
Reno saat ini benar-benar tak tahu akan suasana hatinya sendiri, marah kesal atau pun kecewa semua bercampur aduk! Ia tak habis fikir dengan jalan pikiran gadisnya untuk apa dia mau menandatangani sebuah kontrak film semacam itu.
Ke esokan harinya.
Hari ini Yasmin kebetulan tak ada kelas dan juga cafe masih tutup ia pun sengaja datang lebih awal ketempat janjiannya dengan ayah dari teman laki-lakinya itu
Yasmin sangat optimistis dan semagat tadi malam ia latihan berakting dengan kaca di rumahnya agar tak kaku didepan kamera nanti, ia semangat melakukan ini demi papa nya.
"Semoga semuanya lancar!"
Saat ingin berjalan menuju pintu kantor dari Anthony William tiba-tiba dua seorang laki-laki yang tak lain adalah bodyguard reno anggara menghalangi
"Eh...."
Yasmin pun Terheran-heran mengapa mereka bisa muncul disini
"Kalian apa yang kalian lakukan disini, jangan halangi aku. Aku sedang sibuk"
"Ikut kami" Katanya
"Tidak setengah jam lagi aku harus sudah ada didalam aku ini akan bekerja" Kata Yasmin dengan nada bicara ngeyel
"Nona maaf" Katanya dan menarik paksaku untuk mengikutinya
"Le..lepaskan tanganku"
Mereka pun membawaku kedepan sebuah mobil mewah Lamborghini berwarna abu-abu yang sudah tak asing bagiku
Pintu mobil pun terbuka~
"Masuk yas!"
"Ada apa?" Tanya Yasmin dengan ketus
"Kamu sepertinya sudah mempersiapkan diri sekali untuk disentuh oleh laki-laki lain"
"Reno apa maksudmu, aku sedang sibuk tolong jangan ganggu aku"
"Orang itu bayar kamu berapa sampai kamu mau melakukan hal seperti itu" Tanya nya
"Melakukan apa" Tanya Yasmin kebingungan
Reno memegangi gadu gadisnya itu
"Aku tahu semuanya tidak usah pura-pura polos denganku"
"Kamu fikir aku menjual diriku pada boss perusahaan ini" Kata Yasmin
Reno hanya diam
"Aku hanya bekerja"
"Sayang, apa kamu tahu mereka akan memberikan pekerjaan seperti apa?"
"Aku.... Itu... Anthony William adalah ayah dari temanku dia adalah sutradara sebuah film aku.. Aku akan main filmnya"
Reno kemudian tertawa terbahak-bahak
"Peranmu sebagai apa?" Tanya nya
"Kamu... Kamu benar-benar meragukanku" Kesal Yasmin yang melihat Reno tertawa barusan
"Sini sayang lebih dekat" Katanya
"Tidak tidak mau"
Reno kemudian mendekati Yasmin dan memperlihatkan isi video dihandphonenya
"Ah! Apa ini"
Suara itu benar-benar susah dijelaskan (#+;":-$;!*:*;$?) konten 21+
"Kamu kan akan melakukannya sayang" Kata reno
"Hah?"
"Sayang apa sebelum tanda tangan kontrak kamu tak tahu bahwa kamu harus ngapain saja?"
"Ren apa maksudmu! Dan stop memanggilku sayang!"
"Kamu apa kamu tidak tahu Anthony William itu siapa" Reno mulai kesal
"Dia ayah dari temanku"
"Apa karena dia ayah dari temanmu lalu kamu mempercayainya begitu saja kah Yasmin"
"Aku...... Aku... Sudahlah Ren jangan ukut campur urusanku!"
"Lihat video di handphone ku baik baik"
"Kamu ini benar-benar mesum!"
"Lalu kamu apa kamu mau melakukan itu semua hanya karena tergiur dengan uang?"
"Anthony William itu adalah sutradara film porno Yasmin Wesley!"
Yasmin benar-benar terkejut dengan perkataan reno yang mengatakan bahwa Anthony William adalah sutradara film porno jadi ia sudah mendatangi kontrak untuk memainkan sebuah film pornografi kah? Ia bahkan tak tahu isi kontrak itu apa
"Kalau kamu memang rela melakukan itu semua demi uang mengapa tak coba denganku" Reno mulai menggoda Yasmin dengan menciumi area wajah dan leher
Yasmin sontak mendorong tubuh Reno agar menjauh darinya
"Ren aku benar-benar tak tahu apa apa, aku memang menandatangani sebuah kontrak dengannya namun aku tak tahu isi kontraknya dan aku tak tahu dia seorang produser porno!"
"Aku akan menyelesaikan masalahnya" Katanya
Yasmin kemudian terlihat kecewa
"Apa kamu ingin menjadi seorang artis" Tanya reno
Yasmin pun menggelengkan kepalanya
Ia mulai menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan lalu menangis tersedu-sedu
"Yas, kamu kenapa?"
Yasmin hanya menggelengkan kepalanya seolah-olah menjawab ia baik-baik saja kok, namun yang terlihat jelas oleh Reno justru Yasmin sedang menangis dan menutupi wajahnya dengan tangannya
"Sudahlah, aku akan membantu menjadikanmu artis" Kata reno yang tak peka
"Aku tidak ingin jadi artis"
"Lalu apa?"
"Aku.... Aku hanya membutuhkan uang itu"
“Dia membutuhkan uang itu untuk apa? Atau jangan-jangan untuk melunasi hutang papa nya kah?” kata reno dalam hatinya
Yasmin pun mencoba keluar dari mobil Reno namun pintu mobilnya dikunci
"Kamu mau kemana" Tanya reno
"Aku mau turun!"
"Yasmin aku antar kamu pulang"
"Tidak perlu! Tolong buka kan pintunya"
Reno hanya diam
"Ren aku sudah tanda tangan kontrak dan aku akan melakukannya kamu jangan ikut campur urusanku!"
"Yasmin dimana akal sehatmu?"
"Reno apapun yang aku lakukan itu bukan urusanmu!"
"Yasmin kamu ini sudah gila ya?"
"Iya! Terserah pandanganmu"
"Kamu mau melakukan hal itu hanya demi uang senilai 5M?"
Yasmin pun menganggukan kepalanya
"Kamu tahu tidak film itu akan tersebar luar kamu jangan jadi egois! Fikirkan tante farah dan juga adikmu mereka akan menanggung malu" Katanya
Yasmin pun menatap reno
"Yasmin aku tahu kamu melakukan ini demi Steven Wesley demi Papa mu kan?"
Pupil mata Yasmin pun membesar seolah-olah tak percaya reno bisa menebaknya
"Kenapa aku menebaknya dengan benar?"
Yasmin hanya diam menundukkan wajahnya
"Bagaimana kalau kamu melakukannya denganku aku akan membayar seluruh hutang-hutang Steven Wesley"
Yasmin hanya diam
"Aku tak akan membuat video saat kita melakukannya" Kata reno dengan senyuman jahilnya
"Hutang papa ku....."
"45,6M kan?"
Yasmin kemudian hanya menatap reno
"Kamu tahu aku memiliki nya"
Dalam pikiran Yasmin saat ini “aku tahu kamu memilikinya, uang segitu tidak ada apa apanya bagimu itu hanyalah seharga jam tanganmu. Cuma aku sebenarnya tak ingin menjual tubuhku”