Nothing Like Us

Nothing Like Us
sutradara film porno



Ke esokan harinya~


"Ma Yasmin hari ini ada kelas"


"Kamu akan pulang tidak?" Tanya farah dengan nada menyindir


"Ma, maaf soal kemarin. Yasmin tentunya akan pulang"


"Baiklah!"


Farah masih terlihat kecewa dengan anaknya itu yang tak menepati janjinya untuk selalu meminta izin padanya sebelum melakukan sesuatu.



di Universitas A, kampus Yasmin Wesley.


Ini Jam istirahat, Yasmin dan dua teman terbaiknya Fany dan loly memutuskan untuk makan mie ayam dikantin kampus namun tak disangka kantin begitu ramai tenyata ini ulah badboy kampus ini bernama Daniel William katanya dia adalah anak produser sekaligus sutradara film namun tak ada yang tahu menahu siapa ayahnya dan memproduksi film seperti apa


"Aku ada informasi!"


"Ayolah Daniel jangan buat rusuh" Kata salah satu mahasiswi


"Khusus untuk perempuan!"


"Daniel kami disini ingin makan dengan tenang!" Saut mahasiswa lain


Argumen mahasiswa dan mahasiswi


"Daniel pengacau!" "Tidak pernah masuk kelas!" "Ngapain sih tidak jelas!" "Benar-benar mengganggu" "Kami disini ingin makan dengan tenang!"


"Tenang tenang! Aku disini bermaksud baik siapa yang mau memiliki uang senilai 5M"


"Apaan sih ngaco!" Saut mahasiswa lain


"Khusus untuk perempuan!"


"Pergi sana Daniel jangan merusuh disini" Bentak mahasiswi yang mulai kesal dengan tingkah laku Daniel yang membuat rusuh saja dikantin



"Fany, itu bukannya Daniel ya? Dia selalu bolos sekarang giliran masuk malah buat rusuh" Kata Yasmin terheran-heran


"Malah aneh yas kalo dia bisa jadi anak laki-laki yang normal tidak rusuh" Kata loly


Yasmin dan teman-temannya pun hanya tertawa



"Ayahku membutuhkan pemain baru untuk filmnya dia ingin perempuan yang fresh! Bayarannya 5M" Katanya


"Ayahmu saja tidak jelas siapa" Sahut mahasiswi lain


"Udah sana pergi pergi pergi" Kesal mahasiswi lain


"Aku serius kalian wanita wanita boke tidak kah mau mempunyai uang sebanyak itu, ayahku itu sutradara film!"


"Kami bilang pergi ya pergi!"



Yasmin terkejut dengan pengumuman yang disampaikan oleh Daniel, dan ia pun tergiur dengan bayaran yang Daniel sebutkan kebetulan sekali Yasmin memang sedang membutuhkan uang untuk melunasi hutang hutang papa nya. Walau 5M itu masih jauh sekali dari total hutang 45,6M namun setidaknya bukan kah dia bisa mendapatkan setengahnya dulu.


"Aku sepertinya tidak jadi makan mie"


"Kenapa yas?"


"Perutku sakit aku mau ke toilet sebentar kalian makan lah duluan"


"Yasudah deh kami kesana ya"



Yasmin pun terpaksa membohongi teman-temannya padahal ia tak ingin pergi ke toilet namun lebih tepatnya ia ingin mencari Daniel dan menanyakan soal pekerjaan itu.


"Daniel"


"Yas...yasmin"


Daniel ini salah satu laki-laki yang naksir dengan Yasmin namun ia hanya naksir secara diam-diam walau dia badboy dia ini tipikal laki-laki yang kaku saat berhadapan dengan wanita


"Kamu kenapa selalu gemeteran saat mengobrol denganku"


"Tidak, tidak apa apa"


"Oh, oke."


"Ada apa?" Tanya nya


"Soal pengumuman barusan" Yasmin mulai to the poin


"Kamu tertarik?" Tanya nya


Yasmin pun mengangguk namun dengan sedikit keraguan


"Baik lah, sepulang ini aku ajak kamu bertemu ayahku kalau kamu benar-benar ingin pekerjaan ini"


"Tapi aku...."


"Tidak udah khawatir Yasmin"


"Ayahmu itu sutradara film kan? Apa kita akan membuat sebuah film? Tapi aku tidak pandai berakting"


"Yas, kata ayahku tidak apa apa soal itu dia akan mengajarimu" Katanya


Yasmin hanya tersenyum



Mumpung hari ini cafe ditutup atas instrumen pemilik cafe entah karena apa, tetapi Yasmin sangat senang jadi ia bisa ikut dengan Daniel untuk bertemu ayahnya dan mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lumayan besar.


"Apa kita akan kerumahmu"


"Iya, aku akan menemukan mu dengan ayahku" Katanya



Sedangakan disisi lain bodyguard yang Reno suruh untuk melindungi Yasmin dan mengawasinya menginformasikan pada Reno bahwa Yasmin pergi dengan laki-laki lain dengan menggunakan motor sport'


Via telpon


'Ada informasi apa'


'Boss saya melihat nona Yasmin dibonceng pergi oleh seorang laki-laki menggunakan motor sport dengan plat nomor Xxx'


'Ikuti mereka!'


