Nothing Like Us

Nothing Like Us
Mengumumkan adanya pernikahan



“Kalau dia menanyakan mengapa tadi aku tiba-tiba saja menciumnya, aku harus menjawab apa?” batin yasmin berdebar


Namun ternyata reno sama sekali tidak menanyakan hal itu, toh juga dia malah merasa senang istrinya berinisiatif duluan menciumnya


pria itu malah langsung menarik tangan yasmin agar ia mengikutinya, ia ingin membawa yasmin kembali ke dalam perusahaannya itu.


"Aku mau pulang" sahut yasmin mencoba menolak untuk ikut bersama reno


Namun pria itu tak menghiraukan keinginan yasmin tersebut, ia tetap pada keinginannya dan mengharuskan yasmin untuk mengikuti apa yang di maunya.


Saat masuk kembali ke area prusahaan, sontak saja semua orang terperangah melihat CEO perusahaannya itu tengah menggandeng seorang perempuan.


"Sebenarnya apa yang kamu mau lakukan?" tanya yasmin dengan nada pelan


Reno mengumpulkan semua karyawan dan staff perusahaannya, sedangkan yasmin ia masih belum mengetahui motif reno mengumpulkan orang-orang dalam perusahaannya tersebut untuk apa


"Ren tunggu dulu, jangan bilang kalau kamu akan..." yasmin ingin mencoba mencegah reno mengumumkan soal pernikahan mereka, namun reno memotong pembicaraan nya ketika ia berusaha bersuara dan reno malah menyuruh nya untuk diam saja.


"Semua orang yang berada disini sepertinya perlu mengetahui, kalau saya sebenarnya telah menikah." ungkap reno


Terlihat semua orang yang mendengarnya tekejut dan langsung saling berargumen dengan orang-orang yang berada didekat mereka.


"Dan saya sekarang ingin memperkenalkan, orang yang berada tepat disamping saya saat ini, dia adalah istri sah saya. Yasmin Wesley" ungkap reno sambil menoleh ke arah yasmin dan menatapnya penuh cinta, namun sayangnya gadis itu malah menghindari kontak mata dengan suaminya tersebut


“Dia benar-benar mengumumkan hal itu?” batin yasmin, ia terlihat sangat syok mendengar pernyataan reno yang begitu tiba-tiba, namun yasmin telihat agak kesal; bukannya seharusnya reno mendiskusikan terlebih dulu dengannya? namun mengapa pria itu malah bertindak semaunya tanpa persetujuan darinya.


Reno juga langsung memperingatkan semua orang dalam perusahaan "Siapapun yang tidak berlaku baik padanya akan bernasib sama seperti dia" reno melirik sinis pada bagian resepsionis perusahaan nya tersebut


Bagian resepsionis itu sontak menangis pilu sambil terus mencoba meminta maaf pada yasmin, ia mengungkapkan jika ia salah karena sebelumnya tidak mengetahui jika yasmin adalah istri dari CEO perusahaannya itu, ia benar-benar memperlihatkan rasa bersalahnya agar ia diberikan kesempatan untuk masih tetap bisa bekerja diperusahaan reno tersebut


Melihat bagian resepsionis itu sangat menyedihkan, yasmin malah jadi teringat kembali ketika ia dipecat dikafe mawar tanpa alasan yang jelas, ia bisa merasakan kesedihan yang dirasakan oleh bagian resepsionis itu


yasmin lalu menatap dengan harapan pada suaminya itu agar ia mengurungkan niatnya saja untuk memecat bagian resepsionis itu, namun reno mengatakan dengan tegas jika ia tidak akan mengubah keputusannya.


"Eh bukannya wanita yang kurang cantik itu adalah tunangannya? dan wanita ini sepertinya aku pernah melihat dia, ah iya. bukannya dia wanita yang digosipkan bersama dengan justin si aktor tampan itu ya?"


"Bagian resepsionis itu benar-benar sembarangan dia menghina istri CEO perusahaan tentu saja akan dipecat"


"Tuan muda reno telihat sangat mencintai istrinya"


"Apa dia wanita baik-baik? dia sangat cantik"


"Wanita itu sangat beruntung bisa menikah dengan tuan muda anggara"


"Kamu tahu? sekertaris Steffy sampai disuruh memblokir semua media yang memberitakan skandal istrinya"


di ruangan kerja reno


"Kamu itu sudah gila ya? aku kan sudah pernah bilang kalau..." lagi lagi reno memotong apa yang hendak ingin yasmin sampaikan


"Kamu nggak perlu khawatir, semua orang diperusahaan ini aku pastikan nggak akan ada yang berani membocorkan soal pernikahan kita ke luar" ungkap reno menjelaskan


Yasmin dengan ragu-ragu menanyakan prihal yang diungkapkan oleh bagian resepsionis itu padanya "Terus bagaimana dengan nasib tunanganmu? resepsionis itu bilang kamu sudah bertunangan, tapi kamu malah tiba-tiba mengumumkan pernikahan kita, bukannya ini malah akan membingungkan banyak orang?"


Reno sontak menyodorkan tangannya pada yasmin, ia memperlihatkan dijari manis tangannya itu hanya terpasang sebuah cincin pernikahan dengannya bukan cincin pertunangan dengan wanita lain.


"Kamu lihat baik-baik ini" pinta reno


Yasmin memegang tangan reno untuk melihat lebih jelas cincin tersebut, ia sontak tekejut tenyata cincin itu adalah cincin yang sama dengan yang reno pakaikan untuknya.


“jadi ini benaran sebuah cincin pernikahan” batin yasmin terkejut