
"Pikiran baik-baik tawaranku!" Katanya
"Semua itu terasa sama saja.. bukan kah sama-sama terkesan menjual diri?" Yasmin tersenyum sendu saat mengatakannya.
Sedangkan Reno ia terkejut dengan perkataan Yasmin, ia lalu hanya menatapnya dan membisu.
"Kenapa? Apa yang aku katakan benarkan? sekarang tolong buka pintunya"
"Jadi, tetap dengan keputusan konyol mu itu?"
"Yang hanya perlu kamu tahu, apapun keputusan yang aku buat itu bukan urusanmu!" Yasmin pun menjawab dengan tegas
Reno mulai habis kesabaran akan sikap Yasmin yang benar-benar keras kepala.
"Yasmin.." Ia memegang gadu gadisnya dan berkata "aku kali benar-benar tidak habis pikir dengan keputusan konyol mu itu! Sekarang tolong katakan padaku apa kamu benar-benar siap melakukan hal seperti itu dengan laki-laki lain yang bahkan tidak kamu kenal sebelumnya dan kamu akan melakukan adegan demi adegan seperti video yang aku tujukan padamu tadi? Yasmin, apa kamu kali ini hanya tidak berpikir panjang? Aku benar-benar bingung akan jalan pikiranmu ini" Katanya "sekarang mari kita berandai-andai.. Jika kamu benar-benar akan melakukannya hanya demi Steven wesley papa mu itu, uang yang akan kamu terima saja hanya senilai 5 miliar!" Katanya "5 miliar Yasmin! Hanya 5 miliar! Sedangkan hutang papa mu itu senilai 45,6 miliar" Katanya dengan serius "Belum mendapat dari setengahnya saja kamu sudah berkorban tubuhmu" Lalu reno tertawa kecil "Tetapi Yasmin aku salah, sebenarnya bukan hanya tubuhmu tetapi juga masa depanmu!" Katanya "Video itu tentunya akan tersebar luar di internet bukan? Apa judulnya Kira-kira nanti.. Oh, mahasiswi Universitas XX bercinta dengan seorang aktor bintang porno?" Katanya
"Aku yakini kamu akan mendapat sanksi Sosial, Kamu perlu sadar itu Yasmin! kamu ini tidak hanya akan mempermalukan diri sendiri" Katanya "Yasmin, bagaimana dengan keluargamu? begitu juga nasib kampusmu itu pikirkan baik-baik"
Yasmin dengan spontan menepis tangan reno yang masih memegang gadunya, Gadis itu benar-benar tak kuat lagi menahan tangisnya, ia kemudian memalingkan pandangannya dari reno dan mulai meneteskan air matanya yang tak henti-hentinya jatuh ke pipinya.
"Sekarang apa sudah bisa menyimpulkan tawaranku jauh lebih baik"
Yasmin hanya diam membisu dalam kesedihannya.
"Aku memberimu uang senilai 45,6 miliar hanya dengan sekali tidur"
Saat ini Yasmin mulai muak dengan perkataan laki-laki itu "Tolong buka pintu mobilnya!"
"Kamu ini benar-benar tidak mendengarkan ya!" Reno sangat kesal karena menuduh Yasmin akan kembali ke kantor produser yang sekaligus sutradara film porno itu
"Aku tidak akan kembali ke sana, aku hanya mau pulang!"
Bukan membukakan pintu mobil, laki-laki ini malah menyalakan mobil dan mulai melajukan mobilnya menjauh dari kantor Anthony william itu.
"Aku bisa pulang pulang sendiri!"
"Lagi pula siapa yang akan mengantarmu pulang?"
"Apa katamu???"
Beberapa saat kemudian, rupanya laki-laki itu memiliki rencana lain ia membawa Yasmin ke villanya.
"Turun!"
Yasmin hanya diam tak bergerak sama sekali saat diperintahkan untuk turun
Reno kemudian keluar dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Yasmin, namun Yasmin tetap keras kepala tak mau keluar dari mobil itu.
Reno mengulurkan tangannya agar Yasmin mau keluar dari mobilnya
"Reno aku mau pulang!"
"Keluar lah dulu"
"Tidak mau!"
