
"Aku sudah menjelaskan nya dengan detail jadi bisa kah kamu melepaskan aku? aku ingin mandi aku benar-benar capek aku mau langsung tidur" ungkap yasmin
"Oh."
“Oh? jawaban apaan itu ambigu” batin yasmin
Tiba-tiba saja reno menggendongnya.
"Oh hey! apa yang kamu lakukan!" yasmin terkejut
"Ada beberapa pecahan kaca aku tidak ingin sampai kakimu terluka, lagi pula aku juga belum mandi sebaiknya kita mandi bersama" ucap reno
"Hah? tidak tidak perlu" jawab yasmin
"Yasmin yasmin ayolah kamu tidak usah malu-malu kamu sekarang kan istriku" sahut reno
Beberapa saat kemudian
“Benar-benar sial mandi yang harusnya hanya 10 menit jadi hampir satu jam” kesal batin yasmin
“Dan dia meraba seluruh tubuhku itu benar-benar menggelikan” yasmin mengingat kembali saat dia dan reno berada dibathtub yang sama dengan keadaan telanjang bulat
Yasmin kemudian memakai dress piyama yang sudah reno persiapan untuknya, piyama berwarna putih itu sedikit transparan dan benar-benar jadi menonjolkan bagian dada yasmin dan bokongnya, piyama super sexy jauh diatas lutut itu begitu pas ditubuh yasmin.
Reno yang sedang duduk di ranjangnya menunggu yasmin keluar kamar mandi, sontak terperangah ketika melihat yasmin keluar dengan menggunakan piyama ia telihat benar-benar sexy sampai membuat reno menelan ludahnya sendiri dan membuat pria itu langsung merasa terangsang
"Kenapa?" sahut yasmin
Yasmin sebenarnya tidak mau menggunkan piyama sexy itu, namun ia hanya ingin segera bisa langsung tidur tanpa berdebat terlebih dahulu dengan reno jadi ia menuruti apa yang reno inginkan.
“Aku menyuruh bawahan ku menyiapkan baju-baju wanita dilemari termasuk juga piyama, tetapi mengapa piyama yang mereka siapkan seperti ini? bawahan ku sepertinya sangat mengerti aku hehe besok akan aku beri mereka sedikit bonus” batin reno
Reno mendekat pada yasmin "Sayang aku jadi ingin" reno berbisik pada telinganya
Yasmin mendorong tubuh reno menjauh "Aku akan segera tidur" yasmin mencoba pergi menghindari reno namun tangannya ditahan pria itu sontak mencium bibir yasmin penuh nafsu
Reno mengangkat drees piyama yasmin "Jadi sayang tidak kah kamu harus bertanggung jawab mengembalikan moodku yang sempat hancur karenamu" sahut reno
"Ah..."
"Geli ya?" tanya reno
reno langsung mencium bibir gadisnya lagi dan membuka tangan-tangan dari dress piyama itu
Pria itu lalu meremas payudara yasmin dan menciuminya ia juga bertingkat layaknya seorang bayi
"Ah" yasmin hanya bisa merintih kegelian karena tingah laku reno
Reno tak lama kemudian menggendong yasmin untuk naik ke atas ranjang
Ia masih saja sibuk mencium seluruh tubuh yasmin
"Ahhhh ren tolong berhenti"
Yasmin tidak bisa berkata apa-apa lagi ia hanya bisa mendesah dengan spontan
"Suara desahanmu sangat sexy" sahut reno
"Sayang sepertinya ini benar-benar pertama kali bagimu" ungkap reno
“Setelah ini kamu akan menjadi milikku seutuhnya” batin reno
"Yasmin aku akan membuatmu jatuh cinta padaku lagi" sahut reno
Yasmin tertegun mendengarnya
"heh, itu tidak akan terjadi hati-hati kamu yang malah jatuh cinta padaku" jawab yasmin polos
Reno kembali mencium bibir yasmin “Itu sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu, aku bukan hanya sudah jatuh cinta padamu tetapi aku juga sangat mencintaimu benar-benar sangat mencintaimu yasmin, aku cinta mati padamu” batin reno
Malam yang begitu panjang penuh akan gairah dan kenikmatan dunia, pada akhirnya yasmin harus kehilangan kesuciannya, ia menyerahkan dengan pasrah sepenuhnya pada suaminya reno anggara.