
Sebelumnya makasih buat mba Delia Est sama mba Yeni Little yang udah ngasih ide buat nama baby nya bang Jay...
Aku pake keduanya ya...
Sekali lagi makasih.... 😘
🍑 🍑🍑
Kak Tara yang sedang menyusui sang bayi di kamarnya tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan sang suami yang terlihat senang.
"Kenapa sih bang? Girang amat, abis dapet arisan ya? "ucap kak Tara sambil tetap fokus menyusui sang bayi.
" Aku udah nemuin nama yang pas buat anak kita, Dek! "ucapnya girang.
" NAURA SHAFIRA ALFARIZI"lanjutnya sambil mencium pipi gembil sang buah hati di pangkuan ibunya.
"Bagus banget, Bang, dapet darimana? "celoteh sang istri sambil membenarkan bayinya yang sedikit melorot di pangkuannya.
" Iih kamu, ya, masa nemu aku tuh nyari insfirasi tau biar sapet nama yang bagus buat anak kita. "gerutunya sambil menjawil hidung mancung sang istri.
Mereka pun sudah memutuskan nama itu untuk sang baby. Nama yang cantik untuk bayi cantik. Saat ini baby Naura sudah tertidur pulas, sehingga sang bunda menidurkan baby Naura di box bayinya.
Lalu mereka keluar untuk menemui orang tuanya dan memberi tahu bahwa mereka sudah memiliki nama yang pas untuk bayinya.
Terlihat orangtua mereka sedang duduk di ruang keluarga bersama adik-adiknya.
"Mah, Pah, abang udah dapet nama yang pas untuk baby. "ucap Bang Jay antusias sambil duduk diantara mereka. Kak Tara pun ikut duduk di samping sang suami dekat dengan Marsha.
" Emang sapa namanya, kak? "bisik Marsha penasaran. Kak Tara hanya tersenyum dan menepuk pundak sang adik agar sabar menunggu.
" Siapa namanya, papah sama mamah juga disini lagi bahas itu. "ucap sang papah.
Bang Jay menarik nafasnya lebih dahulu sebelum memberitahukan nama sang baby pada keluarganya.
" Naura Shafira Alfarizi! "ucap Bang Jay.
Semua orang nampak takjub dan suka dengan nama yang diberikan oleh ayah sang baby.
" Baguus banget, bang! "teriak Marsha girang.
" Siapa dulu dong! "ucap bang jay sambil menepuk dadanya.
Mereka pun larut dalam obrolan seputar nama sang bayi sampai suara tangis baby Naura menghentikan mereka. Sang mamah langsung beranjak ke kamar untuk mengambil baby Naura. Kak Tara memang disuruh menunggu oleh sang mamah.
"Nama kamu Naura, sekarang oma bakal panggil kamu Naura! "celoteh sang mamah pada baby Naura yang seolah mengerti dengan apa yang diucapkan sang oma.
Kak Tara sudah duduk dengan menopang bantal di kakinya untuk menyangga baby Naura saat menyusui.
Baby Naura pun diberikan mamah pada kak Tara untuk disusui, lalu mereka kembali berbincang sampai terdengar teriakan kang baso di luar.
"BASOOOOOO MOOAAAAL" teriak kang baso.
Itu ciri khasnya basonya mba Endang... Dia emang keturunan sunda jadi jargon "Baso Moal" pun beda dari yang lain. Dia langganan Marsha dan keluaraga sejak masih sekolah. Dia berjualan bersama sang suami tapi lebih terkenal nama istrinya, karena dy lebih bawel dan suka bercanda.
"Shasha mau beli ah! Kamu mau Al? "tanya Marsha pada sang suami.
" Ya udah beli buat semua gih, awas kalo pedes-pedes, yank! "ucap Al. Marsha hanya melengos dan berlalu keluar rumah.
" Mba Endaaaang.... Tunggu...! "teriak Marsha.
Gerobak baso pun berenti di depan rumah Marsha.
" Dih neng Shasha udah lama ga jajan ya sma mba! "ucap mba Endang.
" Iya mba, lama banget, oya pesen 7 mangkok ya mba... Aku pake bumbu biasa ya. "bisik Marsha pada mba Endang.
