
● Beberapa saat kemudian..
Sesampainya di kediaman Roger hardware, Yasmin yang tanpa kepikiran kaki nya sedang terluka sontak berlari keluar dari mobil Reno
Gadis itu berlari tergesa-gesa dengan raut wajah yang begitu panik
"Yasmin pelan-pelan sedikit kaki mu sedang terluka" Sahut Reno yang begitu mengkhawatirkan kondisi gadisnya
Namun gadis itu benar-benar mengacuhkan perkataan mantan pacar nya itu, ia seperti tak perduli pada dirinya sendiri karena mungkin saja di pikirannya saat ini ia hanya begitu mengkhawatirkan kondisi papa nya, Steven wesley.
Pria itu kemudian mengikutinya dari belakang dengan berjalan agak lambat
● Saat memasuki ke kediaman Roger hardware, Yasmin sontak terperangah melihat Orang-orang diruangan itu sudah memakai setelan outfit yang betul formal
"Selamat datang calon pengantin ku" Roger hardware si pria tua yang tak tahu malu itu menyambutnya dengan merentangkan kedua tangannya seolah-olah dirinya menginginkan Yasmin berlari padanya dan langsung memeluknya
Yasmin terlihat begitu kebingungan, kemudian gadis itu melirik ke arah Steven wesley papa nya
Steven Wesley yang berdiri tidak jauh dari Roger hardware, kondisinya telihat begitu baik ia berdiri dengan tegak menggunakan pakaian begitu formal dan menggandeng seorang wanita yang tak lain adalah Clarissa ibu tiri Yasmin
"Papa.."
"Langsung saja seret dia, bawa dia untuk mengganti pakaian nya dan dandani dia secantik mungkin" printah Roger hardware pada anak buahnya
“Aku begitu panik dan khawatir saat melihat kiriman foto dirinya babak belur dan ditodongkan sebuah pistol tepat dikepalanya namun sekarang aku justru melihat bahwa kondisinya baik-baik saja dan dia kembali dengan perempuan itu lagi, Apa dia benar-benar akan setega itu berencana menjebak anak nya sendiri?“ pikir Yasmin
"Siapa juga yang akan mau menikah denganmu? aku kesini dengan membawa uangnya" sahut Yasmin dengan angkuh
"Omong kosong!!! tangkap dia!!!" sahut Roger hardware
Kedua anak buah dari Roger hardware itu pun langsung mengunci kedua tangan Yasmin
Gadis itu terus melihat ke arah Steven wesley papa nya dengan tatapan penuh kekecewaan, sedangkan Steven wesley hanya terdiam menundukkan wajahnya seolah-olah dirinya menyadari akan dosa nya terhadap anak perempuannya itu
Yasmin meronta-ronta mencoba melepaskan diri dari kedua anak buah Roger hardware itu, namun genggamannya cukup kuat
gadis itu dipaksa berjalan untuk mengikuti saja kemana mereka akan pergi membawanya
"Lepaskan saya"
● Tiba-tiba saja...
"Lepaskan dia."
Yasmin sontak melihat ke arah suara itu "Reno.." gadis itu langsung tertegun
Reno kemudian memasuki ke kediaman Roger hardware, pria itu terlihat begitu marah melihat gadisnya diperlakukan seperti itu
Tak lama kemudian beberapa anak buah dari Roger hardware menyerang pria itu dengan bersamaan
Pria itu lalu tak segan-segan menghajar satu-persatu anak buah dari Roger hardware
dan Kediaman pria tua itu saat ini benar-benar menjadi kacau balau
"Siapa pria itu?" tanya Roger hardware pada Steven wesley
"Dia adalah mantan pacar anak ku"
Setelah membereskan beberapa orang yang mencoba menghalanginya, pria itu kemudian mendekatkan dirinya pada gadisnya
"Lepaskan dia"
"Anak muda sebenarnya siapa dirimu? Aku seperti begitu tidak asing akan dirimu" tanya Roger hardware
"Saya Reno Anggara" sahut nya
Roger hardware sontak terperangah, bagimana tidak? ia akan mengajukan kerja sama dengan perusahaan Anggara, kerja sama itu sangat akan menguntungkan untuk dirinya dan nasib perusahaan nya
Namun saat ini Roger hardware justru malah membuat suatu masalah dengan Ceo perusahaan tersebut
"Lepaskan wanita itu" Sahut Roger hardware
"Bawa lah gadis cantik itu pergi kemanapun kau mau, tolong jangan mempersulit kerja sama antara kita nanti tuan muda reno anggara"
Ke dua anak buah dari Roger hardware itu pun sontak begitu saja melepaskan gadis itu
“Aku ini memang benar-benar seorang ayah yang tidak baik, karena hasutan dari Clarissa pada akhirnya aku akan begitu saja menyerahkan anak perempuan ku kepada pria tua itu” pikir Steven wesley
“Yasmin maafkan papa” batin Steven wesley beteriak
Steven wesley hendak mendekati anak perempuan nya itu, namun sontak ditahan Clarissa yang berada disamping nya dan ia terus menerus menggandeng tangan suaminya itu
Clarissa mengernyit "Sayang mau kemana?"
