
Al yang beranjak sambil kesal melihat ponselnya, ternyata sang mamah yang menelpon.
"Iya mah! "jawab Al sedikit malas.
Percakapannya cukup singkat, hingga Al hanya menjawab," iya".
Sementara Marsha terkekeh dibalik selimutnya.
Setelah Al mengakhiri telponnya, ia kembali berbalik ke arah sang istri.
"Siapa? "tanya Marsha sambil tersenyum geli.
Al menoleh sambil tersenyum jahil.
" Mamah, yank katanya besok bakal pulang siang jadi ga bisa nunggu kamu buat pergi KKN. "Jelas Al sambil memerangkap sang istri di bawahnya.
" Aaaaaw... Al,,, pelan-pelan! "pekik Marsha saat suaminya memerangkap tubuhnya.
" Iya sayang, maaf! "ucap Al sambil mengecup bibir istrinya.
Mereka pun melakukan kegiatan malam mereka yang sudah beberapa kali tertunda. Bahkan lenguhan dan desahan kerap terdengar malam itu.
Sampai Al mengulangnya untuk kedua kalinya. Mereka pun akhirnya terlelap dengan saling berpelukan.
🍑 🍑🍑🍑
Pagi ini Al dan Marsha sudah bersiap untuk pergi ke kampus dan mengantar sang istri ke tempat KKN. Al bahkan sudah memeberi tahu sekretarisnya bahwa hari ini ia tidak akan masuk kantor.
Al sudah menunggunya di mobil dan semua barang keperluan Marsha sudah berada rapih di mobilnya. Sang istri sedang menerima telpon entah dari siapa pagi ini.
Saat Marsha masuk ke mobilnya, Al sudah menatapnya dengan penuh tanya.
"Kenapa sih liatinnya gitu banget Al? "tanya Marsha heran sambil memasangkan seatbeltnya.
" Sapa pagi-pagi gini udah nelpon, yank? "tanyanya sambil menatap lekat ke arah sang istri.
Marsha terkekeh dan mulai menggoda suaminya yang sudah mulai dalam mode cemburu.
" Mau tau aza apa mau tau banget? "goda Marsha sambil memiringkan kepalanya sambil mengahadap sang suami.
" Yaank,, jan mulai deh! "gerutu Al sambil mendekati sang istri, yang otomatis Marsha memundurkan wajahnya.
Al terus mendekat hingga jarak mereka tinggal beberapa inci lagi.
" Iya,, iya,,, tadi mamah yang nelpon, Al, bilang kalo dia minta maaf ga bisa pulang pagi ini. "ucap Marsh sambil menahan dada suaminya.
" Oh, oke sayang! "Al langsung mendaratkan bibirnya di pipi sang istri.
Sebelum Ak kembali ke posisi semula untuk mengemudi, ia berbisik pada istrinya.
" Yank, kapan-kapan kita nyoba di mobil ya! "bisiknya sambi terkekeh. Marsha yang terkesiap langsung berteriak.
" Nggaaa! "gerutu Marsha sambil pipi nya merona. Al pun tertawa sambil mengusak rambut istrinya, lalu mereka pun mulai menjalankan mobilnya menuju kampus.
Dalam perjalanan tidak ada percakapan yang serius, bahkan Marsha lebih fokus pada ponselnya yang terus berbunyi. Teman-temannya sudah berkumpul di kampus, tinggal dirinya dan Ayu yang belum sampai.
"Al bisa lebih cepet ga sayang, temen-temen aku udah nyampe, tinggal Ayu dan aku! "rajuk Marsha pada suaminya.
" Iya sayang bentar lagi nyampe. "ucap Al sambil mengusap rambut istrinya.
Tak berapa lama mereka pun sampai di depan gerbang kampus dan masuk ke parkiran. Al heran saat melihat ada mobil Rendi juga di sana.
" Eh, yank, ko mobil Rendi ada disini, ngapain ya? "tanya Al
Marsha pun menoleh ke arah mobil di sebelahnya. Lalu ia mengingat kejadian kemarin saat Rendi mengajak Ayu pergi.
" Oya, Al kemarin Rendi ngajak Ayu pergi tapi ntah kemana sih? "ucap Marsha sambil bersiap-siap untuk keluar mobil.
