat melihat sosok pria itu dan memang benar saja pria tersebut adalah ayahnya Steven Wesley, gadis itu begitu tekejut dan tak bisa berkata apa-apa.



“Papa?!!!” batin yasmin terkejut



Yasmin sontak berlari dan lalu memeluknya, ia telihat melindunginya dari orang-orang yang mencoba menyakitinya.



"CUKUP!!!!" teriak yasmin pada kerumunan orang



"Nona ada apa denganmu sebaiknya kamu tidak ikut campur dia ini seorang pencuri"



"Cih. nona Menyingkir lah"



"Apa yang dia curi? aku akan menggantinya kalian semua tidak berhak menghakiminya seperti ini" sahut yasmin



"Kami hanya ingin memberikan efek jera pada pencuri seperti dia"



"Dia mencuri dua roti di toko ku"



Yasmin mengeluarkan uang di dompetnya, ia mengambil uang sekitar 500 ribu untuk mengganti dua roti yang dicuri oleh ayahnya tersebut.



"Aku ganti, kalian semua bubar!"



Beberapa saat kemudian kerumunan orang-orang itu akhirnya mau membubarkan diri



"Nona itu benar-benar aneh dia membela seorang pencuri"



"Iya benar-benar aneh"



Yasmin menangis melihat kondisi ayahnya yang babak belur ia juga telihat begitu kurus dan kucel



"Papa?!!"



"Siapa kamu siapa kamu"



yasmin mengernyit "Pa? aku yasmin anakmu, kenapa papa bisa jadi seperti ini?"



Tenyata Steven Wesley mengalami depresi berat setelah ia putus asa karena merasa dirinya tak berguna dan dibenci oleh putrinya sendiri ditambah lagi jabatannya sebagai direktur utama disebuah perusahaan tak bisa ia dapatkan lagi, ia hidup layaknya gelandangan di jalanan tak memiliki keluarga dan ditinggal istri mudanya.



"Papa ikut yasmin ya?"





Di Update lagi besok! ( ͡ ͜ʖ ͡ )