MY POSSESSIVE LOVE

MY POSSESSIVE LOVE
Pulang



"Alfan.." suara panggilan seorang perempuan mengalihkan Al dan Marsha yang sedang melahap makan siangnya. Marsha yang memang cemburuan menatap sang suami meminta penjelasan.


Al masih mengingat siapa yang memanggilnya.


"Maaf siapa ya? "tanya Al sopan, sambil menggenggam tangan sang istri yang udah di mode cemburu.


" Aku Rani temen SMA kamu, masa kamu lupa! "ucap cewe yang bernama Rani itu. Al mencoba mengingat lagi, sampai akhirnya Rani menceritakan saat Al menolongnya waktu olahraga renang.


" Oh kamu yang kelelep pas pelajaran renang itu ya? "jawab Al saat ia mengingat pernah menolong seorang gadis yang tenggelam. Cewe itu pun mengangguk. Lalu menanyakan kabar tanpa menghiraukan Marsha yang ada di samping Al.


" Berasa jadi nyamuk gue, ****! "gerutu Marsha pelan tapi dapat didengar oleh Al.


" Oya,, kenalin ini istri aku, Marsha! "ucap Al sambil mengulurkan tangan sang istri. Rani pun menyambut uluran tangan Marsha dengan senang hati, tapi Marsha biasa saja.


" Aku kira, dia ade kamu, Al, pantesan ga mirip. "ucap Rani sambil terkekeh.


" Ade ketemu gede! "kekeh Al, dan akhirnya suasana pun mencair, setelah Rani juga mengenalkan suami dan anaknya yang ternyata Denia. Anak yang 2 hari lalu mengajak Marsha bermain pasir.


" Eeeh kakak cantik ko disini? "ucap gadis kecil itu bawel.


" kamu ko masih disini? "jawab Marsha sambil menjawil hidung mungil anak itu dengan gemas.


" Ini kan mama sama papah aku, kak! "jawabnya sambil menunjuk pada Rani dan suaminya. Marsha hanya ber oh ria tanpa bersuara. Akhirnya mereka pun makan siang bersama di gazebo tempat Al dan Marsha.


" Kamu nikah kapan gitu Al, ko ga ngundang? "tanya Rani penasaran.


" baru juga sebulan yang lalu, Ran. "ucap Al sambil merangkul sang istri posesif.


" Yaa masih anget-angetnya tuh, Mas! "jawab suami Rani.


" Moga cepet dapet momongan ya, sha! "lanjut Rani sambil mengusap lengan Marsha. Marsha hanya mengangguk sambil tersenyum, dan di aamiin kan oleh Al dengan semangat.


Mereka menikmati makan siang sambil bercengkrama, sementara Denia tidak pernah mau lepas dari pangkuan Marsha.


Bi inah dan Mang Diman sudah membereskan semua barang tuanya. Karena sebelum Al dan Marsha pergi tadi, ia berpesan agar barang - barang di kamarnya dibereskan karena sore ini mereka akan pulang.


Al dan Marsha baru saja sampai villa, mereka disambut oleh Bi Inah dan Mang Diman.


"Baru pulang, Den, Non! Gimana jalan-jalannya rame! "tanya Bi inah sambil membawakan minuman untuk tuannya yang duduk di sofa.


" Rame banget, Bi,, sampe ada yang cemburu! "ucap Al sambil terkekeh.


" Diih apaan sih? "jawab Marsha sewot. Yang membuat Al makin terkekeh geli. Bi inah dan mang diman tertawa pelan melihat tingkah tuan mudanya yang selalu menggoda sang istri.


" Oya, aden mau pulang jam berapa? Padahal disini aza bentaran lagi biar villa ini rame. "ucap Bi inah sambil menyimpan minuman di atas meja.


" Kalo belum masuk kuliah, saya juga mau tinggal disini, bi. "jawab Al sambil melingakarkan tangannya di pinggang sang istri.


Marsha hanya mengangguk mengiyakan ucapan suaminya.


Sekitar 30 menitan mereka beristirahat sebelum akhirnya pamit pada Bi Inah dan Mang Diman untuk kembali pulang.


Di dalam mobil


Al sudah melajukan mobilnya menjauh dari villanya.


"Kita bakalan nyampe malam, yank, ga papa kan? "ucap Al pada sang istri yang tampak fokus mengotak-atik ponselnya.


" Iya ga papa, pokoknya kalo kamu lelah, bilang aza kita istirahat dulu! "jawabnya sambil tetap fokus pada ponselnya.


" Yaaah aku kalah sama ponsel nih, kamu lagi chat sama siapa? "sindir Al, yang membuat Marsha menoleh.


" Apaan aku lagi baca novel, nih liat! "jawab Marsha sambil memperlihatkan ponselnya yang berisi deretan huruf.