
Malam menggairahkan itu telah berlalu; keesokan paginya, reno terbangun terlebih dulu namun pria itu seperti enggan beranjak dari ranjangnya, ia terlihat begitu nyaman dalam posisi terbaring sambil memeluk tubuh istrinya yang masih tertidur pulas.
Dengan usilnya reno menggesekkan pipinya pada pipi yasmin, dengan harapan agar ia akan segera terbangun
tak lama setelah itu yasmin akhirnya benar-benar terbangun, ia mengernyit merasakan kegelian di wajahnya, dan kemudian perlahan membuka matanya.
"Selamat pagi istriku..." sahut reno; ia mengatakan itu sambil tersenyum dan mencoba memperlihatkan senyuman terbaiknya
Yasmin sontak menoleh ke arah reno, karena memang sebenarnya posisi tidurnya sedang membelakangi reno
"Hai, pagi..." Jawab yasmin; ia tersenyum canggung
Reno terlihat masih begitu enggan beranjak dari ranjangnya ia juga masih saja memeluk erat tubuh yasmin dan tak berhenti menggesekkan pipinya pada pipi istrinya itu.
Yasmin sontak membalikan tubuhnya "Apa yang sebenarnya sedang kamu lakukan? hentikan, itu membuatku geli" ia menegur reno yang tak mau berhenti menjahili nya
Reno tertawa usil "Apa itu membuatmu terangsang? sayang, kalau begitu mari kita lakukan sekali lagi" sahut reno
Yasmin tertawa kecil "Jangan bercanda!" ia mengernyit
"Sayang dengarkan aku, apakah kamu pernah membaca sebuah artikel; bercinta di pagi hari itu ada manfaatnya lho, salah satunya adalah bisa membantu membakar 300 kalori per jam" ungkap reno, ia juga menambahkan "Jadi aku akan membantu istriku ini membakar kalorinya sekitar 600 kalori, aku siap menemanimu sayang selama dua jam" ucap reno dengan nada bicara jahil
"Pokonya nggak mau!" yasmin menarik selimutnya dengan cepat dan ia sontak menutupi wajahnya itu menggunakan selimut tersebut, lalu ia tersadar ternyata dirinya tak mengenakan sehelai pakaian pun, kemudian ia menoleh ke arah reno yang ternyata masih sama-sama dalam keadaan telanjang bulat, namun yang membuatnya begitu terkejut adalah ketika ia dengan jelas melihat adik kecil reno ternyata sudah terbangun, tegang dibalik selimut. dengan cepat yasmin sontak membuka selimut tersebut
“Hah?! apa yang aku lihat tadi?!” batin yasmin
"Ren, apa kamu nggak perlu pergi ke kantor?" tanya yasmin
"Tentu saja harus pergi" sahut reno, namun ia menambahkan "Tapi aku masih memiliki banyak waktu, aku adalah seorang CEO perusahaan" ungkapan dengan sedikit angkuh
Yasmin tertawa kecil mendengarnya "Baiklah, tapi hari ini aku perlu pergi ke kampus. jadi sepertinya aku akan mandi duluan" ungkap yasmin
Reno terus mencoba menggoda yasmin "Aku tidak keberatan lho melakukannya dikamar mandi" reno mengatakan itu sambil ia terus tersenyum usil padanya
Yasmin hanya tertegun mendengarnya, namun kemudian tanpa sepertujuannya, reno si pria usil itu tiba-tiba saja menggendongnya pergi ke kamar mandi.
"Heh apa yang kamu lakukan?!" sahut yasmin