Steven wesley sontak menipis tangan istri nya itu agar melepaskan gandengannya
Pria itu pun melangkahkan kaki nya mendekati Putri nya itu
"Yasmin"
Yasmin melirik ke arah papa nya dengan tatap tajam
terlihat begitu jelas diraut wajah gadis ini, ia dipenuhi rasa kecewa dan kekesalan mendalam
"Yasmin maafkan papa, papa bisa jelaskan semuanya" Ucap nya penuh penghayatan
Yasmin kemudian menyodorkan selembar Cek senilai 45,6 Miliar yang ia dapatkan dari Reno pada Steven wesley
Steven wesley tertegun melihat nominal di selembar cek yang putri nya berikan padanya
"Yasmin?!! ini..."
Gadis itu lalu tersenyum sendu "Bukan kah itu yang papa inginkan?" ucap nya
Steven wesley hanya terdiam merasa bersalah terhadap anak perempuannya itu
"Kalian sudah merencanakan nya ya? hebat sekali" Ucap Yasmin
"Papa aku bagitu kagum padamu lho, kamu ini benar-benar pintar berakting ternyata dan kalian semua juga begitu pandai sudah pasti pantas untuk mendapatkan awards sebagai aktor terbaik" Yasmin berbicara sambil bertepuk tangan
Steven wesley menjawab dengan menggelengkan kepalanya ia tidak membenarkan sepenuhnya perkataan putri nya itu
"Yasmin dengarkan dulu penjelasan dari papa, itu benar-benar tidak seperti yang kamu pikirkan"
Gadis itu mulai mengeluarkan air mata nya
Ia benar-benar terlihat begitu sedih, air mata yang mengalir dari matanya adalah air mata penuh kekecewaan
Reno yang melihat gadisnya begitu sedih, pria itu langsung saja memeluknya dengan lembut
"Uang itu sudah ada ditangan om, tolong jangan usik kehidupan Yasmin lagi" sahut Reno
Reno melirik ke arah Roger hardware "Ambil ini, nominal cek ini 45,6 miliar dan hutang Steven wesley lunas jadi bebaskan lah dia" sahut Reno
Reno kemudian hendak membawa Yasmin pergi meninggalkan kediaman Roger hardware
Namun tiba-tiba saja tangannya ditahan oleh Steven wesley
"Yasmin dengarkan penjelasan papa dulu nak" penuh harapan
namun malangnya Steven wesley gadis itu malah menepis tangan nya
Gadis itu melangkahkan kakinya mulai menjauh tetapi ia tetap saja menangis tersedu-sedu
Entah apa yang terbesit dipikirkan Reno ia tiba-tiba saja menggendong gadisnya itu langsung ke mobilnya
"Eh aku bisa jalan sendiri"
"Kamu ini tidak sadar jalan benar-benar mirip siput lagi pula kakimu juga terluka"
● Diperjalanan...
Pria itu mengirim sebuah pesan kepada Gavin 'Booking satu pasar malam, saya kasih kamu waktu satu jam kasih saya informasi lokasi nya'
"Aku akan membawa mu ke suatu tempat" kata Reno
● Beberapa saat kemudian
Reaksi Yasmin pertama kali adalah ia benar-benar begitu terperangah ternyata Reno membawa nya ke sebuah pasar malam
Gadis itu melirik ke arah pria itu dengan tatap seolah-olah bertanya apa maksudnya
Pria itu lalu menggandeng tangannya agar mengikuti dirinya
“Kenapa begitu sepi” pikir Yasmin
"Aku sudah booking tempat ini"
"hah?!!!"