'Kami sedang dalam proses mengikuti boss'


'Jangan sampai kalian mengecewakan saya lagi dengan kehilangan jejak mengerti? Jaga dia baik baik'


'Kami mengerti boss'



Sesampainya dirumah Daniel William, rumahnya benar-benar bak istana megah dan mewah membuat Yasmin semakin percaya bahwa memang mungkin saja benar bahwa Ayahnya Daniel benar-benar sutradara film namun mungkin karena alasan tertentu membuatnya menyembunyikan identitasnya.


"Masuklah yas" Katanya


"Iya"



Kemudian ada seorang laki-laki tua berperut buncit yang tiba-tiba saja muncul menyambut kedatangan Yasmin dan juga Daniel, rupanya ia adalah Anthony wiliam ayah dari Daniel William


"Ayah, ini temanku"


"Hallo Om" Yasmin pun bersalaman dengan ayah dari Daniel


Lalu ayah dari teman laki-lakinya itu memandangnya dengan sedikit aneh membuat Yasmin jadi agak tidak nyaman dengan tatapannya


Ia melihat keseluruhan tubuh Yasmin dari atas sampai bawah kemudian mengangguk Anggukan kepala dan berkata "cocok cocok"


Yasmin hanya terlihat kebingungan dan melihat kearah Daniel seolah-olah bertanya maksud Ayahmu apa


"Ayah dia cocok kan jadi pemeran wanita dari film terbarumu"


"Iya kamu memang pintar mencari wanita yang cantik"


Daniel hanya tersenyum


"Wanita ini benar-benar akan cowok untuk project film terbaru ayah" Katanya


"Jadi aku diterima Om?" Yasmin pun bertanya dengan bingung


"Ya tentu saja kamu diterima bermain difilmku"


Yasmin hanya tersenyum


"Kamu sudah tahu kan bayaran yang akan saya kasih padamu"


"5M kan?"


"Saya akan menambahkannya 10M jika kamu bermain dengan baik" Katanya


Karena sangat membutuhkan uang banyak dalam waktu singkat Yasmin tak berfikir negatif soal ini


"Tapi soal main film aku tidak ada pengalaman apapun om"


"Tidak usah khawatir nanti ada arahan" Katanya


Yasmin hanya mengangguk


"Besok datang ke alamat ini" Laki-laki itu memeberikan selembar surat alamat


"Jam berapa kira-kira om?"


"Jam satu siang"


Aku pun mengangguk menyetujui


"Kamu harus tanda tangan kontrak kerja dulu" Katanya menyodorkan surat surat


"Baik om"


Yasmin pun ingin membaca isi kontraknya dulu namun tiba-tiba saja ia terkejut karena dibentak oleh ayah dari Daniel ini


"Cepat lah saya tidak ada waktu saja harus istrahat tidak perlu kau baca dulu ini isinya hanya kamu harus menyelesaikan filmnya dulu dengan baik baru menerima gaji" Katanya


"Saya akan perkerjaan berapa tahun" Tanya Yasmin


"Jika kamu main dengan baik sekali saja" Katanya


Yasmin kurang mengerti dengan omongan ayah dari Daniel ini


"Cepat tanda tangan"


Yasmin pun sudah menandatangani kontrak perjanjian dengan ayah dari Daniel William



"Besok jangan lupa datang menemui ayahku"


"Iya, makasih ya" Kata Yasmin tersenyum


"Baiklah, aku antar kamu pulang"


"Tidak perlu aku bisa naik taksi"


"Tidak apa apa aku akan mengantarmu"



Disisi lain, perushaan besar Anggara~


Via telpon


'Katakan ada infromasikan apa?'


'Nona Yasmin ternyata diajak laki-laki itu kerumahnya boss'


'Apa'


Reno benar-benar kesal mendengarnya untuk apa Yasmin pergi kerumah laki-laki lain?


'Untuk apa dia kesana'


'Boss kamu sudah selidiki pemilik rumah yang nona Yasmin kunjungi tadi'


'Katakan'


'Sepertinya teman laki-laki nona Yasmin ini adalah anak dari seorang produser'


'Lalu?'


'Dan kami barusan mendapat informasi dari orang dalam yang kamu sogok mengatakan bahwa nona Yasmin sempat terlihat menandatangani sebuah kontrak kerja'


'Dia akan memainkan sebuah film' tanya Reno dengan penasaran


'Sepertinya begitu boss'


'Siapa sutradara itu?'


'Dia bernama Anthony William Boos'


'Oke'


'Boss.....'


'Kenapa? Apa masih ada informasi lain katakan'


'Anthony William adalah sutradara film porno'


Reno yang sedang rileks meminum secangkir kopi disela-sela kesibukannya langsung tersedak mendengarnya


'Boss anda baik-baik saja'


'Saya baik baik saja, tetap awasi dia fokus jangan sampai dia kenapa-kenapa!'