Tak berapa lama bakso pu tersaji, Marsha yang emang hoby pedes menyembunyikan cabenya di bawah saos, agar tak terlihat sama Al.
" Yank, katanya ga pake cabe ko ampe keringetan gitu sih? "sindirnya. Marsha mengerjap sambil merasakan panas di bibirnya karena pedes.
" Emm,, biasa aza Al, huh hah..! "ucapnya sambil mengipaskan tangannya ke depan bibirnya.
" Dia sama mba Endang udah klop, bang, pasti cabenya disembunyiin tuh sama mba Endang. "ucap Rangga santai yang mendapat pelototan dari Marsha, tapi yang dipelototi malah cuek dia kembali melahap baksonya.
Al berdehem dan mengambil bakso sang istri lalu menggantinya dengan bakso miliknya.
" Iih Al tanggung, udah lama ga makan baso ini! "gerutu Marsha.
" Udah kamu makan punya aku aza! "ucap Al tegas. Sementara orangtua dan sang abang hanya menahan senyum melihat tingkah mereka berdua.
Marsha dari dulu ga bisa lepas dari yang namanya pedes, udah diingetin juga eh tetep aza, bahkan sang mamah sampe bosan menasehati, sekarang di hadapan mereka Marsha tidak berkutik saat suaminya melarang.
Marsha pun melahap bakso milik sang suami yang ga pedes sama sekali.
"Iiih nyebelin lagi enak juga,! "gerutunya dalam hati. Acara makan bakso pun berjalan lancar tapi tidak dengan Marsha.
" Mbaa...ni udah jadi berapa semuanya? "ucap Marsha sambil diikuti Al.
" 7 mangkok ya neng? 7x20rb jadi 140 rebu neng, tapi buat neng diskon dah 10 rebu jadi 130 rebu. "ucap mba Endang dengan gaya bawelnya.
" Siiip makasih ya mba,,! "ucap Marsha dan Al mengeluarkan uang 150 rebu dari saku celananya.
" Nih kembaliannya, den, suaminya neng Shasha ya! "ucapnya sambil memberikan kembaliannya. Al hanya menganngguk sambio tersenyum.
Mereka pun kembali ke rumah sementara mba Endang dan suami kembali berkeliling sambil berteriak " BASOOOO MOOOAAAL! "
" Yank, dia langganan kamu ya? "tanya Al sambil masuk ke dalam rumah.
" Iya dari sejak aku masih sekolah, Al, makannya kalo aku beli pasti di diskon hehehe... "ucap Marsha.
Di dalam tampak baby Naura sedang dibaringkan di tempat tidur miliknya di ruang keluarga. Baby Naura terbangun, ia memainkan tangan kecilnya yang terlihat sangat menggemaskan.
" Hai Naura cantik, ini ate! "ucap Marsha sambil memegang tangan mungil bayi itu.
" Ini om ganteng Naura! "timpal Al yang membuat semua orang terkekeh.
" Diih narsis banget sih kamu! "gerutu Marsha.
" Lah aku emang ganteng, yank, buktinya kamu mau sama aku! "godanya yang membuat Marsha mencubit lengan suaminya.
" Aduuh sakit, yank! Mah luat deh anak mamah galak banget! "adunya pada sang mamah mertua.
Di tengah perdebatan itu baby Naura mungkin terganggu atau entah kenapa tiba-tiba menangis dengan kencang.
" eeeeeaaaaaaa.... "tangis baby Naura langsung membungkam perdebatan mereka.
" Gara2 kamu tuh! "ucap Al pada sang istri begitu juga sebaliknya mereka saling menuduh, setelah kak Tara memeriksanya ternyata baby Naura pipis.
Bersambung....
" BASO MOAL" itu dari bahasa sunda kalo di translate ke bahasa Indonesia
"Mau beli baso ngga"kurang lebih begitu.
Terimakasih masih setia membca novel aku.
Oya grup chat juga udah ada tapi kalian harus donlot NOVEL TOON dl baru bisa gabung di grup chat.
Nama grup chat nya tetep nama laki aku ya
AAM ALAMSYAH
jan lupa like sama komennya ya... 😘