Pria itu begitu berusaha membuat gadisnya tersenyum, ia memainkan beberapa permainan yang ada dipasar malam tersebut
namun gadis itu masih saja hanya terseyum samar
"Kita naik wahana itu"
Reno menunuk pada wahana Bianglala
Yasmin sontak terkejut mendengar ajakan mantan pacarnya itu
"Gak berani?" Sahut nya mengejek
"Ren kita masa naik wahana itu cuma berdua doang? kamu lihat saja deh disini sepi sekali lho, jangan aneh-aneh ah"
"Aku akan suruh Orang-orang itu juga naik"
Yang dimaksudkan Reno adalah seorang Penjaga-penjaga tiket untuk naik wahana dipasar malam ini
Yasmin mulai tertawa karena melihat tingkah laku mantan pacarnya ini
Sedangkan Reno benar-benar merasa begitu senang sekali melihat gadisnya sudah tidak terlalu terlihat sedih lagi
● Saat sudah menaiki wahana Bianglala
Yasmin terlihat tertawa terpingkal-pingkal melihat ekspresi wajah Reno yang telihat ketakutan
"Kamu takut?" tanya nya
Pria itu tak menjawab pertanyaan dari gadisnya, namun ia justru tiba-tiba saja malah membuatnya sedikit terkejut dengan tiba-tiba mencium bibirnya
Entah kenapa Yasmin merasa tak punya kekuatan untuk menolaknya, gadis itu terlihat menikmati ciuman dari mantan pacar nya itu
Dunia malam ini serasa milik Yasmin dan Reno ia tak perduli akan orang-orang disekelilingnya
Reno mencium Yasmin beberapa kali saat di wahana ia mencium gadisnya dengan gaya french kiss, ciuman penuh gairah yang melibatkan lidah
saat lidah Reno mulai masuk ke mulut Yasmin, gadis itu sama sekali tak ada reaksi menolak ia justru malah membalasnya
Saat turun di wahana itu, gadis itu terlihat terdiam canggung
Namun Reno menyukai ekspresi gadisnya itu ia benar-benar imut saat terlihat malu
Entah apa yang terjadi tiba-tiba saja hujan turun
membuat reno sedikit panik, ia tak ingin gadisnya itu terkena air hujan dan malah jatuh sakit
ia dengan sigap langsung membuka jas nya dan menjadikannya seolah-olah payung
Namun gadis itu justru tertawa melihat tingkah panik mantan nya itu
Gadis itu melangkahkan kakinya dua langkah menjauh dari Reno
dan ia pun terseyum dengan mengatakan
"Aku suka hujan"
Reno menyipitkan matanya "Yasmin jangan seperti itu, kamu akan sakit"
Gadis itu tertawa bahagia, ia merentangkan kedua tangannya dan berputar putar ia terus-menerus tersenyum diiringi derasnya hujan malam itu
Ia menarik tangan mantannya itu untuk ikut menikmati suasana hujan
Reno tiba-tiba saja memeluknya dengan lembut lalu gadis itu hanya tersenyum samar
“Aku sangat mencintaimu” batin Reno
Reno lagi-lagi mencium bibir gadisnya itu, diiringi rintik-rintik hujan yang terasa indah malam itu
● Beberapa saat kemudian
pria itu mengantarkan Yasmin ke rumah nya
"langsung istrahat ya" kata reno telihat begitu khawatir
Yasmin hanya menjawab dengan menganggukan kepalanya
namun pria itu seperti sudah tak segan-segan ia sontak mencium pipi Yasmin
"Eh"
"Goodnight"
Yasmin kemudian keluar dari mobil mantan pacarnya itu, dan Reno pun lalu mulai melajukan kendaraannya gadis itu tersenyum dan melambaikan tangannya
“sekarang sudah pukul sepuluh malam biasanya mama sama kenzo sudah tidur, sebaiknya aku tidak ganggu” pikir Yasmin
Yasmin memutuskan untuk tidur dikursi luar agar tak mengganggu jam tidur mama dan juga adiknya
Gadis itu lalu melamun sambil memegangi bibirnya ia mengingat kembali apa yang terjadi dipasar malam itu
Tersirat ingatan juga saat Reno memeluknya, gadis itu tersenyum sejenak dan berkata "Jika ada orang lain yang melihatnya mereka akan berpikir bahwa Reno begitu mencintaiku kan"
“Kenapa aku tidak dapat menolak ciuman darinya, dia akan berpikir aku sama saja dengan wanita-wanita skandal nya itu” pikir Yasmin
Yasmin mulai menyesali akan tingkah lakunya sendiri
● Di sisi yang lainnya di vila mewah milik Reno anggara
"Tante ini sudah jam sepuluh malam lho, dan Reno belum pulang juga" sahut Alika
Rupanya nadia ibu dari reno anggara mengundang Alika datang ke vila itu untuk dipertemukan dengan anak nya
"Reno bilang dia akan pulang malam ini tapi kenapa anak itu belum juga kembali ya" Nadia mulai cemas
Tiba-tiba saja Reno datang, Reno benar-benar terperangah melihat mami nya duduk berdekatan disofa bersama wanita yang begitu ia benci
"Surprise!!!" Nadia dengan konyol memasang ekpresi begitu gembira memperlihatkan ada nya Alika
Sedangkan reno hanya bersikap acuh tak acuh
Ia tak menghiraukan ada nya perempuan itu, ia dengan buru-buru melangkah kakinya menuju kamarnya
pria itu benar-benar bersikap dingin
“Sial dia nyuekin aku gitu aja” batin alika kesal
“ekspresi Reno benar-benar telihat jelas, dia terlihat tidak menyukai alika atau mungkin hanya karena dia masih marah dengan nya maka dari itu dia bisa bersikap sedingin tadi?” Pikir nadia
"Tante sebaiknya alika pulang saja"
"Ini sudah larut malam sebaiknya menginap disini" usul Nadia
"Apa aku akan tidur bersama dengan Reno?" tanya Alika
Nadia sontak tertegun dengan pertanyaan yang diberikan oleh Alika
"tentu saja tidak, kamu akan tidur bersama tante" jawab nadia