Nothing Like Us

Nothing Like Us
Memberontak



Tangan gemetar, pandangan tidak telihat fokus Steven Wesley terlihat seperti seseorang yang sedang tertekan.


Yasmin, gadis itu memutuskan membawa ayah nya ke rumah sakit terdekat karena ia merasa khawatir melihat banyaknya luka-luka dan memar memar diseluruh tubuh dan wajah ayah nya itu karena bekas pukulan banyak orang.



Namun gadis itu memutuskan membawa ayah nya pergi menggunakan taxi, dibandingkan ia harus meminta bantuan sopir pribadinya


Bukan apa-apa, yasmin hanya memiliki alasan tersendiri


gadis itu sebenarnya hanya takut pak suhipto akan mengadukan persoalan ayahnya kepada reno suaminya


Ia hanya tidak ingin reno terlalu jauh ikut campur terhadap urusan pribadinya, yang mana ia sangat takut kemudian pria itu akan berinisiatif menolongnya dan setelah itu meminta imbalan yang tak masuk akal lagi padanya.



Saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit, yasmin dengan pilu hanya memandangi ayah nya dan kemudian bertanya-tanya dalam benaknya sendiri mengapa ayahnya bisa mengalami hal seperti ini



Steven Wesley terlihat begitu kurus dan mengenakan pakaian yang sangat kumal, ia menggenggam dua bungkus roti saja seperti seolah-olah menggengam uang ratusan ribu.



Setelah sampai di rumah sakit... dokter yang menangani seluruh luka-luka ditubuh steven wesley terlihat sangat kewalahan menangani ayah dari yasmin tersebut, bagaimana tidak? seperti hilang kendali steven wesley memberontak tak ingin luka-luka nya diobati dan pria itu terus berteriak-teriak mengatakan "Biarkan saya mati!" dan ia juga terusan mengatakan "Anak perempuan saya membenci saya"



Yasmin mencoba menenangkan ayah nya itu agar dokter bisa segera mengobati luka-luka dan memar pada tubuh nya


"Papa tolong tenang sebentar dan biarkan dokter mengobati luka-luka ditubuhmu" ucap yasmin


ia jiga menambahkan "ini yasmin anak perempuan papa dan lihat...


aku disini, yasmin ada disini.



Perkataan yasmin sama sekali tidak didengar oleh ayah nya, steven wesley masih saja memberontak dan berteriak-teriak mengatakan hal yang sama berulang-ulang kali.


tentunya hal itu membuat yasmin menjadi sangat sedih dan merasa hancur seketika melihat keadaan ayah nya yang sudah sampai seperti itu namun ia sama sekali tidak bisa melakukan banyak hal yang berguna.



Tanpa rasa takut sedikit pun yasmin tiba-tiba saja memeluk ayah nya itu, dengan penuh harapan setelah itu ayah nya akan tenang dan merasakan jika anak perempuan nya sebenarnya tidak membencinya.



Namun tak di sangka-sangka steven wesley malah enggan menerima pelukan dari anak perempuan itu, ia dengan kasar mendorong anaknya sehingga terjatuh dan sempat terkena standd ressing trolley atau meja tempat dokter mempersiapkan obat-obatan.



"Eh, nona apa kamu baik-baik saja?" sahut suster yang ikut menangani steven wesley, ia terlihat panik dan langsung membantu yasmin berdiri.



Yasmin mencoba mendekati ayah nya lagi, namun tiba-tiba saja ia ditahan oleh dokter yang menangani nya


Dokter tersebut kemudian mengatakan akan menyuntikkan obat penenang pada steven wesley, dikarenakan tidak ada pilihan lain selain cara tersebut agar membuatnya tenang dan mudah ketika diobati.



"Saya akan menyuntikkan obat penenang" sahut dokter