" Gercep juga tuh anak! "kekeh Al yang membuat Marsha mengerutkan kening.
" Kenapa emang?"tanya Marsha penasaran.
" Shaaa, Ayuu,,, cepetan! "teriak Sita sambil melambaikan tangannya, sementara Al, Jak sama Rendi menunggu di kantin kampus sambil minum kopi late.
Marsha dan peserta KKN lainnya sedang menerima beberapa pengarahan.
Sementara Al, Jak dan Rendi asyik berbincang sambil melepas rindu yanv memang mereka jarang sekali bertemu karena kesibukan masing-masing.
"Ren, ko lo ada di sini juga, kalo gue sama Jak udah jelas nganter bini dan calon bini, nah elu? "tanya Al sambil sesekali meminum kopi latenya,dan Jak juga mengangguk mengiyakan.
Rendi pun berdehem sebelum menjawab pertanyaan sahabatnya.
" Sebenernya gue sama Ayu,, udah jadian kemarin, bahkan gue udah ngenalin dia sebagai calon bini gue ke nyokap. "jawab Rendi sambil terkekeh,karena melihat ekspresi kedua temannya.
" serius lo, Ren? "ucap Jak sambil menopang dagunya dengan kedua tangannya diatas meja. Rendi hanya mengangguk mengiyakan.
" Gue juga makasih sama lo, Al, kalo bukan karena lo dan Marsha mungkin gue bakal nyesel karena udah nyia-nyiain Ayu. "ucap Rendi sambil menepuk punggung Al pelan.
" iya, sama-sama itu juga bini gue yang bilang, saat gue balik dari luar kota. "jawab Al.
" Terus kapan lo halalin dia? "tanya Jak.
" Rencananya sih ntar udah dia lulus aza deh, sambil saling mengenal dulu. "ucap Rendi
" Oke fix, kalo gitu gue duluan aza ya!"seloroh Jak sambil tertawa.
Mereka pun asyik berbincang yang kadang seringnya saling mengejek. Sampai akhirnya ketiga perempuan cantik menghampiri mereka.
"Udah beres, yank? "tanya Al yang diangguki oleh Marsha.
" Cie,, ciee,, yang baru jadian,, selamet ya Kak Rendi! "ucap Sita antusias sambil bertepuk tangan.
" Berisik lo, Ta! "omel Ayu dengan wajah tersipu. Rendi pun menghampiri gadisnya dan menggandeng tangannya lalu mengajaknya ke mobil, begitu juga dengan Al dan Jak.
Teman kelompoknya yang lain juga ikut gabung bersama ketiga mobil mereka.
Sekitar 1 jam mereka sampai di tempat tujuan, dan mereka langsung ke kantor desa setempat dan mencari kontrakan selama KKN berlangsung.
Sekarang mereka sampai di sebuah rumah yang cukup besar untuk mereka tinggali selama 1 bulan ke depan.
Al, Jak dan Rendi pun membantu mereka membereskan barang, dan memberi bebrapa pesan selama KKN berlangsung.
Sampai akhirnya mereka pamit pulang, Al mencium kening sang istri.
"Awas jan lirik cowo lain, yank! "bisik Al pada sang istri.
" Iya ga bakal cuma liatin doang! "jawab Marsha sambil terkekeh.
" Awas lo ntar aku jadiin di mobil! "balas Al sambil menaikturunkan alisnya.
" Diih ogah! "gerutu Marsha.
Lain Al lain juga Jak dan Rendi.
Rendi yang memang masih pasangan baru terlihat canggung saat pamit pada Ayu sang kekasih yang memang pendiam.
Sementara Jak dan Sita yang memang pasangan berisik terlihat heboh saat pamit pada sang kekasih yang membuat teman yang lainnya terkekeh.
Oya selain geng ambyar ada 3 orang yang ikut dalam kelompok Marsha yaitu, Hikmah, Isma dan Azril.
Bersambung...
Hai,, hai,,,,aku kembali...
Jan lupa like sama komennya ya...
Makasih yang ydah setia nungguin cerita ini...
Love love buat kalian semua😘😘😘