Mulai kesal dengan sikap Yasmin yang benar-benar keras kepala ini akhirnya reno tak ada cara lain ia pun memaksanya untuk keluar dari mobil itu dengan cara menggendongnya
"Hey, apa yang kamu lakukan lepaskan!" Teriak Yasmin meronta-ronta
"Diam lah."
"Turunkan aku, turunkan aku!" Gadis itu meronta-ronta memukul-mukuli tepat di bagian dada laki-lakinya
Saat sudah didepan pintu masuk villa nya lalu akhirnya laki-laki itu pun mau menurunkan Yasmin.
"Benar-benar gila!" Kata Yasmin dengan wajah yang begitu kesal
Gadis itu pun mencoba melangkahkan kakinya untuk pergi namun tangannya tiba-tiba saja ditahan oleh laki-lakinya
"Mau kemana" Tanya nya
"Aku kan sudah bilang aku mau pulang!"
"Tidak aku izinkan!"
"Yampun aku tidak peduli tuh, aku juga tidak memerlukan izin darimu" Kata Yasmin yang ngeyel dan keras kepala
"Tanpa seizin dariku apa kamu pikir kamu bisa lolos melewati gerbang itu"
Yasmin kemudian melihat ke arah gerbang villa Reno anggara, yang ternyata dijaga oleh beberapa orangnya.
"Aku hanya ingin kamu menemani aku makan saja"
Yasmin sontak melihat kearah reno anggara, seolah-olah gadis itu tak percaya tenyata laki-laki ini membawanya ke villa benar-benar hanya untuk menemaninya makan kah?
"Aku belum makan!" Katanya
"Kamu ini seorang balita ya? makan saja harus ditemani, apa jangan-jangan kamu juga akan menyuruhku menyuapimu"
"Itu ide bagus!"
Yasmin dengan sangat begitu terpaksa harus menyuapi balita besar bernama reno anggara, gadis itu benar-benar mengekspresikan wajah wajah keterpaksaannya.
Sedangkan bagi reno melihat Yasmin dengan ekspresi kesalnya itu benar-benar menggemaskan.
Reno hanya tertawa kecil sambil curi-curi pandang melihat ekpresi gadisnya yang menggemaskan itu baginya, sedangkan Yasmin benar-benar merasa kesal dengan ke annoyingan mantannya satu ini.
"Kamu tuh makan agak cepat dikit biar aku cepat pulang!"
"Kamu pernah dengar tidak kalau makan itu harus dikunyah 32 kali"
Mendengarnya Yasmin benar-benar jengkel rasanya ingin menyuapinya dengan lobster yang masih hidup!
Yasmin tiba-tiba ingat sesuatu yang mengganjal dipikirkannya "Ah sebenernya ada yang ingin aku tanyakan padamu, Apa aku boleh bertanya?"
"Ingin menanyakan soal tawaranku itu, tenang saja masih berlaku" Katanya dengan nada bicara usil
Yasmin memutar bola matanya "uhh! Bukan itu"
"Katakan!"
"Bagaimana hubunganmu dengan alika"
Entah apa yang terjadi ekspresi reno langsung berubah laki-laki itu benar-benar menunjukkan ketidaksukaannya. Ia secara spontan menggebrak meja makannya membuat gadisnya tertegun kebingungan.
Reno kemudian pergi begitu saja menjauh dari meja makan dan tentu saja meninggalkan Yasmin sendirian, saat pergi wajahnya benar-benar terlihat kesal. Yasmin kemudian bertanya-tanya apa kah mungkin ia tak seharusnya menanyakan soal itu?
Gadis itu pun teringat perkataan wanita skandal Reno anggara, wanita itu mengatakan bahwa reno belum benar-benar melupakan mantannya apa karena Yasmin mengungkitnya ia kesal jadi kesal teringat mantannya lagi?
Namun yang jelas entah bagaimana terjadinya, suasana hati Yasmin saat ini benar-benar terasa kacau. Seolah-olah hatinya tak Terima fakta bahwa reno begitu mencintai Alika.
Kadang gadis itu pun tersirat bayangan kejadian masalalu saat kekasih yang begitu ia cintai dengan tulus, namun ternyata mengkhianatinya dengan sahabatnya sendiri.
Teringat itu membuat air mata Yasmin tak terasa menetes di pipinya, gadis itu pun langsung buru-buru menghapusnya agar tak dilihat siapapun.
Tiba-tiba saja ada seorang perempuan membawa kemoceng ditangan kanannya, dengan ekspresi wajahnya terlihat begitu panik dan khawatir ia adalah salah seorang pembantu divilla ini.
"Nona.."
"Eh??" Yasmin hanya kebingungan dengan sikap salah seorang pembantu divilla ini kenapa ia terlihat panik dan seperti orang khawatir seperti itu
"Apa yang terjadi dengan tuan muda" Tanya nya dengan khawatir
"Memangnya kenapa?"
"Gangguan emosionalnya seperti terganggu lagi"
Yasmin yang mendengarnya langsung tertegun ia benar-benar kurang mengerti apa yang dikatakan pembantunya ini apa maksud dari reno memiliki gangguan emosional
"Gangguan emosional?"
Pembantu itu hanya mengangguk
"Sejak kapan reno mengalami gangguan emosional?"
Pembantu itu hanya diam membisu seolah-olah ada yang ia ingin ceritakan tapi tertahan karena takut.
"Katakan saja!"
"Nona, tuan muda mengalami gangguan emosional saat ditinggal mantannya"
Yasmin benar-benar tak menyangka sampai sebegitunya reno mencintai Alika, mendengarnya sebenarnya membuat hati gadis itu semakin kacau tapi ia begitu penasaran dengan ceritanya.
“mantannya ya? Yang dimaksud itu alika kan? Barusan itu jadi dia kesal benar-benar karena aku mengingatkannya pada mantannya ya” pikir Yasmin
"Sebenernya aku sudah mengetahui ceritanya dari nenek Cate" Katanya
Nenek cate ini adalah pengasuh reno anggara sedari kecil, walaupun reno hidup bergelimpangan harta yang tak akan ada habisnya tujuh turunan. Ia juga memiliki sisi malangnya saat ia berusia 7 tahun mami nya meninggalkannya dan papi nya begitu saja, lalu pergi dan memilih hidup dengan selingkuhannya juga anak tirinya bernama Keanu. Karena papi nya sibuk bekerja jadi memutuskan untuk menerima nenek cate sebagai pengasuh reno anggara sekaligus pengurus rumah besar keluarga anggara. Hubungan reno dan nenek cate sangatlah dekat ia sudah menganggap nenek cate sebagai peganti mami nya namun saat ini nenek cate sudah sangat tua reno sendiri memutuskan untuk tak mempekerjakannya lagi namun ia tetap menjadi bagian dari keluarganya dan dipersilakan tinggal dirumah besar anggara sebagai keluarganya.
"Nenek cate adalah pengasuh tuan muda anggara sedari kecil" Katanya
Yasmin menganggukan kepalanya mengisyaratkan bahwa dia sudah memahami perkataan pembantu itu. Padahal Yasmin sendiri sudah mengetahui soal nenek Cate ini, reno selalu cerita soalnya saat masih berpacaran dengan Yasmin ia bahkan pernah bertemu beberapa kali dengan nenek Cate ini.
"Tuan muda anggara ini pernah mengalami depresi berat karena ditinggal mantannya, sepertinya saat itu ia yang melakukan kesalahan sehingga membuat gadis yang ia cintai itu pergi meninggalkannya" Katanya
"Tuan muda anggara juga sempat direhabilitasi untuk gangguan emosional dan overdosis obat-obatan" Katanya
Yasmin hanya tertegun mendengarkan ceritanya
"Saat patah hati ia langsung pergi ke bar dan minum minum dengan tak wajar!" Katanya "papi nya sampai masuk rumah sakit karena jantungnya kumat melihat kelakuan anaknya seperti itu" Katanya
"Tuan muda anggara juga banyak sekali membuat kasus saat kuliah" Katanya
"Namun tetap lulus dengan nilai terbaik dan ia sudah dipercayakan memegang alih perusahaan, semenjak direhabilitasi emosionalnya mulai terkontrol" Katanya
"Tuan muda anggara banyak sekali membuat skandal saat ini tapi saya yakini itu sebagai bentuk usahanya untuk melupakan gadis itu" Katanya "tapi semenjak itu tempramennya agak buruk ia tidak pernah melakukan wanita dengan lembut" Katanya